Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Pemkab Tapin Siapkan RMU, BUMD Pangan Ditarget Jadi Penguat Hilirisasi Pertanian
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Pemkab Tapin Siapkan RMU, BUMD Pangan Ditarget Jadi Penguat Hilirisasi Pertanian

Fahrur Rahman
Fahrur Rahman 22 Agustus 2026, 13.18
Share
IMG 20260822 WA0020
SHARE

TERAS7.COM – Pemerintah Kabupaten Tapin tengah menyiapkan langkah untuk memperkuat sektor pertanian dari sisi hilir. Salah satunya melalui rencana pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pangan yang akan mengembangkan Rice Milling Unit (RMU).

Pembentukan BUMD tersebut saat ini masih dalam tahap kajian. Pemkab Tapin menggelar Focus Group Discussion (FGD) Kajian Kebutuhan Daerah dan Kelayakan Bidang Usaha Pendirian BUMD Pangan RMU, Sabtu (22/8/2026).

Bupati Tapin H Yamani mengatakan, rencana tersebut berangkat dari kebutuhan untuk memperkuat posisi petani, terutama ketika produksi gabah meningkat pada musim panen raya.

Menurutnya, potensi produksi padi di Tapin cukup besar. Namun, peningkatan produksi belum sepenuhnya memberikan keuntungan optimal bagi petani apabila tidak diikuti sistem penyerapan dan pengolahan hasil panen yang memadai.

“Petani sering menghadapi masalah harga jual yang turun saat panen raya,” kata Yamani.

Baca juga :

Wabup Juanda Buka Rakor BIAS 2026, Tekankan Pentingnya Perlindungan Kesehatan Anak Tapin

Semarak HUT ke-81 RI di Desa Lokpaikat Tapin: Dari Jalan Sehat hingga Panjat Pinang Pererat Kebersamaan Warga

780 Tahanan Lapas Labuhan Ruku dapat Remisi, Ada yang Bebas

Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan Pemkab Tapin dalam mengkaji keberadaan BUMD Pangan dengan usaha RMU. Dengan adanya fasilitas penggilingan milik daerah, gabah petani nantinya tidak hanya dijual sebagai bahan mentah.

Pemerintah berharap hasil pertanian dapat masuk ke proses pengolahan sehingga memberikan nilai tambah sekaligus memperluas peran pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pangan.

Yamani mengatakan, BUMD yang dirancang juga diarahkan untuk menyerap gabah petani secara langsung. Selain membantu menjaga harga di tingkat petani, keberadaannya diharapkan dapat memperkuat cadangan pangan daerah.

“Badan usaha milik daerah ini akan menyerap gabah petani secara langsung, menjaga stabilitas harga, dan mengamankan cadangan pangan daerah,” ujarnya.

Kajian Harus Hitung Risiko BisnisMeski demikian, Yamani menekankan bahwa pembentukan BUMD tidak cukup hanya didasarkan pada besarnya potensi pertanian Tapin.

Menurutnya, aspek kelayakan usaha harus dihitung secara matang agar badan usaha yang dibentuk nantinya mampu berjalan secara sehat dan berkelanjutan.

Pemkab Tapin pun meminta pandangan dari Kementerian Dalam Negeri, khususnya Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah, dalam penyempurnaan kajian tersebut.

“Yang kami harapkan adalah masukan yang objektif, kritis, dan konstruktif, agar kajian yang kami susun dapat memotret realitas bisnis, manajemen risiko, serta proyeksi keuntungan secara jujur dan transparan,” jelasnya.

Juanda: RMU Harus Didukung Infrastruktur Pertanian

Wakil Bupati Tapin H Juanda menambahkan, gagasan pengembangan RMU bukan hal yang baru.

Pemerintah daerah, kata dia, sejak awal telah memiliki komitmen bersama untuk merealisasikannya dengan perencanaan yang lebih matang. FGD yang digelar menjadi bagian penting untuk melihat kesiapan dan kelayakan rencana tersebut.

“Kami dengan Pak Bupati dari awal sudah sepakat untuk menyempurnakan pendirian RMU. Dengan data-data yang disampaikan tadi, kami semakin optimistis untuk mendirikan ini,” ujar Juanda.

Namun, Juanda melihat pengembangan RMU tidak dapat berdiri sendiri. Infrastruktur pertanian, terutama jaringan irigasi, juga harus diperkuat agar produksi gabah dapat terjaga.

Pemkab Tapin, lanjutnya, telah menyampaikan kebutuhan tersebut kepada pemerintah pusat, termasuk pembangunan jaringan irigasi sekunder dan tersier yang berkaitan dengan pemanfaatan Bendungan Tapin.

“Kita perlu intervensi pusat untuk membangun irigasi sekunder maupun tersier. Itu yang sudah kita sampaikan,” katanya.

Bagi Pemkab Tapin, kesinambungan antara produksi, irigasi, penyerapan, hingga pengolahan menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pertanian yang lebih kuat.

Karena itu, hasil kajian BUMD Pangan RMU nantinya diharapkan tidak hanya menjawab apakah usaha tersebut layak dijalankan, tetapi juga bagaimana keberadaannya dapat memberikan manfaat nyata bagi petani dan ketahanan pangan daerah.

Jika terealisasi, RMU akan diarahkan menjadi salah satu instrumen hilirisasi pertanian Tapin, dengan peran mulai dari penyerapan gabah, pengolahan hasil panen hingga penguatan cadangan pangan daerah.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

83f51e18 4109 435a b616 14b65b7d5d3c
Rugikan PT AGM, Terdakwa Akui Surat Tanah Dicetak Mundur Tahun 2017 dalam Sidang di PN Kandangan
28 Juli 2026, 13.22
20260726 193045
Bupati Taufik Sampaikan 3 Pesan kepada 62 Pendeta HKBP yang Baru Ditahbiskan di Asahan
26 Juli 2026, 17.48
download 5
Tak Patuhi Ketentuan, Sejumlah Warung Kopi di Kertak Hanyar dan Mali-Mali Diberi SP1
4 Agustus 2026, 09.15
IMG 20260806 191642
Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua
6 Agustus 2026, 19.19
DJI 20260806093249 0177 Dbjbtv
Bye-Bye Macet! Wali Kota Lisa Percepat Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru
7 Agustus 2026, 22.15

You Might Also Like

Wabup Juanda Buka Rakor BIAS 2026, Tekankan Pentingnya Perlindungan Kesehatan Anak Tapin

Semarak HUT ke-81 RI di Desa Lokpaikat Tapin: Dari Jalan Sehat hingga Panjat Pinang Pererat Kebersamaan Warga

780 Tahanan Lapas Labuhan Ruku dapat Remisi, Ada yang Bebas

Malam Renungan Suci Digelar di Asahan

Pemkab Gelar Pisah Sambut Kapolres Asahan

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?