TERAS7.COM – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab) III pada Selasa (24/6/2025) di Hotel Medina Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir.
Mengusung tema “Meningkatkan Peran Wanita di Era Digital untuk Pemberdayaan UMKM yang Mandiri, Inovatif, Inklusif, dan Kolaboratif,” Rakercab ini menjadi forum strategis untuk menyusun langkah baru pemberdayaan perempuan pelaku usaha mikro di Tanbu.
Mewakili Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif, Sekretaris Badan Kesbangpol Tanbu, Halidi, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutan tertulisnya, Bupati menyampaikan apresiasi atas komitmen IWAPI Tanbu dalam memajukan perempuan sebagai motor penggerak ekonomi lokal.
“Perempuan punya peran vital dalam pembangunan, baik sebagai ibu rumah tangga, penggerak sosial, maupun pelaku ekonomi,” ungkapnya.
Bupati menilai IWAPI merupakan wadah strategis bagi perempuan pengusaha untuk berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah dan nasional. Oleh karena itu, Pemkab Tanah Bumbu berkomitmen membuka ruang seluas-luasnya bagi tumbuhnya wirausaha perempuan.
“Penguatan ekonomi perempuan bukan hanya isu pemberdayaan, tapi bagian dari upaya mewujudkan Tanah Bumbu yang Maju, Makmur, dan Beradab,” tambahnya.
Rakercab ini diharapkan melahirkan program kerja yang aplikatif, mampu menjawab kebutuhan anggota IWAPI, serta mendorong sinergi konkret dengan pemerintah daerah—terutama dalam bidang pelatihan, akses permodalan, dan digitalisasi UMKM.
Sementara itu, Ketua Umum DPD IWAPI Kalsel, Hj. Shinta Laksmi Dewi, berharap Rakercab ini dapat menumbuhkan semangat perempuan Tanah Bumbu agar terus berdaya dan mandiri melalui usaha ekonomi kreatif.
“Perempuan punya potensi besar untuk berkarya dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Acara turut dihadiri oleh sejumlah tokoh dan perwakilan lembaga, di antaranya unsur SKPD Pemkab Tanbu, Camat Kusan Hilir, TP PKK, GOW, Gatriwara, serta jajaran pengurus IWAPI di tingkat provinsi dan kabupaten. Rakercab ini juga menjadi ajang konsolidasi dan inspirasi bagi pengusaha wanita di Bumi Bersujud.