TERAS7.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banjar menggelar rapat paripurna dengan sejumlah agenda strategis di ruang rapat utama Gedung DPRD Banjar, Martapura.
Rapat dipimpin langsung Wakil Ketua I DPRD Banjar, Irwan Bora, didampingi Wakil Ketua II Akhmad Rizani Ansharie dan Anggota DPRD Ali Murtado. Hadir pula Bupati Banjar H Saidi Mansyur, jajaran eksekutif, dan unsur Forkopimda.
Agenda paripurna mencakup tiga hal utama: penyampaian jawaban Bupati atas pemandangan umum fraksi terhadap Raperda Pertanggungjawaban APBD 2024, penyampaian Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025, serta persetujuan Tata Tertib DPRD.
Melalui forum ini, DPRD Banjar memainkan peran penting dalam mengawal kinerja eksekutif, khususnya dalam pengelolaan keuangan daerah dan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan APBD.
Wakil Ketua I Irwan Bora menyatakan, rapat paripurna menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah dalam memastikan kebijakan fiskal berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
“Rapat ini penting dalam rangka menjaga keseimbangan perencanaan anggaran daerah, sekaligus memastikan arah perubahan APBD 2025 tetap berpihak kepada pelayanan publik,” tegas Irwan.
Sementara itu, Bupati Banjar dalam jawabannya atas pemandangan umum fraksi menyampaikan bahwa realisasi pendapatan daerah pada tahun 2024 mencapai 113,46 persen dari target, terutama ditopang oleh peningkatan Dana Bagi Hasil (DBH) sektor sumber daya alam.
Menanggapi masukan Fraksi PKB, Bupati juga mengakui adanya hambatan pelaksanaan program di sejumlah sektor akibat perubahan regulasi dan kendala teknis lainnya.
Terkait pengajuan Raperda Perubahan APBD 2025, Bupati menjelaskan bahwa penyesuaian ini merupakan respons atas dinamika fiskal yang tidak sesuai dengan asumsi awal KUA dan mengacu pada peraturan terbaru dari pemerintah pusat.
DPRD Banjar juga resmi menyetujui tata tertib terbaru lembaga sebagai bentuk penyegaran mekanisme kerja dewan.
Paripurna ini menjadi bukti aktifnya DPRD Banjar dalam memastikan seluruh kebijakan daerah berjalan secara transparan, akuntabel, dan adaptif terhadap perubahan kondisi.