Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Luka yang Diberi Irama
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Luka yang Diberi Irama

Puisi
Puisi 29 Juni 2025, 08.53
Share
IMG 20250713 WA0001
Ilustrasi. (Foto : Pixabay)
SHARE

Puisi M. Amin Mustika Muda

Ia muncul dari kelam yang tak punya ingatan, tubuhnya berlumur taburan warna seperti sisa-sisa peperangan yang gagal dimenangkan. Geraknya memecah sunyi dengan amarah yang dibungkus gemulai. Lengan itu, yang seharusnya memeluk bayi atau menanak nasib, kini menggores udara seperti menuliskan mantra yang tak bisa dibaca, hanya bisa dirasa getirnya. Di wajahnya, topeng hijau menjerit tanpa suara. Matanya tajam menatap dan menusuk masa lalu yang tak kunjung reda. Ia luka yang diberi irama.

Di tubuhnya, segala yang mewah berubah jadi senjata. Manik-manik di dada adalah serpihan sumpah para tuan berwajah lunak. Mahkota di kepala adalah kutuk yang diwariskan dari rahim ke rahim, dari ibu ke anak perempuan yang dituntut manis dalam derita. Ia menari untuk membalas dendam pada sunyi yang terlalu lama menindih. Ia menari untuk menjaga warisan yang nyaris punah, marah yang lembut, tangis yang gagah. Setiap hentakan adalah ratap yang dirajam.

Dan aku, yang menonton dari gelap, hanyalah pengintip luka yang tak pernah benar-benar ingin sembuh. Barangkali aku ingin menikmati tubuh yang patah sambil berharap ia tidak roboh. Tapi ia tahu, panggung adalah medan perang yang tak bisa dimenangkan oleh siapa pun, kecuali yang berani menjadikan tubuhnya sendiri sebagai medan tempur.

Maka ia terus menari. Di antara debu dan debar. Di antara leluhur yang menjerit di bahunya. Di antara doa-doa yang tak pernah sempat dikabulkan. Sebab bila ia berhenti, dunia akan benar-benar sunyi. Dan tak ada lagi yang ingat, bahwa pernah ada perempuan yang melawan dengan gemulai yang mengandung racun.

Baca juga :

Wabup Barito Kuala Herman Susilo Hadiri Rapat Paripurna Penyampaian Rancangan KUA dan PPAS APBD 2026

Hati

Memotret Ingatan


M. AMIN MUSTIKA MUDA, Gemar membaca dan menulis fiksi serta puisi. Bermukim di Marabahan, Kabupaten Barito Kuala, Provinsi Kalimantan Selatan. Beberapa karyanya pernah dimuat di media massa dan buku antologi. Menerbitkan buku puisi: Layang-layang Raksasa Sangkut di Atas Pohon Durian (Tahura Media 2016).

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

ad7c1503 2c70 40f5 b312 c8da05c371eb
Kabar Duka, Mantan Gubernur Kalsel Rudy Ariffin Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun
6 September 2026, 12.30
WhatsApp Image 2026 09 07 at 22.02.01
Hakim Pengadilan Negeri HSS Putuskan Hukuman Ringan Terpidana Pemalsu Dokumen Tanah?
7 September 2026, 20.50
1 1
Gercep! Wali Kota Lisa Perintahkan Dinas Segera Perbaiki Lantai Pasar Bauntung: Jangan Nunggu Sepi
5 September 2026, 11.26
IMG 20260903 110832
Pedagang Keluhkan Pasar Bauntung Becek, Lantai Dibongkar Hampir Dua Bulan Belum Diperbaiki
5 September 2026, 11.04
Gemini Generated Image 5ptyqm5ptyqm5pty e1788949271587
Perlindungan Konsumen Membutuhkan Ekosistem, Bukan Ego Kelembagaan
9 September 2026, 18.23

You Might Also Like

Wabup Barito Kuala Herman Susilo Hadiri Rapat Paripurna Penyampaian Rancangan KUA dan PPAS APBD 2026

Hati

Memotret Ingatan

Suatu Ketika di Poliklinik THT

Risol Kenangan

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?