Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Emi Lasari Usulkan Solusi Konkret Atasi Masalah Tunggakan Retribusi Pasar di Banjarbaru
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Emi Lasari Usulkan Solusi Konkret Atasi Masalah Tunggakan Retribusi Pasar di Banjarbaru

Muhammad Ariandi
Muhammad Ariandi 19 Agustus 2025, 21.53
Share
IMG 20250819 WA0030
Suasana rapat Komisi II DPRD Banjarbaru membahas langkah penanganan tunggakan retribusi Pasar Ulin Raya dan Pasar Bauntung. (Foto: Septian/Humas DPRD Banjarbaru)
SHARE

TERAS7.COM – Komisi II DPRD Kota Banjarbaru menggelar rapat tindak lanjut terkait hasil kunjungan kerja ke Pasar Ulin Raya dan Pasar Bauntung beberapa waktu lalu.

Adapun rapat ini berlangsung di Ruang Rapat Intan, Gedung DPRD Banjarbaru, Selasa (19/08/2025) dengan menghadirkan instansi terkait yakni Dinas Perdagangan Kota Banjarbaru.

Dalam rapat tersebut, Komisi II DPRD Banjarbaru menyoroti persoalan tunggakan retribusi di kedua pasar besar itu yang nilainya mencapai miliaran rupiah.

Anggota Komisi II DPRD Banjarbaru, Emi Lasari, SE menyampaikan, pihaknya telah menerima data detail mengenai jumlah kios, los, hingga lapak yang masih aktif maupun sudah tidak aktif tetapi tetap menunggak retribusi.

“Tadi kita diberikan data-data baik itu kios, los, maupun lapak yang masih aktif dan yang sudah tidak aktif namun menunggak retribusinya. Dari data yang disampaikan tersebut, tentu akan ada langkah-langkah berbeda dalam penanganannya,” ujar Emi.

Baca juga :

Lomba Rakyat Jadi Cara Demokrat Banjarbaru Meriahkan HUT ke-81 RI dan HUT ke-25 Partai

Ketua DPRD Banjar Hadiri Upacara Hari Jadi ke-76 Kabupaten Banjar

Rahmat Saleh Dorong Pemkab Banjar Genjot PAD dan Perkuat Infrastruktur di Tahun 2027

Berdasarkan data, tunggakan retribusi di Pasar Ulin Raya tercatat mencapai sekitar Rp2,4 miliar. Dari 510 unit yang ada, sebanyak 82 unit diketahui sudah tidak aktif.

Sementara itu, di Pasar Bauntung jumlah tunggakan jauh lebih besar, sekitar Rp5 miliar. Dari total 1.091 unit yang terdiri dari ruko, toko, warung, los basah, los kering, hingga los penggilingan, ada 104 unit yang tidak aktif.

Dari data itu, Emi menyampaikan, untuk kios atau lapak yang sudah tidak aktif pihaknya meminta agar dilakukan pemutusan kontrak, sehingga bangunan dapat dialihkan dan disewakan kembali kepada pihak lain.

“Untuk kios atau lapak yang sudah tidak aktif, kami minta agar dilakukan pemutusan kontrak. Dengan begitu bangunan bisa dialihkan dan disewakan kembali kepada pihak lain,” ucap Emi.

Pasalnya kata Emi, jika mengacu dalam klausul perjanjian sudah diatur bahwa apabila penyewa menunggak selama dua bulan berturut-turut, maka kontraknya bisa diputus dan unit tersebut dialihkan kepada pihak lain.

“Dalam perjanjian kontrak memang ada klausul, jika menunggak dua bulan berturut-turut maka kontrak dapat diputus dan dialihkan,” tegas Emi.

Lebih lanjut, Emi menyampaikan bahwa Komisi II juga telah menerima data by name by address terkait pemilik unit yang menunggak. Data tersebut akan dipetakan dan dievaluasi berdasarkan besaran tunggakan maupun kondisi unit.

“Bagi kios atau los yang tidak aktif dan pemiliknya tidak bisa dihubungi atau tidak kooperatif, kontraknya akan dievaluasi bahkan bisa diputus sesuai klausul yang ada. Dengan begitu, persoalan tunggakan tidak terus-menerus menjadi pekerjaan rumah pemerintah,” katanya.

Komisi II juga menilai bahwa penyelesaian tunggakan harus didukung regulasi yang lebih tegas. Maka itu, saat ini tengah digodok regulasi baru tentang retribusi yang diharapkan menjadi landasan penyelesaian tunggakan sekaligus mengatur mekanisme penanganan unit yang tidak aktif.

“Apalagi persoalannya (tunggakan -red) beragam, ada unit yang sudah dipindahtangankan maupun benar-benar tidak aktif. Semua ini akan menjadi bahan kajian lebih lanjut, apalagi sekarang sedang digodok perwali baru tentang retribusi. Harapannya, regulasi tersebut bisa jadi solusi konkret,” jelasnya.

Tidak hanya soal retribusi, Komisi II DPRD Banjarbaru juga menekankan pentingnya perhatian terhadap pelayanan dan fasilitas pasar.

Misalnya, untuk Pasar Bauntung, tahun ini sudah dianggarkan perbaikan los basah dengan penggantian keramik dan penambahan fasilitas troli.

Sementara di Pasar Ulin Raya, dilakukan pemasangan paving block di area depan, penempatan kontainer sampah, serta pengaspalan di sejumlah titik jalan yang becek dan kumuh.

“Peningkatan pelayanan ini penting agar para pedagang juga merasakan perhatian pemerintah. Jadi selain membereskan persoalan retribusi, kita juga memberikan hak-hak pedagang berupa fasilitas yang lebih baik,” tukasnya.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

83f51e18 4109 435a b616 14b65b7d5d3c
Rugikan PT AGM, Terdakwa Akui Surat Tanah Dicetak Mundur Tahun 2017 dalam Sidang di PN Kandangan
28 Juli 2026, 13.22
20260726 193045
Bupati Taufik Sampaikan 3 Pesan kepada 62 Pendeta HKBP yang Baru Ditahbiskan di Asahan
26 Juli 2026, 17.48
download 5
Tak Patuhi Ketentuan, Sejumlah Warung Kopi di Kertak Hanyar dan Mali-Mali Diberi SP1
4 Agustus 2026, 09.15
IMG 20260806 191642
Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua
6 Agustus 2026, 19.19
DJI 20260806093249 0177 Dbjbtv
Bye-Bye Macet! Wali Kota Lisa Percepat Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru
7 Agustus 2026, 22.15

You Might Also Like

Lomba Rakyat Jadi Cara Demokrat Banjarbaru Meriahkan HUT ke-81 RI dan HUT ke-25 Partai

Ketua DPRD Banjar Hadiri Upacara Hari Jadi ke-76 Kabupaten Banjar

Rahmat Saleh Dorong Pemkab Banjar Genjot PAD dan Perkuat Infrastruktur di Tahun 2027

Banggar DPRD Banjar Minta Pokir dan Anggaran SKPD Diakomodasi di APBD Perubahan 2026

Ketimbang Ducting Kabel, Emi Nilai Optimalisasi Tiang Bersama Lebih Realistis dan Potensi Hasilkan PAD

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?