TERAS7.COM – Tiga mahasiswa dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) berhasil mengharumkan nama kampus di tingkat nasional. Tim yang terdiri dari Iqbal Prayoga Anggara, Daniella Deandra Keisha, dan Raudhah meraih prestasi gemilang dalam Lomba Esai Nasional yang menjadi rangkaian kegiatan Pekan Akuakultur Indonesia di Universitas Brawijaya, Malang.
Kompetisi ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Budidaya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya. Rangkaian kegiatan dimulai dari tahap pendaftaran hingga babak final dengan presentasi langsung para finalis pada 11 Mei 2025 di Universitas Brawijaya.
Dalam lomba tersebut, tim FPIK ULM mengusung esai bertema “Pencegahan Penyakit Ikan”, dengan fokus pada penelitian terkait pemanfaatan ekstrak biji mahoni untuk menghadapi bakteri Aeromonas hydrophila. Topik ini dipilih karena relevansinya dengan isu akuakultur berkelanjutan, sekaligus menawarkan solusi inovatif bagi pencegahan penyakit ikan yang sering menyerang sektor perikanan budidaya.
Persiapan yang dilakukan tim memakan waktu kurang lebih tiga minggu, dimulai dari pemilihan topik, pengumpulan referensi, penyusunan kerangka, hingga penulisan esai secara menyeluruh. Tantangan terbesar yang dihadapi adalah bagaimana menyederhanakan bahasa ilmiah agar lebih mudah dipahami dalam format esai, namun tetap menjaga bobot akademik.
Dalam prosesnya, tim FPIK ULM mendapat pendampingan akademik dari dosen pembimbing, yang memberikan arahan terkait substansi ilmiah sekaligus masukan agar karya yang diajukan lebih matang dan kompetitif.
“Pengalaman yang paling berkesan adalah ketika penelitian kecil yang kami lakukan di laboratorium kampus bisa dikembangkan menjadi ide yang diapresiasi di tingkat nasional. Rasanya bangga sekali bisa membawa nama ULM dan membuktikan bahwa mahasiswa daerah juga mampu bersaing,” ungkap Iqbal mewakili tim.
Selain prestasi yang diraih, kegiatan ini juga memberi banyak pembelajaran berharga. Tim ULM mendapat wawasan baru dari ide-ide kreatif peserta lain seputar akuakultur berkelanjutan, sekaligus memperluas jejaring dengan mahasiswa dari berbagai universitas di Indonesia.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa ULM mampu menunjukkan kiprah dan kontribusi ilmiahnya dalam pengembangan sektor perikanan dan akuakultur di tingkat nasional.