TERAS7.COM – Komitmen mendorong kemajuan pendidikan di Kabupaten Tapin terus diperlihatkan oleh PT Bhumi Rantau Energi (BRE). Bertepatan dengan rangkaian Hari Jadi Kabupaten Tapin ke-60, perusahaan kembali menyalurkan bantuan beasiswa dengan total nilai Rp250 juta untuk santri dan ratusan pelajar lokal.
Beasiswa tersebut disalurkan melalui dua program. Pertama, bantuan beasiswa sebesar Rp100 juta bagi santri asal Tapin yang tengah menempuh pendidikan di Timur Tengah, yang diserahkan langsung oleh General Manager PT BRE Joko Bagiono kepada Bupati Tapin H Yamani, kemudian diteruskan oleh Bupati. (29/11/2025).
Program kedua, beasiswa pendidikan senilai Rp150 juta diberikan kepada 215 siswa dari jenjang SD hingga SMA/MA sederajat di Tapin, diserahkan secara simbolis oleh Bupati Tapin bersama GM PT BRE di momen perayaan daerah.
Bupati Tapin H Yamani mengapresiasi langkah PT BRE yang dinilai membuka peluang besar bagi generasi Tapin agar dapat fokus belajar dan meraih masa depan tanpa terkendala biaya.
“Beasiswa ini adalah bentuk dukungan nyata dari pemerintah daerah dan sektor swasta untuk memastikan anak-anak kita bisa fokus belajar tanpa terbebani biaya. Semoga memotivasi mereka untuk terus berprestasi, lalu kembali membangun Tapin,” kata Bupati.
Ia juga menekankan pentingnya pendidikan berbasis nilai agama bagi para santri yang sedang menuntut ilmu di luar negeri.
“Para santri ini calon pemimpin masa depan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak mulia,” tambahnya.
Perwakilan santri penerima beasiswa PT BRE di Timur Tengah, H Muhammad Fikri Ramadhan, mengungkapkan rasa syukur dan dampak langsung program tersebut.
“Beasiswa ini sangat membantu meringankan biaya pendidikan dan operasional selama kami belajar di Timur Tengah. Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk belajar lebih giat,” ujar Fikri.
Kebahagiaan serupa juga dirasakan Nur Sma Gladys, pelajar SMAN 1 Rantau yang menjadi salah satu penerima beasiswa.
“Alhamdulillah, beasiswa ini membantu kami membeli buku, alat tulis, hingga seragam sekolah. Ini benar-benar meringankan beban orang tua,” ungkap Gladys.
Sementara itu, General Manager PT BRE Joko Bagiono menegaskan bahwa program beasiswa ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam pemberdayaan masyarakat Tapin.
“Kami ingin hadir dan berkontribusi nyata bagi masa depan generasi Tapin. Pendidikan adalah kunci, dan kami akan terus mendorong program yang berdampak langsung bagi masyarakat,” tegas Joko.
Melalui kolaborasi pemerintah daerah dan sektor swasta ini, Bupati berharap semakin banyak perusahaan yang turut mengikuti langkah PT BRE untuk memperkuat kualitas pendidikan dan SDM di Kabupaten Tapin ke depan.