TERAS7.COM – Antusiasme masyarakat terhadap Festival Balon Udara ke-2 Amanah Borneo Park, Banjarbaru, terus menunjukkan tren positif. Sejak hari pertama pelaksanaan, festival ini mendapat sambutan hangat dari pengunjung yang ingin menikmati pengalaman wisata unik di momen libur akhir tahun.
Tingginya minat tersebut mendorong pihak pengelola Amanah Borneo Park untuk menambah jadwal pelaksanaan Festival Balon Udara. Selain berlangsung pada 25 hingga 27 Desember, festival ini juga kembali digelar pada 30 dan 31 Desember 2026 serta 1 Januari 2027.
Penambahan jadwal ini diharapkan dapat memberikan kesempatan lebih luas bagi masyarakat yang belum sempat hadir, sekaligus mengurai kepadatan pengunjung pada hari-hari sebelumnya.
Festival Balon Udara menjadi daya tarik utama dengan kehadiran balon udara raksasa berwarna-warni yang diterbangkan di tengah lanskap alam Amanah Borneo Park.
Momen penerbangan balon udara ini menghadirkan panorama visual yang memikat, sekaligus menjadi spot favorit pengunjung untuk berfoto dan menikmati suasana pagi.
Pihak pengelola merekomendasikan pengunjung datang sejak pagi hari, sekitar pukul 07.00 WITA, agar dapat menikmati suasana yang lebih nyaman serta mendapatkan momen terbaik saat balon udara diterbangkan.
Meski demikian, jadwal penerbangan balon udara tetap bersifat fleksibel dan sangat bergantung pada kondisi cuaca serta kecepatan angin di lokasi. Aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap rangkaian kegiatan festival.
Selain menyuguhkan atraksi balon udara, pengunjung juga dapat menikmati berbagai fasilitas dan wahana yang tersedia di Amanah Borneo Park, mulai dari wisata edukasi, agrowisata, hingga area bermain keluarga. Hal ini menjadikan Amanah Borneo Park sebagai destinasi liburan yang cocok untuk semua kalangan, terutama keluarga.
Dengan perpaduan wisata alam, atraksi visual yang menarik, serta fasilitas pendukung yang lengkap, Festival Balon Udara ke-2 Amanah Borneo Park diharapkan kembali menjadi agenda wisata ikonik yang memperkaya pilihan destinasi liburan masyarakat Kalimantan Selatan selama periode Natal dan Tahun Baru.