TERAS7.COM – Pemerintah Kabupaten Balangan menekankan pentingnya menyatukan kesalehan ritual dengan integritas sosial dalam peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah.
Bertempat di Masjid Al-Akbar Balangan, Jumat (16/01/2026), momentum keagamaan ini dijadikan sebagai sarana memperkuat fondasi karakter masyarakat di tengah tantangan pembangunan sumber daya manusia (SDM) daerah.
Wakil Bupati Balangan, Akhmad Fauzi, dalam arahannya mengajak masyarakat untuk memaknai peringatan Isra Mi’raj tidak sekadar sebagai tradisi tahunan, melainkan sebagai ruang refleksi untuk meningkatkan kualitas diri.
Ia menegaskan bahwa perintah salat yang menjadi inti dari peristiwa Isra Mi’raj harus diterjemahkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya sebagai wujud kedisiplinan, tanggung jawab, dan etos kerja di tengah masyarakat.
“Nilai-nilai dalam salat tidak hanya berhenti pada ibadah personal, tetapi juga menjadi fondasi dalam membangun kebersamaan sosial dan integritas. Inilah visi pemerintah, menciptakan masyarakat yang religius sekaligus berakhlak mulia secara kolektif,” ujar Fauzi.
Senada dengan itu, Ketua MUI Kabupaten Balangan, KH Ahmad Yusuf, menekankan keistimewaan perintah salat yang diterima langsung oleh Nabi Muhammad SAW tanpa perantara. Hal tersebut, menurutnya, menunjukkan kedudukan salat sebagai ibadah utama dan simbol kehambaan manusia kepada Allah SWT.
Peringatan Isra Mi’raj ini diharapkan menjadi bekal spiritual bagi masyarakat Balangan dalam menyongsong bulan suci Ramadan dengan kesiapan rohani yang lebih matang.
Melalui peringatan ini, Pemerintah Kabupaten Balangan menegaskan bahwa nilai-nilai keagamaan merupakan bagian penting dalam upaya membangun peradaban sosial yang berkarakter dan berdaya saing.