Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Tanggul Sawit PT Palmina Diduga Jadi Penyebab Banjir di Cintapuri Kabupaten Banjar
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Tanggul Sawit PT Palmina Diduga Jadi Penyebab Banjir di Cintapuri Kabupaten Banjar

Seman
Seman 24 Januari 2026, 12.08
Share
IMG 20260124 120609
Kondisi beberapa hari lalu di Desa Alalak Padang, Kecamatan Cintapuri, Kabupaten Banjar yang diabadikan oleh warga. (Foto: ist)
SHARE

TERAS7.COM – Sembilan desa di Kecamatan Cintapuri Darussalam, Kabupaten Banjar, terdampak genangan banjir yang diduga berkaitan dengan keberadaan tanggul milik perusahaan perkebunan sawit PT Palmina Utama.

Dugaan tersebut mencuat dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Kabupaten Banjar yang menghadirkan perwakilan PT Palmina Utama serta warga terdampak, Kamis (22/01/2026).

Pimpinan RDP DPRD Banjar, Irwan Bora, menyampaikan bahwa pihak perusahaan mengakui tanggul tersebut dibangun sebagai bagian dari sistem pengelolaan air di area operasional perkebunan.

Namun demikian, menurut Irwan, warga menilai keberadaan tanggul justru menghambat aliran air alami sehingga memicu meluasnya genangan banjir ke kawasan permukiman.

“Perusahaan mengakui tanggul itu dibangun untuk pengelolaan air. Tetapi masyarakat menilai tanggul tersebut menghambat aliran air dan berdampak pada meningkatnya genangan di pemukiman,” ujar Irwan.

Baca juga :

3 Titik Kebakaran Lahan Terjadi di Tanah Bumbu dalam Sehari, 10 Hektare Terdampak

Kabupaten Banjar Menuju e-Government Terintegrasi, Satukan Akses ke Semua Aplikasi

e-Government Kabupaten Banjar Makin Manis, Layanan Digital hingga Infrastruktur Sudah Jangkau Desa

Menanggapi keluhan warga, Direktur Operasional PT Palmina Utama, Leksono Budi Santoso, mengatakan perusahaan telah mengambil langkah cepat untuk penanganan jangka pendek dengan menyalurkan bantuan logistik.

“Untuk penanganan jangka pendek, kami menyalurkan bantuan sembako kepada desa-desa ring satu dan berencana memperluas dukungan ke wilayah ring dua,” ujarnya dalam RDP.

Selain bantuan sosial, PT Palmina juga mengurangi operasional pompa hingga 47 persen dalam sepekan terakhir sebagai upaya membantu menurunkan ketinggian air di wilayah terdampak.

“Kami sudah membagikan data operasional pompa harian kepada masyarakat agar bisa dipantau secara terbuka. Perlu diketahui, operator dan karyawan kami juga merupakan warga sekitar,” jelas Leksono.

Untuk penanganan jangka menengah, perusahaan berkomitmen menyusun program Corporate Social Responsibility (CSR) bersama pemerintah daerah dan instansi teknis, khususnya terkait penerapan Water Management System (WMS).

Menurut Leksono, perencanaan WMS harus berbasis survei lapangan agar sesuai dengan kondisi riil desa-desa terdampak banjir.

“Kami siap mendukung dari sisi peralatan, pembiayaan, tenaga kerja, desain hingga teknologi. Namun semuanya harus dikaji bersama agar tidak menimbulkan dampak baru,” tegasnya.

Ia menambahkan, pembangunan WMS dinilai lebih efektif dilakukan pada musim kemarau. Oleh karena itu, perusahaan menargetkan pelaksanaan proyek pada Mei hingga Oktober 2026, dengan uji coba saat memasuki musim hujan di akhir tahun.

Sementara untuk proyek berskala besar seperti normalisasi sungai dan pembangunan tanggul utama, PT Palmina menyatakan akan mengikuti arahan pemerintah karena melibatkan kewenangan lintas sektor.

Leksono juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat, tokoh desa, pemerintah daerah, serta instansi teknis dalam setiap tahapan penanganan guna meminimalkan dampak lingkungan.

“Kami tidak ingin bekerja sendiri. Kolaborasi semua pihak sangat penting agar penanganan benar-benar tepat sasaran,” katanya.

Saat ini, desa yang masuk dalam wilayah dampak langsung meliputi Galam Rabah, Makmur Karya, dan Alalak Padang. Meski demikian, PT Palmina telah mengumpulkan perwakilan dari sembilan desa dan menyatakan kesiapan membantu tujuh desa lainnya di Kabupaten Banjar.

Untuk wilayah ring dua, perusahaan juga berencana menggandeng anggota Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Kalimantan Selatan agar penanganan dilakukan secara terpadu di tingkat kecamatan hingga kabupaten.

“Kami ingin membuktikan bahwa kolaborasi ini bisa berjalan dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Targetnya, hasil nyata dapat terlihat pada 2026,” pungkas Leksono.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

Gemini Generated Image 5ptyqm5ptyqm5pty e1788949271587
Perlindungan Konsumen Membutuhkan Ekosistem, Bukan Ego Kelembagaan
9 September 2026, 18.23
2026 09 12 14 57 47 perlindungan konsumen digital lpksm borneo kalimantan.jpg
Perlindungan Konsumen: Membangun Ekosistem Perlindungan yang Terhubung
12 September 2026, 16.03
IMG 20260916 170912
Nahkoda Kapal Virgo Transport 8 Selamat dari Insiden, Kini Jalani Pemeriksaan
16 September 2026, 19.05
IMG 20260926 WA0032 scaled e1790408898730
Pererat Kemitraan Antar Vendor, Aston Tanjung City Hotel Kumpulkan 55 Event dan Wedding Organizer
26 September 2026, 15.48
89a452ae c910 4565 ae93 a74121580007 1
Dr. Iwan Aflanie Terpilih sebagai Rektor ULM Periode 2026-2030
2 Oktober 2026, 14.34

You Might Also Like

3 Titik Kebakaran Lahan Terjadi di Tanah Bumbu dalam Sehari, 10 Hektare Terdampak

Kabupaten Banjar Menuju e-Government Terintegrasi, Satukan Akses ke Semua Aplikasi

e-Government Kabupaten Banjar Makin Manis, Layanan Digital hingga Infrastruktur Sudah Jangkau Desa

Kado Harjad ke-76 Kabupaten Banjar, Warga Dapat Layanan Operasi Katarak hingga Bibir Sumbing Gratis

Masuk Kios Warga di Martapura, Seekor Biawak Langsung Diamakan Petugas Damkar

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?