TERAS7.COM – Sebuah video unggahan akun instagram @elisabetmurniw yang menampilkan seorang bocah melontarkan kritik terhadap kondisi jalan rusak di daerahnya viral di media sosial. Video tersebut diketahui direkam di Desa Bedayan SP3, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.
Dalam video yang beredar luas, bocah itu menyampaikan keluhan terkait kondisi jalan yang disebutnya “licak dan lecuh” atau becek serta berantakan. Ia juga menyinggung kinerja pemerintah daerah, khususnya Gubernur Kalimantan Barat.
“Halo, kami dari Bedayan SP3, Kalimantan Barat, Kecamatan Sepauk ingin menyampaikan jalan kami yang licak (becek) dan lecuh (berantakan/kotor) karena gubernur kami itu kerjanya molor, tidur ja, pingsan, mikirin kaya sendiri, ndak mikirin masyarakat yang banyak. Entah percuma jadi gubernur, mending kami ja yang jadi gubernur dua bulan! Terima kasih,” ucap bocah tersebut dalam video.
Menanggapi hal itu, Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menyayangkan adanya pihak yang melibatkan anak-anak dalam konten kritik di ruang publik.
“Yang saya sayangkan dalam hal ini adalah, netizen itu melibatkan anak-anak usia di bawah usia, yang seharusnya mereka diberikan pelajaran yang baik, tetapi mereka diajarkan tidak baik, seperti salah satu netizen ibu Elisabet Murni itu,” ujarnya.
Ia menegaskan, anak-anak seharusnya tidak dijadikan sarana untuk menyampaikan hal-hal yang belum pantas mereka pahami.
“Jangan sampai kita membranding melibatkan anak-anak yang belum waktunya untuk bicara kurang baik,” lanjutnya.
Di sisi lain, Ria Norsan memastikan pemerintah daerah tetap berupaya menangani persoalan infrastruktur, termasuk jalan rusak yang dikeluhkan masyarakat.
“Sudah membangun semuanya, dan kita upayakan jalan-jalan yang rusak itu segera kita tangani,” tandasnya.