Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Tapin Matangkan Strategi Hadapi Penilaian Ombudsman 2026, Wabup Tekankan Pelayanan Berkualitas
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Tapin Matangkan Strategi Hadapi Penilaian Ombudsman 2026, Wabup Tekankan Pelayanan Berkualitas

Fahrur Rahman
Fahrur Rahman 7 April 2026, 12.39
Share
IMG 20260407 WA0007
SHARE

TERAS7.COM – Pemerintah Kabupaten Tapin mulai mempersiapkan diri menghadapi penilaian pelayanan publik tahun 2026 dengan memperkuat pemahaman aparatur terhadap mekanisme terbaru dari Ombudsman RI.

Langkah tersebut diwujudkan melalui kegiatan asistensi dan sosialisasi penilaian maladministrasi pelayanan publik yang digelar di Rantau, dan secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Tapin, H. Juanda.

Dalam arahannya, Wabup menegaskan bahwa kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Tapin sebagai salah satu daerah yang dinilai merupakan momentum penting untuk terus berbenah.

“Ini bukan hanya soal penilaian, tetapi bagaimana kita memastikan pelayanan yang diberikan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Ia menekankan, perubahan metode penilaian dari Ombudsman harus disikapi secara serius oleh seluruh perangkat daerah, agar tidak hanya memahami secara administratif, tetapi juga mampu mengimplementasikan pelayanan yang lebih responsif dan akuntabel.

Baca juga :

Juanda Tegaskan Komitmen Tapin Percepat RDTR, Targetkan Kepastian Tata Ruang dan Investasi

Ahmad Sakha Rahim Kembali Juara RC4, Pereli Muda Tapin Jaga Peluang Juara Nasional

Pererat Kemitraan Antar Vendor, Aston Tanjung City Hotel Kumpulkan 55 Event dan Wedding Organizer

Menurutnya, asistensi yang diberikan menjadi kesempatan strategis bagi seluruh instansi untuk memperdalam indikator penilaian, mulai dari kelengkapan standar pelayanan, proses pelaksanaan hingga pengelolaan pengaduan masyarakat.

“Jangan hanya fokus pada hasil akhir. Proses pelayanan yang baik justru menjadi kunci utama,” tegasnya.

Wabup juga memberikan perhatian khusus kepada sektor pelayanan dasar seperti kesehatan dan pendidikan. Ia meminta instansi terkait untuk lebih aktif melakukan pembinaan kepada unit layanan di lapangan.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kalimantan Selatan, Hadi Rahman, memaparkan bahwa sistem penilaian pelayanan publik terus mengalami penyempurnaan.

Ia menjelaskan, sejak pertama kali dilaksanakan pada 2015, metode penilaian kini semakin komprehensif dengan penekanan pada dampak layanan terhadap masyarakat.

“Sejak 2025, pendekatan penilaian berubah cukup signifikan. Tidak hanya melihat dokumen, tetapi juga kualitas layanan yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, capaian Kabupaten Tapin pada 2024 tergolong sangat baik dengan nilai di atas 90. Namun, dengan metode terbaru, terjadi penyesuaian nilai secara nasional.

“Ini hal yang wajar karena standar penilaian semakin ketat. Justru ini menjadi pemicu bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan,” katanya.

Untuk tahun 2026, penilaian akan kembali dilakukan secara menyeluruh di seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Selatan, dengan jadwal pelaksanaan diperkirakan dimulai pertengahan tahun.

Hadi berharap, seluruh pemerintah daerah dapat memperkuat sinergi lintas sektor agar pelayanan publik benar-benar berjalan optimal.

“Pelayanan publik bukan tanggung jawab satu instansi saja. Perlu kolaborasi semua pihak, termasuk masyarakat sebagai pengguna layanan,” tutupnya.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

ad7c1503 2c70 40f5 b312 c8da05c371eb
Kabar Duka, Mantan Gubernur Kalsel Rudy Ariffin Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun
6 September 2026, 12.30
WhatsApp Image 2026 09 07 at 22.02.01
Hakim Pengadilan Negeri HSS Putuskan Hukuman Ringan Terpidana Pemalsu Dokumen Tanah?
7 September 2026, 20.50
1 1
Gercep! Wali Kota Lisa Perintahkan Dinas Segera Perbaiki Lantai Pasar Bauntung: Jangan Nunggu Sepi
5 September 2026, 11.26
IMG 20260903 110832
Pedagang Keluhkan Pasar Bauntung Becek, Lantai Dibongkar Hampir Dua Bulan Belum Diperbaiki
5 September 2026, 11.04
IMG 20260902 WA0007
Analisis Ekonomi Strategis dan Kedaulatan Nasional
2 September 2026, 13.03

You Might Also Like

Juanda Tegaskan Komitmen Tapin Percepat RDTR, Targetkan Kepastian Tata Ruang dan Investasi

Ahmad Sakha Rahim Kembali Juara RC4, Pereli Muda Tapin Jaga Peluang Juara Nasional

Pererat Kemitraan Antar Vendor, Aston Tanjung City Hotel Kumpulkan 55 Event dan Wedding Organizer

Polres Asahan Tangkap Kurir Narkotika Jaringan Internasional Via Jalur Laut

Pelaporan Kabupaten Pangan Aman Tapin Belum Maksimal, Wabup Juanda Siapkan Evaluasi OPD

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?