TERAS7.COM – Penataan utilitas perkotaan terus dilakukan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (DUPRP) Kabupaten Banjar melalui pembangunan tiang provider bersama untuk jaringan telekomunikasi.
Program ini menjadi bagian dari upaya memperbaiki wajah kota, sekaligus meningkatkan kualitas infrastruktur pedestrian agar lebih tertata dan nyaman.
Kepala Bidang Cipta Karya DUPRP Banjar, Iwan Junaidi, menjelaskan bahwa pembangunan tersebut tidak hanya berfokus pada fasilitas pejalan kaki, tetapi juga mengakomodasi kebutuhan jaringan telekomunikasi secara terintegrasi.
Menurutnya, di sejumlah titik strategis, khususnya di persimpangan jalan, telah dibangun tiang provider bersama yang dapat digunakan oleh berbagai vendor.
“Penataan ini bertujuan mengurangi kesemrawutan kabel di ruang publik serta meningkatkan estetika kawasan perkotaan,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).
Ia menyebutkan, beberapa lokasi yang telah ditata antara lain kawasan Tugu Berdoa hingga depan Mahligai, serta kawasan Nahdlatul Ulama. Sementara itu, jumlah titik keseluruhan masih dalam tahap pendataan lanjutan.
Terkait pemanfaatan oleh pihak lain, Iwan menegaskan bahwa tiang tersebut memang dirancang untuk digunakan bersama oleh berbagai penyedia layanan telekomunikasi.
Namun demikian, untuk penerapan retribusi, hingga saat ini belum diberlakukan karena regulasi masih dalam proses penyusunan.
“Untuk retribusi masih belum diterapkan, karena payung hukumnya sedang disiapkan,” jelasnya.
Melalui langkah ini, Pemerintah Kabupaten Banjar berharap penataan utilitas dapat berjalan lebih terintegrasi, sekaligus menciptakan ruang publik yang lebih rapi, aman, dan memiliki nilai estetika yang lebih baik.