TERAS7.COM – Dewan Pakar DPP Partai Amanat Nasional (PAN) sekaligus Wakil Menteri Koordinator (Wamenko) Pangan, Hanif Faisol Nurofiq, mengunjungi Kantor DPD PAN Kota Banjarbaru di Jalan Karang Rejo, Kelurahan Guntung Manggis, Minggu (10/05/2026) malam.
Kedatangan Hanif Faisol disambut langsung Ketua DPD PAN Banjarbaru, Emi Lasari, SE, bersama jajaran pengurus dan kader PAN dalam agenda silaturahmi sekaligus konsolidasi partai.
Ketua DPD PAN Banjarbaru, Emi Lasari, SE mengatakan, kunjungan tersebut menjadi momentum untuk membahas perkembangan berbagai program prioritas pemerintah yang saat ini berjalan di Kota Banjarbaru.
“Pak Hanif hadir dalam rangka silaturahmi sekaligus konsolidasi dengan kader dan pengurus PAN Banjarbaru,” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah isu strategis daerah turut menjadi bahan diskusi, mulai dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), swasembada pangan, hingga pengelolaan sampah.

Menurut Emi, program MBG menjadi salah satu perhatian utama, khususnya terkait kualitas makanan dan pengelolaan limbah dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
“Tadi ada pembahasan terkait kualitas makanan dan pengelolaan limbah SPPG yang menjadi masukan dari masyarakat,” katanya.
Selain itu, pembahasan juga menyinggung program swasembada pangan yang dinilai perlu dimaksimalkan melalui pemberdayaan masyarakat dan penguatan program pendampingan di lapangan.
“Bagaimana program-program kementerian ini bisa maksimal, termasuk pendampingan masyarakat untuk budidaya ikan dan penguatan ketahanan pangan,” tambahnya.
Program Koperasi Merah Putih juga menjadi salah satu topik prioritas dalam konsolidasi tersebut. Emi menyebut, saat ini koperasi tersebut sudah terbentuk di 20 kelurahan di Kota Banjarbaru.
Tak hanya isu pangan dan ekonomi, persoalan pengelolaan sampah di Banjarbaru turut menjadi perhatian dalam diskusi bersama Wamenko Pangan.
Pasalnya, produksi sampah di Banjarbaru saat ini mencapai hampir 200 ton per hari, sementara kondisi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) regional disebut sudah mengalami over kapasitas.
Karena itu, kader PAN diminta aktif mengawal berbagai program pemerintah agar implementasinya benar-benar berjalan dan tepat sasaran di masyarakat.
“Pak Hanif meminta kader PAN ikut terlibat dalam pembekalan dan pelatihan kader pemilah sampah karena persoalan sampah di Banjarbaru memang harus menjadi perhatian serius,” jelasnya.
Emi menambahkan, konsolidasi tersebut juga menjadi sarana penyampaian perkembangan kondisi lapangan kepada DPP PAN terkait pelaksanaan program prioritas pemerintah di daerah.
Karena menurutnya, kader PAN memiliki peran penting dalam mengawal pelaksanaan program-program pemerintah agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
“Tujuannya memastikan program-program pemerintah ini benar-benar berjalan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.