TERAS7.COM – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menggelar sosialisasi Bela Negara, Karakter Bangsa, Bhinneka Tunggal Ika, dan Kewarganegaraan di Era Digitalisasi di MTs Nurul Wathan dan MA Nurul Wathan, Desa Sepakat, Kecamatan Mantewe.
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya menanamkan semangat nasionalisme sekaligus memperkuat karakter generasi muda di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi digital.
Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif melalui Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Tanah Bumbu, Nahrul Fajeri mengatakan, sosialisasi tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada pelajar mengenai pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah keberagaman suku, agama, ras, dan budaya.
Selain itu, para pelajar juga diberikan pemahaman terkait pentingnya mengamalkan nilai-nilai Pancasila, Proklamasi Kemerdekaan, NKRI, serta semangat Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di ruang digital.
Sosialisasi menghadirkan narasumber Kabid Kesatuan Bangsa pada Bakesbangpol Tanah Bumbu, Ida Romundang Lubis serta Kasubbid Kewaspadaan Dini dan Penanganan Konflik Sosial, Fatmadi Anas, S.Pt., M.A.
Dalam pemaparannya, Ida Romundang Lubis menegaskan bahwa persatuan bangsa harus tetap dijaga, termasuk di era digital yang saat ini penuh tantangan.
Menurutnya, generasi muda perlu waspada terhadap berbagai ancaman di media sosial seperti hoaks, disinformasi, ujaran kebencian, cyberbullying, hingga polarisasi.
Ia mengingatkan pelajar agar lebih bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi di media sosial.
“Bhinneka Tunggal Ika mengajarkan kita tetap bersatu walaupun berbeda. Sikap toleransi harus tetap dijaga, termasuk di dunia maya,” ujarnya.
Untuk menangkal hoaks, pelajar diminta memastikan sumber informasi berasal dari situs resmi, membaca informasi secara utuh, serta melakukan cross check sebelum membagikan informasi kepada orang lain.
Selain itu, peserta juga diberikan edukasi mengenai pentingnya menghargai perbedaan pendapat, tidak menyebarkan ujaran kebencian, serta menggunakan bahasa yang sopan saat berinteraksi di media sosial.
Dalam sesi diskusi, narasumber turut mengajak para pelajar meningkatkan literasi digital dan memanfaatkan internet untuk kegiatan positif, karya kreatif, serta prestasi.
Kegiatan berlangsung tertib dan interaktif dengan dihadiri Sekcam Mantewe, UPTD Dinas KB, Kementerian Agama, Puskesmas Mantewe, Kepala Desa Sepakat beserta Ketua PKK dan anggota, Ketua Yayasan, para guru, serta siswa-siswi MTs dan MA Nurul Wathan.