TERAS7.COM – Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman Kota Banjarbaru membagikan pengalaman dan strategi implementasi Smart Klaim kepada RSUD Ulin Banjarmasin melalui kegiatan studi tiru yang digelar di RSD Idaman Banjarbaru, Kamis (25/6/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka mempelajari implementasi Full Bridging Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) dengan sistem BPJS Kesehatan menuju Smart Klaim yang telah diterapkan di RSD Idaman.
Kunjungan dari RSUD Ulin Banjarmasin dipimpin Kepala Bidang Penunjang, dr. Maimunah, bersama tim dan jajaran terkait. Kedatangan rombongan diterima langsung oleh Direktur RSD Idaman Banjarbaru, dr. Danny Indrawardhana, beserta jajaran manajemen rumah sakit.
Direktur RSD Idaman Banjarbaru, dr. Danny Indrawardhana, mengatakan kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk berbagi pengalaman dan praktik baik terkait transformasi digital layanan kesehatan.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat berbagi pengalaman dan praktik baik yang telah diterapkan di RSD Idaman. Sinergi seperti ini sangat penting untuk mendorong transformasi digital layanan kesehatan yang lebih efektif dan efisien,” ujarnya.
Dalam sesi diskusi, tim RSD Idaman memaparkan berbagai tahapan implementasi sistem, mulai dari proses integrasi SIMRS dengan BPJS Kesehatan, tantangan yang dihadapi, hingga langkah strategis untuk memastikan integrasi data dan pelayanan dapat berjalan optimal.
Peserta studi tiru juga berkesempatan melihat langsung alur kerja sistem yang diterapkan, sehingga dapat memperoleh gambaran nyata mengenai penerapan Smart Klaim di lingkungan rumah sakit.
Melalui kegiatan tersebut, RSUD Ulin diharapkan dapat memperoleh referensi dan masukan yang bermanfaat dalam pengembangan serta penyempurnaan implementasi Full Bridging SIMRS di rumah sakit mereka.
Kegiatan ini juga menjadi bentuk komitmen bersama kedua rumah sakit dalam mendukung transformasi digital sektor kesehatan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.