Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Walang Sangit Serang Sawah di Sungai Rangas, Distan Banjar Pakai Cara Basmi Ramah Lingkungan
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Walang Sangit Serang Sawah di Sungai Rangas, Distan Banjar Pakai Cara Basmi Ramah Lingkungan

Muhammad Ariandi
Muhammad Ariandi 26 Agustus 2026, 22.14
Share
YvjGt7uYMH8vhtagHBjAYbuW305v9fvvZfODNQxI
Pengendalian ramah lingkungan jadi opsi pertama atasi serangan hama walang sangit di areal persawahan Desa Sungai Rangas. (Foto: MC Kab Banjar)
SHARE

TERAS7.COM – Serangan hama walang sangit mulai mengancam areal persawahan di Desa Sungai Rangas, Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar.

Mengantisipasi dampak serangan tersebut, Dinas Pertanian Kabupaten Banjar melalui Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura melakukan gerakan pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) di areal persawahan setempat, Rabu (26/08/2026).

Gerakan tersebut menyasar lahan pertanian seluas sekitar 20 hektare yang diketahui mulai terdampak serangan walang sangit pada fase masak susu padi.

Berdasarkan pemantauan Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT), populasi walang sangit di lapangan telah melewati ambang batas, yakni lebih dari enam ekor per rumpun.

Jika tidak segera dikendalikan, serangan hama tersebut berpotensi menyebabkan kehilangan hasil hingga 30 persen per hektare. Kondisi ini tidak hanya dapat berdampak terhadap pendapatan petani, tetapi juga produksi pangan.

Baca juga :

Kekeringan di Desa Makmur, BPBD Kabupaten Banjar Distribusikan 5.000 Liter Air Bersih

Lestarikan Warisan Nenek Moyang, Bupati Tabalong Buka Festival Budaya Dayak Maanyan Warukin

Luncurkan 4 Inovasi, UPTD BPTPH Tabalong Tuai Apresiasi dan Dirasakan Manfaatnya Oleh Petani

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Distan Banjar mengutamakan metode pengendalian yang ramah lingkungan melalui prinsip Pengendalian Hama Terpadu (PHT).

Salah satu metode yang diterapkan yakni menggunakan perangkap sederhana dari botol bekas air mineral yang ditempatkan di sekitar area persawahan. Botol tersebut diberi dasar air atau oli, kemudian dipasang umpan berbau menyengat seperti terasi, keong mas, atau ikan mati untuk menarik walang sangit.

Hama yang mendekati umpan akan masuk ke dalam perangkap dan jatuh ke dasar, sehingga populasinya dapat ditekan tanpa langsung menggunakan pestisida kimia.

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Distan Banjar, Nurul Chatimah, mengatakan Pengendalian Hama Terpadu tidak bertujuan memusnahkan seluruh hama, melainkan menjaga populasinya tetap berada di bawah ambang ekonomi.

“Pengendalian Hama Terpadu atau PHT bukan berarti memusnahkan hama sepenuhnya, melainkan mengelola ekosistem secara bijak agar populasinya tetap berada di bawah ambang ekonomi. Pestisida kimia kini kita posisikan sebagai benteng pertahanan terakhir, bukan lagi pilihan pertama,” ujar Nurul.

Menurutnya, pendekatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memberikan pemahaman kepada petani agar pengendalian hama dapat dilakukan secara efektif tanpa bergantung pada penggunaan pestisida kimia.

Melalui Sekolah Lapang PHT, petani dibekali pengetahuan dan keterampilan untuk mengenali serta mengendalikan OPT sesuai kondisi di lahan masing-masing.

“Melalui Sekolah Lapang PHT, kita ingin mencetak petani yang benar-benar menjadi ahli di lahannya sendiri. Dengan mengadopsi teknologi ini, biaya produksi berhasil ditekan, residu kimia pada hasil panen terpangkas drastis, dan kesejahteraan petani pun semakin terjaga,” pungkasnya.

Jika populasi walang sangit tidak lagi dapat dikendalikan melalui metode hayati, penggunaan pestisida kimia tetap dapat dilakukan sebagai langkah alternatif. Namun, penerapannya dibarengi dengan pembekalan teknis mengenai pencampuran dan penyemprotan yang tepat serta aman.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

83f51e18 4109 435a b616 14b65b7d5d3c
Rugikan PT AGM, Terdakwa Akui Surat Tanah Dicetak Mundur Tahun 2017 dalam Sidang di PN Kandangan
28 Juli 2026, 13.22
download 5
Tak Patuhi Ketentuan, Sejumlah Warung Kopi di Kertak Hanyar dan Mali-Mali Diberi SP1
4 Agustus 2026, 09.15
IMG 20260806 191642
Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua
6 Agustus 2026, 19.19
DJI 20260806093249 0177 Dbjbtv
Bye-Bye Macet! Wali Kota Lisa Percepat Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru
7 Agustus 2026, 22.15
IMG 20260808 120458
Rumah Janda Dua Anak di Banjarbaru Ini Terancam Digusur, Baskoro Kawal Penyelesaian Sengketa
8 Agustus 2026, 18.17

You Might Also Like

Kekeringan di Desa Makmur, BPBD Kabupaten Banjar Distribusikan 5.000 Liter Air Bersih

Lestarikan Warisan Nenek Moyang, Bupati Tabalong Buka Festival Budaya Dayak Maanyan Warukin

Luncurkan 4 Inovasi, UPTD BPTPH Tabalong Tuai Apresiasi dan Dirasakan Manfaatnya Oleh Petani

Resmi Ditutup Bupati, BPKAD Keluar Sebagai Juara Minisoccer Antar SKPD se-Tabalong

POINT OPT, Inovasi Digital Tabalong Bantu Petani Kenali Hama dan Penyakit Tanaman

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?