TERAS7.COM – Jalan Alternatif Batulicin-Banjarbaru kini semakin nyaman setelah Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu di bawah kepemimpinan Bupati Andi Rudi Latif memasang penerangan jalan di koridor strategis tersebut.
Terpasangnya penerangan di Jalan Batulicin-Banjarbaru ini membuktikan kinerja positif Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif dalam memperkuat pembangunan infrastruktur dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Penerangan tersebut dipasang pada ruas jalan yang berada di kawasan perbatasan Kabupaten Tanah Bumbu dan Kabupaten Banjar.
Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan, khususnya masyarakat yang melintas pada malam hari.
Langkah tersebut mendapat pujian dari Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin, karena dinilai sebagai bentuk dukungan pemerintah kabupaten terhadap penguatan konektivitas antarwilayah di Kalsel.
Apresiasi itu disampaikan Gubernur Muhidin dalam kegiatan Penandatanganan Kesepakatan Bersama Pilot Project Sinergi Pembangunan Jembatan Desa di Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (31/08/2026) di Banjarmasin.
“Sinergi seperti inilah yang harus terus kita lakukan. Saya ucapkan terima kasih kepada Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif atas dukungan penerangan jalan bypass Batulicin–Banjarbaru di perbatasan Tanah Bumbu dan Kabupaten Banjar,” ujar Gubernur Muhidin.
Sebagai bagian dari dukungan tersebut, Pemkab Tanah Bumbu memasang Alat Penerangan Jalan Tenaga Surya (APJTS) yang dilengkapi pagar pengaman di ruas jalan utama tersebut.
Fasilitas ini diharapkan tidak hanya memberikan penerangan bagi pengguna jalan, tetapi juga membantu menekan risiko kecelakaan dan memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melintas.
Jalan Alternatif Batulicin-Banjarbaru merupakan salah satu jalur strategis yang menghubungkan wilayah Tanah Bumbu dengan Kabupaten Banjar dan daerah lainnya di Kalimantan Selatan.
Dengan kondisi jalan yang lebih terang, mobilitas masyarakat dan distribusi barang diharapkan semakin lancar. Hal ini sekaligus mendukung aktivitas ekonomi yang berlangsung di sepanjang jalur penghubung antarwilayah tersebut.
Penyediaan fasilitas publik di jalur strategis ini juga menjadi bagian dari sinergi pemerintah kabupaten dan provinsi dalam memperkuat konektivitas di Kalimantan Selatan.
Gubernur Muhidin sebelumnya menekankan pentingnya kolaborasi antar pemerintah daerah agar pembangunan infrastruktur tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan saling mendukung dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Melalui dukungan tersebut, pembangunan infrastruktur di Kalsel diharapkan semakin terintegrasi, sekaligus mampu memperkuat konektivitas, kelancaran distribusi barang, serta pertumbuhan ekonomi di wilayah selatan Kalimantan Selatan.