Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Setelah Ditangani di Rumah Singgah Banjar Manis, Tiga Gepeng Akan Dipulangkan ke Keluarga
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Setelah Ditangani di Rumah Singgah Banjar Manis, Tiga Gepeng Akan Dipulangkan ke Keluarga

Muhammad Ariandi
Muhammad Ariandi 2 September 2026, 16.52
Share
EugEw6OVVnnmRE14fbxw2YUOQPptmLgb2zGUHPnu
Dua dari tiga gepeng saat ditangani Dinsos Banjar di Rumah Singgah Banjar Manis. (Foto: MC Kab Banjar)
SHARE

TERAS7.COM – Tiga orang gelandangan dan pengemis (Gepeng) yang sebelumnya dibawa ke Rumah Singgah Banjar Manis akan ditindaklanjuti melalui proses reunifikasi dengan keluarga masing-masing.

Langkah tersebut dilakukan Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) setelah ketiganya menjalani pendataan dan asesmen awal.

Kepala Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar Hj Erny Wahdini bersama jajaran melakukan pemantauan langsung ke Rumah Singgah Banjar Manis, Rabu (02/09/2026).

Kunjungan tersebut untuk memastikan kondisi para klien sekaligus melihat proses penanganan dan pelayanan sosial yang diberikan petugas.

Dalam pemantauan, Erny berinteraksi langsung dengan para klien melalui konseling dengan pendekatan humanis dan persuasif. Hal itu dilakukan untuk menggali informasi terkait kondisi sosial, latar belakang keluarga, serta faktor yang menyebabkan mereka berada di jalan.

Baca juga :

Tiga Gepeng Digiring ke Rumah Singgah Banjar Manis, Dua Diantaranya Masih di Bawah Umur

Bupati Tabalong Dorong Sinergi Lintas Sektor Perkuat Kabupaten Layak Anak

Warukin Juara Lomba Desa Tingkat Kalsel, Unggulkan Program Satu Data dan Budaya Dayak Maanyan

Selain konseling, para klien juga diberikan arahan, pembinaan dan motivasi agar tidak kembali melakukan aktivitas mengemis di jalan.

Erny menegaskan, penanganan Gepeng tidak hanya berorientasi pada penertiban, tetapi harus disertai pelayanan dan pembinaan sosial sesuai kondisi masing-masing klien.

“Penanganan Gepeng harus dilakukan secara terpadu dan humanis. Setelah dilakukan penertiban, mereka perlu mendapatkan pendataan, asesmen, pembinaan dan pelayanan sosial sesuai dengan kondisi masing-masing,” jelasnya.

Ia mengatakan, bagi klien yang masih memiliki keluarga, pihaknya akan mengupayakan reunifikasi dengan tetap memperhatikan aspek keamanan dan keberlanjutan pembinaan.

Berdasarkan hasil pendataan dan asesmen awal, ketiga klien selanjutnya akan ditindaklanjuti melalui proses reunifikasi dan diserahkan kepada orang tua atau keluarga masing-masing.

Langkah tersebut diharapkan dapat mengembalikan klien ke lingkungan keluarga yang aman dan mendukung. Keluarga juga diharapkan berperan dalam memberikan pengawasan, pendampingan dan pembinaan agar mereka tidak kembali melakukan aktivitas sebagai Gepeng di jalan.

Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar melalui Rumah Singgah Banjar Manis akan terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan keluarga serta pihak terkait untuk memastikan keberlanjutan penanganan.

Selain reunifikasi, Pemkab Banjar juga berkomitmen mengembangkan penanganan Gepeng yang menyentuh akar permasalahan melalui pemenuhan kebutuhan dasar, pelayanan sosial, pembinaan hingga peluang pemberdayaan ekonomi sesuai potensi dan kondisi klien.

Dengan pendekatan tersebut, penanganan Gepeng diharapkan tidak berhenti pada penertiban, tetapi dapat memberikan solusi yang lebih berkelanjutan sekaligus mendorong kemandirian sosial dan ekonomi.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

download 5
Tak Patuhi Ketentuan, Sejumlah Warung Kopi di Kertak Hanyar dan Mali-Mali Diberi SP1
5 Agustus 2026, 09.15
IMG 20260806 191642
Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua
6 Agustus 2026, 19.19
DJI 20260806093249 0177 Dbjbtv
Bye-Bye Macet! Wali Kota Lisa Percepat Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru
7 Agustus 2026, 22.15
IMG 20260808 120458
Rumah Janda Dua Anak di Banjarbaru Ini Terancam Digusur, Baskoro Kawal Penyelesaian Sengketa
8 Agustus 2026, 18.17
Compress 20260806 201843 3882 1024x683 1
Kalsel Punya Aset di Jakarta, DPRD Dorong Optimalisasi Guna Dongkrak PAD
7 Agustus 2026, 18.43

You Might Also Like

Tiga Gepeng Digiring ke Rumah Singgah Banjar Manis, Dua Diantaranya Masih di Bawah Umur

Bupati Tabalong Dorong Sinergi Lintas Sektor Perkuat Kabupaten Layak Anak

Warukin Juara Lomba Desa Tingkat Kalsel, Unggulkan Program Satu Data dan Budaya Dayak Maanyan

Muhidin Ingatkan Bahaya Bara di Bawah Lahan Gambut: Jangan Anggap Api Tak Ada Itu Sudah Selesai!

Padamkan Bara di Bawah Tanah Gambut, Gubernur Kalsel Muhidin Coba Metode Pipa Suntik

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?