Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Mempertanyakan Fungsi Sumur Bor dari BRG di Banjarbaru
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Mempertanyakan Fungsi Sumur Bor dari BRG di Banjarbaru

Salim Ma'ruf
Salim Ma'ruf 7 Agustus 2019, 15.59
Share
IMG 20190807 160505
SHARE

TERAS7.COM – Musim kemarau bertandang, Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) mengintai dari berbagai penjuru, terlebih lagi di tempat-tempat yang berpotensi melahirkan kebakaran, seperti semak belukar maupun tumpukan daun kering.

Di Kota Banjarbaru, ada beberapa titik yang rawan terjadinya kebakaran, seperti lahan yang berada di kawasan Kecamatan Landasan Ulin, tepatnya berada di Kelurahan Guntung Payung dan Kelurahan Syamsudin Noor serta di wilayah Kecamatan Cempaka.

Ketika barisan pemadam kebakaran ‘bergelut’ dengan Si Jago Merah, ada beberapa kendala yang dihadapi mereka. Di antaranya adalah tidak ditemukannya sumber mata air atau sumbernya kering yang berada dekat di kawasan terbakar tersebut. Sehingga menjadi penghambat dalam upaya memadamkan api. Di sisi lain, untuk mengatasi ketidaktersediaan hal tersebut, Badan Restorasi Gambut (BRG) membangun sumur bor.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarbaru, di Banjarbaru, wabil khusus di kawasan Kelurahan Guntung Payung dan Kelurahan Syamsudin Noor terdapat 50 buah sumur bor yang dibuat BRG.

Sebagaimana tujuan awal dibuatnya, pengadaan sumur bor oleh BRG ini diharapkan dapat menyediakan air, yang kemudian dapat difungsikan untuk membantu kinerja BPBD dan barisan pemadam kebakaran lainnya ketika mereka berupaya menaklukkan api. Namun, fakta di lapangan berkata lain, bahwa masih banyak sumur bor yang tidak dapat difungsikan secara maksimal.

Baca juga :

Reses di Batu Ampar Cempaka, Bang Haji Iyal Pastikan Bangun 50 Titik PJU dan Sumur Bor Induk

Selama Lebaran 2024, PLN Pastikan Pasokan Listrik Aman dan Andal

Layanan Mudik Lebaran Gratis dari PLN-BUMN Dibuka, Simak Cara Daftar dan Tahapannya

Untuk memastikan hal tersebut, pada hari Rabu, tanggal 7 Agustus 2019, Teras7.com melakukan peninjauan ke beberapa titik sumur bor yang berada di Kelurahan Guntung Payung dan Kelurahan Syamsudin Noor. Bahkan, ada sumur bor yang berada di Kelurahan Guntung Payung dengan nomor 04 mengalami kerusakan pada pipanya, sehingga besar kemungkinan tidak bisa difungsikan.

IMG 20190807 160434
Yunus Ariyandie sedang menunjukkan salah satu sumur bor yang terdapat di Guntung Payung. Foto: Salim

Yunus Ariyandie, JFU Subbid Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kota Banjarbaru menyampaikan, bahwa dari 50 titik sumur bor yang terbagi di Kelurahan Guntung Payung sebanyak 30 titik dan di Kelurahan Syamsudin Noor sebanyak 20 titik, ada sejumlah sumur bor yang tidak dapat dimanfaatkan, karena disebabkan oleh kebakaran maupun faktor alam.

Kerusakan tersebut bisa berupa bagian pipanya terbakar/meleleh karena berada dilokasi rawan kebakaran, sebab bahan pipanya tidak terbuat dari besi.

Yunus menerangkan, dari pantauannya di lapangan beberapa waktu lalu, dari 30 titik sumur bor yang berada di Kelurahan Guntung Payung, hanya 11 sampai 14 sumur bor yang dapat dimanfaatkan. Sedangkan di Kelurahan Syamsudin Noor hanya sekitar 10 buah.

“Kami bersama masyarakat, serta masyarakat peduli api (MPA) yang kami bentuk merasakan sumur-sumur bor yang ada belum bisa dimanfaatkan secara maksimal hingga saat ini, karena airnya tidak keluar/minim,” kata Yunus.

Yunus juga menyampaikan, bahwa anggaran atau biaya yang dikucurkan untuk membuat satu titik sumur bor tersebut sekitar Rp 2,5 juta. Keterangan tersebut, kata Yunus, berdasarkan informasi dari Badan Restorasi Gambut (BRG) Kalsel sebagai leading sectornya. Pihaknya sebagai instansi mengharapkan, BRG sebagai leading sectornya dapat memperhatikan keberadaan sumur-sumur bor tersebut.

Selain itu, ia juga menghimbau kepada masyarakat agar lebih peduli kepada lingkungan dengan tidak membakar lahan ketika hendak membuka lahan.

“Karena ada sanksi hukumnya yang sudah diatur dalam Undang-Undang, bisa ancaman hukuman kurungan atau denda,” terangnya.

Senada dengan apa yang disampaikan Yunus, Korlap MPA dan BSN Syamsudin Noor, Marsudi menyampaikan, bahwa sumur bor yang dibuat BRG tersebut tidak dapat dimanfaatkan secara optimal, sehingga tidak bisa difungsikan guna memadamkan Karhutla.

IMG 20190807 160451
Sumur bor hasil swadaya Tim MPA dan Resque Barokah Syamsudin Noor dan masyarakat. Foto: Salim

Usai menghadapi beberapa kali kejadian Karhutla, Ketua Tim MPA dan Resque Barokah Syamsudin Noor bersama masyarakat berswadaya membuat sendiri sumur bor.

“Sumur bor (hasil swadaya) dapat membantu suplai air untuk pemadaman Karhutla, tetapi kalau untuk pembasahan tidaklah cukup,” terangnya.

Dengan begitu, Marsudi mengharapkan, BRG dapat membuat sumur bor dengan kualitas bagus sehingga nantinya bisa difungsikan, tidak terbengkalai sia-sia. Berdasarkan informasi, katanya, ada 20 titik sumur bor di Syamsudin Noor.

“Mohon maaf, sumur bornya tidak ada fungsinya, jadi buatlah yang dapat berfungsi daripada dana habis sia-sia,” pungkasnya.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
6 Reviews 6 Reviews

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

83f51e18 4109 435a b616 14b65b7d5d3c
Rugikan PT AGM, Terdakwa Akui Surat Tanah Dicetak Mundur Tahun 2017 dalam Sidang di PN Kandangan
28 Juli 2026, 13.22
20260726 193045
Bupati Taufik Sampaikan 3 Pesan kepada 62 Pendeta HKBP yang Baru Ditahbiskan di Asahan
26 Juli 2026, 17.48
download 5
Tak Patuhi Ketentuan, Sejumlah Warung Kopi di Kertak Hanyar dan Mali-Mali Diberi SP1
4 Agustus 2026, 09.15
IMG 20260806 191642
Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua
6 Agustus 2026, 19.19
DJI 20260806093249 0177 Dbjbtv
Bye-Bye Macet! Wali Kota Lisa Percepat Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru
7 Agustus 2026, 22.15

You Might Also Like

Reses di Batu Ampar Cempaka, Bang Haji Iyal Pastikan Bangun 50 Titik PJU dan Sumur Bor Induk

Selama Lebaran 2024, PLN Pastikan Pasokan Listrik Aman dan Andal

Layanan Mudik Lebaran Gratis dari PLN-BUMN Dibuka, Simak Cara Daftar dan Tahapannya

Permudah Pembuatan Akta Kelahiran, Disdukcapil Balangan Hadirkan Inovasi Baru

Tahun 2024 Ini, 3 Fasilitas Publik di Tabalong Akan Dipasang WiFi Gratis

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?