Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Nadjmi Kerahkan SKPD Tangani Karhutla Yang Sebabkan Kabut Asap
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Nadjmi Kerahkan SKPD Tangani Karhutla Yang Sebabkan Kabut Asap

Maulana
Maulana 13 September 2019, 14.17
Share
DSC06411 scaled
SHARE

TERAS7.COM – Kebakaran lahan yang terjadi setiap harinya mengakibatkan seluruh wilayah di Kalimantan Selatan terdampak kabut asap tak terkecuali Banjarbaru dan sekitarnya.

Jumat pagi (13/09), Kota Banjarbaru dan sekitarnya selimuti kabut asap tebal yang mengganggu aktivitas masyarakat kota Banjarbaru khawatir kan akan berdampak buruk bagi masyarakat terutama anak-anak.

Menyikapi hal itu Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani dan Wakil Walikota Banjarbaru Darmawan jaya Setiawan mengadakan rapat koordinasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dan kabut asap yang terjadi di kota Banjarbaru pada musim kemarau tahun ini.

DSC06429
Papat Koordinasi Pencegahan Karhutla dan Kabut Asap di Ruang Tamu Utama Walikota Banjarbaru

Rapat koordinasi tersebut digelar di ruang tamu utama Walikota Banjarbaru dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru Said Abdullah, Dandim 1006/Martapura letkol arm Siswo Budiarto, Wakapolres Banjarbaru Kompol Andik Eko Siswanto dan seluruh kepala SKPD Kota Banjarbaru.

Dalam rapat tersebut Nadjmi Adhani mengumumkan status Banjarbaru menjadi darurat asap dan akan menurunkan dana tak terduga untuk anggaran penanggulangan kebakaran hutan dan lahan yang mengakibatkan terjadinya kabut asap yang mengganggu rutinitas masyarakat.

“Dana tak terduga kita masih ada 280 juta, dengan ini kita pergunakan untuk melakukan pencegahan kebakaran hutan dan lahan yang mengakibatkan kabut asap di Kota Banjarbaru,” ujarnya di depan peserta rapat koordinasi pencegahan karhutla dan kabut asap.

Selain itu Nadjmi Adhani yang didampingi Darmawan Jaya Setiawan juga menginstruksikan kepada Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru untuk menerbitkan surat edaran yang ditujukan kepada sekolah-sekolah di kota Banjarbaru, agar mengubah jam belajar pada waktu pagi hari, yang mulanya masuk sekolah pada pukul 7.30 Wita dirubah menjadi pukul 8.30 Wita atau pukul 9.00 Wita untuk sementara waktu.

DSC06428
Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani Didampingi Wakil Walikota Banjarbaru Darmawan Jaya Setiawan

Disamping itu Nadjmi juga memerintahkan kepada Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru untuk membagikan masker gratis kepada warga Kota Banjarbaru, agar tidak mudah terserang penyakit ISPA yang diakibatkan oleh kabut asap.

Najdmi meyakini bahwa kebakaran lahan yang terjadi bukan disebabkan oleh warga Kota Banjarbaru, tetapi diakibatkan oleh warga di luar kota Banjarbaru yang merambat ke wilayah Kota Banjarbaru.

“Selain itu dilihat dari kebakaran lahan yang terjadi di kota Banjarbaru sangat kecil dibandingkan daerah lain,” ucapnya.

Beranjak dari hal itu Najdmi memerintahkan kepada seluruh SKPD terkait seperti Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarbaru untuk saling membantu menurunkan bantuan Armada dan peralatan kepada petugas karhutla.

DSC06433
Dandim 1006/Martapura Letkol Arm Siswo Budiarto

“Kepada disperkim dan juga PUPR Kota Banjarbaru agar segera menurunkan peralatan yang dimiliki dan menurunkan Armada bantuan kepada petugas karhutla kita di lapangan untuk berjibaku memadamkan kebakaran lahan,”tegasnya.

Sementara Dandim 1006/Martapura Letkol Arm Siswo Budianto menjelaskan, kebakaran lahan yang terjadi lebih banyak dialami di wilayah kabupaten Banjar, sementara untuk wilayah Kota Banjarbaru hanya sebagian kecil namun sangat berdampak pada aktivitas penerbangan pesawat.

“Wilayah Guntung damar menjadi wilayah yang sering terjadi kebakaran lahan dan tentu lokasi yang sangat berdekatan dengan bandara Syamsudin Noor ini akan berdampak pada ada aktivitas penerbangan,” ungkapnya.

Sementara untuk penyebab kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di wilayah Kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar pihaknya sudah berhasil beberapa kali mengamankan pelaku pembakaran lahan yang dilakukan dengan sengaja.

Pengamanan dan penangkapan ini pun sudah dilakukan dan diserahkan kepada penegak hukum untuk memberikan efek jera.

Akan tetapi sepertinya masyarakat masih belum mengerti dan paham terhadap dampak dari pembakaran lahan sehingga antar petugas dan masyarakat masih kucing-kucingan hingga saat ini.

Dua wilayah yang ditangani oleh TNI dari Kodim 1006/Martapura memang tidaklah mudah, mereka bersama dengan tim petugas karhutla setelah bertugas selama 24 jam tanpa henti untuk memantau dan memadamkan kebakaran lahan yang terjadi.

Iya mengakui bahwa selama beberapa bulan terakhir anggotanya dan petugas karhutla lain bertarung melawan api dengan peralatan seadanya.

Alat pemadam kebakaran yang dimiliki oleh BPBD maupun petugas karhutla lainnya tidak mampu untuk menjangkau titik lokasi kebakaran karena pipa atau selang tidak cukup panjang.

Berdasarkan hal itu ia pun meminta bantuan kepada pemerintah kota Banjarbaru untuk mengadakanalat kecil pemadaman api yang sangat mudah untuk digunakan memadamkan api-api kecil yang membakar lahan.

“Kepada pemerintah kita berharap bisa melakukan pengadaan untuk alat ini harganya tidak terlalu mahal namun ini sangat berguna untuk memadamkan api yang membakar lahan,” ucapnya.

Diketahui alat alat pemadam api kecil ini hanya berkisar dengan harga sekitar Rp 2.000.000 saja, dan ini ini tidak perlu menggunakan selang pemadam untuk menjangkau lokasi kebakaran lahan.

“Cukup kita memiliki 9 unit saja saya yakin ini lebih efektif daripada pemadaman api menggunakan water bombing,” tambahnya.

Laporan dari BPBD Kota Banjarbaru terhitung dari bulan Juli 2019 hingga hari ini ini kebakaran lahan yang terjadi di kota Banjarbaru telah menghapuskan seluas 36000 hektar lebih dari 186 titik kebakaran.

BPBD Kota Banjarbaru juga telah mengupayakan dengan membentuk posko kebakaran sebanyak 8 titik didukung oleh relawan karhutla yang dibentuk oleh BPBD sendiri.

DSC06443
Suryanoor Ahmad, Kalak BPBD Kota Banjarbaru

“Dari laporan petugas BPBD di lapangan walau dengan peralatan seadanya mereka tetap semangat berjibaku memadamkan api apalagi kalau sudah mendekati permukiman warga,” kata Suryanoor Ahmad Kalak BPBD Kota Banjarbaru didepan peserta rapat.

Tidak jarang dari petugas pemadam kebakaran lahan mengalami minimnya anggaran operasional karena harus terjaga selama 24 jam sejak bulan Juli 2019 kemarin.

“Bahkan makan saja mereka harus bersama-sama, satu piring disantap oleh tiga sampai lima petugas,” pungkasnya.

Dia berharap dengan ini petugas pemadam kebakaran hutan dan lahan bisa mendapat perhatian dari masyarakat maupun pemerintah.

Baca juga :

Banjarbaru Waspada! Cuaca Ekstrem Diprediksi Hingga 3 Januari 2022

Bakal Jadi Salah Satu Dasar Hukum, BPBD Banjarbaru Berharap Regulasi Penanganan Bencana Secepatnya Disahkan

Kilas Balik Bencana Alam di Banjarbaru Sepanjang Tahun 2021

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
9 Reviews 9 Reviews

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

download 5
Tak Patuhi Ketentuan, Sejumlah Warung Kopi di Kertak Hanyar dan Mali-Mali Diberi SP1
5 Agustus 2026, 09.15
IMG 20260806 191642
Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua
6 Agustus 2026, 19.19
DJI 20260806093249 0177 Dbjbtv
Bye-Bye Macet! Wali Kota Lisa Percepat Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru
7 Agustus 2026, 22.15
IMG 20260808 120458
Rumah Janda Dua Anak di Banjarbaru Ini Terancam Digusur, Baskoro Kawal Penyelesaian Sengketa
8 Agustus 2026, 18.17
Compress 20260806 201843 3882 1024x683 1
Kalsel Punya Aset di Jakarta, DPRD Dorong Optimalisasi Guna Dongkrak PAD
7 Agustus 2026, 18.43

You Might Also Like

Banjarbaru Waspada! Cuaca Ekstrem Diprediksi Hingga 3 Januari 2022

Bakal Jadi Salah Satu Dasar Hukum, BPBD Banjarbaru Berharap Regulasi Penanganan Bencana Secepatnya Disahkan

Kilas Balik Bencana Alam di Banjarbaru Sepanjang Tahun 2021

Per 28 Oktober 2021, Kasus Covid-19 di RSUD Ratu Zalecha Nihil

RSD Idaman 0 Pasien, Angka Covid-19 Kota Banjarbaru Nihil

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?