Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Kasus Sungai Bakung, BPKP Dan Kejari Banjar “Pingpong”
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Kasus Sungai Bakung, BPKP Dan Kejari Banjar “Pingpong”

Rizki Saputera
Rizki Saputera 17 Oktober 2019, 16.29
Share
sungai bakung
SHARE

TERAS7.COM – Kasus Bangunan Pasar Sungai Bakung yang ditangani oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Banjar sejak 3 tahun yang lalu hingga saat ini masih belum ada titik terang.

Bahkan tahapan penyelidikan dan pemeriksaan keuangan yang melibatkan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Kalimantan Selatan hingga saat ini belum dilaksanakan.

Hal ini diungkapkan Koordinator Pengawas Bidang Investigasi BPKP Kalsel, Agus Salim kepada Teras7.com saat ditemui di Kantor BPKP Kalsel, Banjarbaru pada Rabu (16/10).

“Sejak kemarin sudah ada permintaan dari Kejari Kabupaten Banjar untuk penyelidikan dan pemeriksaan keuangan. Tapi berdasarkan analisa kami, data yang diserahkan Kejari masih kurang, sehingga kami menunggu data-data tersebut dilengkapi. Jadi kami belum menerbitkan surat tugas untuk mulai melakukan perhitungan,” ujarnya.

WhatsApp Image 2019 10 16 at 11.33.31
Koordinator Pengawas Bidang Investigasi BPKP Kalsel, Agus Salim

Kejari Kabupaten Banjar sendiri telah meminta BPKP Kalsel sejak awal 2019 untuk melakukan perhitungan kerugian keuangan negara dalam Kasus Bangunan Pasar Sungai Bakung.

Baca juga :

Dinkes Banjar Minta Warga Waspadai Kabut Asap Pekat, Puskesmas Disiagakan

e-Government Kabupaten Banjar Makin Manis, Layanan Digital hingga Infrastruktur Sudah Jangkau Desa

Kado Harjad ke-76 Kabupaten Banjar, Warga Dapat Layanan Operasi Katarak hingga Bibir Sumbing Gratis

“Karena bukti yang kami terima belum lengkap, beberapa kali sudah kami terima tapi selalu kurang lengkap. Jadi kami kirimkan kembali kepada Kejari Kabupaten Banjar agar melengkapi apa yang masih kurang,” terang Agus Salim.

BPKP Kalsel untuk memulai perhitungan memerlukan bukti-bukti berupa beberapa dokumen yang diperlukan sesuai dengan kasus dan permasalahan masing-masing kerugian negara.

“Kalau ada permintaan penyidik, pihak terkait akan kami undang untuk melakukan ekspos untuk menyamakan persepsi mengenai pelanggaran hukum dan baru bisa melakukan perhitungan tergantung pelanggaran apa yang disampaikan penyidik. Untuk dokumen terkait yang dilengkapi antara lain berapa anggarannya, berapa pembayarannya dan berapa kerugiannya. Mengenai kasus ini, kami masih menunggu kurang lebih 2 BAP dari Kejari Kabupaten Banjar,” ungkap Agus Salim.

WhatsApp Image 2019 06 30 at 20.30.03 1
Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Kabupaten Banjar, Tri Taruna

Sementara Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Kabupaten Banjar, Tri Taruna saat dihubungi melalui sambungan telepon via Whatsapp pada Kamis (17/10) memberikan keterangan yang berbeda.

Kejari Kabupaten Banjar telah meminta bantuan BPKP sejak setahun yang lalu untuk menghitung kerugian negara akibat kasus ini.

“Kami sudah menyerahkan berkas yang diperlukan ke BPKP Kalsel dan sudah lengkap,” ungkapnya.

Karena menganggap berkas yang diserahkan Kejari Kabupaten Banjar telah lengkap, Tri Taruna mengatakan jika BPKP Kalsel tidak bisa melakukan penghitungan, lebih baik serahkan kembali berkas tersebut.

“Kalau BPKP tidak mampu menghitung kerugian negara atas Kasus Pasar Sungai Bakung, lebih baik kembalikan berkasnya,” kata Tri Taruna.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
8 Reviews 8 Reviews

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

IMG 20260926 WA0032 scaled e1790408898730
Pererat Kemitraan Antar Vendor, Aston Tanjung City Hotel Kumpulkan 55 Event dan Wedding Organizer
26 September 2026, 15.48
89a452ae c910 4565 ae93 a74121580007 1
Dr. Iwan Aflanie Terpilih sebagai Rektor ULM Periode 2026-2030
2 Oktober 2026, 14.34
66593275 5a57 44a2 a0fc a71c2d8589d7
KAKI Kalsel Soroti Dugaan Mafia Tanah HSS di Kejati
21 September 2026, 16.25
IMG 20260924 WA0041 scaled e1790248419389
Pencarian Hari ke-12 KM Virgo Transport 8: Tim Penyelam Kembali Temukan 14 Korban, Total 150 Orang Ditemukan
24 September 2026, 19.15
Screenshot 2026 09 23 092554
Tingkatkan Nilai Tambah Produk Perikanan, Tiga Dosen ULM Turun ke Angsana
24 September 2026, 16.19

You Might Also Like

Dinkes Banjar Minta Warga Waspadai Kabut Asap Pekat, Puskesmas Disiagakan

e-Government Kabupaten Banjar Makin Manis, Layanan Digital hingga Infrastruktur Sudah Jangkau Desa

Kado Harjad ke-76 Kabupaten Banjar, Warga Dapat Layanan Operasi Katarak hingga Bibir Sumbing Gratis

Dispersip Banjar Butuh Air Bersih, BPBD Langsung Kirim 2.500 Liter

Soal Tarif Air, Warga Minta PTAM Intan Banjar Buka-Bukaan Biaya dan Tingkatkan Pelayanan

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?