Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Masyarakat Diminta Jujur Jika Ada Yang Terpapar Covid-19, Pemkab Banjar Siap Tanggung Kebutuhan Hidup Selama Isolasi
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Masyarakat Diminta Jujur Jika Ada Yang Terpapar Covid-19, Pemkab Banjar Siap Tanggung Kebutuhan Hidup Selama Isolasi

Rizki Saputera
Rizki Saputera 18 April 2020, 19.56
Share
corona 4933453 640
Ilustrasi : pixabay
SHARE

TERAS7.COM – Kasus Covid-19 di seluruh dunia kembali naik, dikutip dari Worldometer.org hingga Sabtu (18/4) pukul 11:21 GMT, tercatat ada 2.263.064 kasus dengan jumlah kasus aktif 1.527.054 kasus, jumlah kematian sebanyak 154.828 kasus dan pasien yang sembuh 581.182 orang.

Sementara di Indonesia sendiri ada 6,248 kasus aktif dengan 5,082 orang dalam Perawatan, 535 orang meninggal dan 631 orang dinyatakan sembuh.

Sedangkan di Kalimantan Selatan berdasarkan update pada Sabtu (18/4) pukul 16:00 Wita terdapat 91 kasus dengan 75 orang menjalani perawatan, 9 orang dinyatakan sembuh dan 7 orang meninggal dunia.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Banjar, dr. Diauddin mengatakan penularan virus asal Negara China ini terjadi sangat cepat dan tak terdeteksi sehingga dapat dikatakan cukup berbahaya.

WhatsApp Image 2020 04 18 at 14.22.31
Sekda Banjar, HM. Hilman didampingi Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Banjar, dr. Diauddin

“Yang berbahaya Covid-19 ini bukan tingkat kematian karena infeksi virus, karena secara persentasi 2-3% saja. Tapi yang membahayakan adalah penyebarannya yang sangat cepat dan jika terjadi ledakan kasus dalam waktu bersamaan, kami pastikan petugas kesehatan kita akan kewalahan dan fasilitas yang kita miliki tak mampu menangani semuanya. Ini bisa menjadi bencana bagi kita,” ungkapnya.

Baca juga :

Dinkes Banjar Minta Warga Waspadai Kabut Asap Pekat, Puskesmas Disiagakan

e-Government Kabupaten Banjar Makin Manis, Layanan Digital hingga Infrastruktur Sudah Jangkau Desa

Kado Harjad ke-76 Kabupaten Banjar, Warga Dapat Layanan Operasi Katarak hingga Bibir Sumbing Gratis

Penyebaran virus ini lanjut Kadinkes Banjar ini dapat terjadi melalui percikan air liur (droplet) ketika batuk, bersin hingga pada berbicara, dan dapat pula ditemukan pada darah, kotoran manusia (feses) dan cairan air mata.

“Karena itu kita meminta agar masyarakat menggunakan masker saat keluar rumah. Tujuan utamanya bukan karena kita takut tertular, tapi jangan sampai kita menularkan virus ini, apalagi kita tidak tahu siapa yang tertular atau tidak. Banyak penderita yang tak menunjukkan gejala klinis dan juga kemampuan kita untuk memeriksa seluruh warga kita sangat susah,” ujarnya.

Kalau masyarakat memakai masker ketika keluar rumah, menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan social distancing serta physical distancing, kasus penyebaran dapat ditekan hingga 70%.

“Misalnya kalau tak ada social distancing dan physical distancing, dari 400 kasus bisa naik menjadi 6000 kasus secara statistic hanya dalam jangka waktu 5 hari. Tapi kalau itu dilakukan, peningkatan secara statistic hanya naik menjadi 500 kasus saja. Makanya kami sangat menekankan agar masyarakat tak melaksanakan pengumpulan massa untuk sementara waktu,” jelas Diauddin.

coronavirus 4914026 640
Masyarakat diminta untuk menggunakan masker ketika keluar rumah. Ilustrasi

Sementara itu Sekda Banjar, HM. Hilman meminta agar masyarakat agar jujur dan dapat melaporkan segera jika terjadi dugaan kasus Covid-19, karena sekarang masyarakat adalah garda terdepan pencegahan penularan Covid-19.

“Masyarakat harus aktif melaporkan bila ada warga yang datang dari luar daerah agar penularan bisa kendalikan. Mereka harus melakukan isolasi di rumah selama 14 hari di rumah. Masyarakat jangan takut, karena Pemkab Banjar sudah menyiapkan Jaring Pengaman Sosial,” katanya.

Melalui Jaring Pengaman Sosial yang telah disiapkan tersebut, Pemkab Banjar ujar Hilman siap menanggung kebutuhan hidup masyarakat selama masa isolasi.

“Kalau masyarakat tak mampu melakukan isolasi mandiri di rumah, kita sudah siapkan tempat karantina terpusat dan seluruh kebutuhan ditanggung pemerintah. Jadi tidak perlu khawatir, asal masyarakat melaporkan ke gugus tugas,” ucapnya.

IMG 20200401 WA00442 1536x1060 1
Guest House Sultan Sulaiman yang berada di Jalan A. Yani Martapura ini disiapkan menjadi pusat karantina terpusat dan seluruh kebutuhan hidup selama isolasi bagi masyarakat yang terpapar Covid-19 dan tak bisa melakukan isolasi mandiri di rumah

Demikian pula Dandim 1006/Martapura, Letkol Arm Siswo Budiarto mengingatkan agar masyarakat tidak perlu takut, panik dan resah karena Covid-19 sudah ada di sekitar masyarakat.

“Yang penting pertahankan lingkungan dan agar masyarakat jujur jika ada kenalannya yang terpapar dan segera melaporkannya ke gugus tugas, agar tak terjadi penyebaran Covid-19 yang massiv karena ketidakjujuran masyarakat,” katanya.

Letkol Siswo juga menghimbau agar masyarakat patuh dan mengikuti himbauan pemerintah mulai dari hal terkecil, misalnya menggunakan masker saat berada di luar rumah.

“Kami ingatkan agar masyarakat yang tak bisa tinggal di rumah agar menggunakan masker saat keluar rumah. Kita masih banyak melihat masyarakat tak memakai, alasannya macam-macam seperti tertinggal. Ini bentuk dari kurangnya kesadaran masyarakat, padahal sudah nyata dan terbuka bahwa telah terjadi penularan transmisi lokal dari daerah tetangga kita. Mari kita amankan diri, keluarga dan lingkungan masing-masing dengan mengikuti himbauan pemerintah,” tegasnya.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

download 5
Tak Patuhi Ketentuan, Sejumlah Warung Kopi di Kertak Hanyar dan Mali-Mali Diberi SP1
5 Agustus 2026, 09.15
IMG 20260806 191642
Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua
6 Agustus 2026, 19.19
DJI 20260806093249 0177 Dbjbtv
Bye-Bye Macet! Wali Kota Lisa Percepat Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru
7 Agustus 2026, 22.15
IMG 20260808 120458
Rumah Janda Dua Anak di Banjarbaru Ini Terancam Digusur, Baskoro Kawal Penyelesaian Sengketa
8 Agustus 2026, 18.17
Compress 20260806 201843 3882 1024x683 1
Kalsel Punya Aset di Jakarta, DPRD Dorong Optimalisasi Guna Dongkrak PAD
7 Agustus 2026, 18.43

You Might Also Like

Dinkes Banjar Minta Warga Waspadai Kabut Asap Pekat, Puskesmas Disiagakan

e-Government Kabupaten Banjar Makin Manis, Layanan Digital hingga Infrastruktur Sudah Jangkau Desa

Kado Harjad ke-76 Kabupaten Banjar, Warga Dapat Layanan Operasi Katarak hingga Bibir Sumbing Gratis

Masuk Kios Warga di Martapura, Seekor Biawak Langsung Diamakan Petugas Damkar

Dispersip Banjar Butuh Air Bersih, BPBD Langsung Kirim 2.500 Liter

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?