Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Ekspose Pembukaan Ponpes, Sekda Banjar Sebut Rekomendasi Keluar Jika Bisa Taati Protokol Kesehatan
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Ekspose Pembukaan Ponpes, Sekda Banjar Sebut Rekomendasi Keluar Jika Bisa Taati Protokol Kesehatan

Rizki Saputera
Rizki Saputera 7 Juli 2020, 22.24
Share
IMG 20200707 WA0048
SHARE

TERAS7.COM – Pemkab Banjar menggelar Ekspose Pembukaan Pondok Pesantren yang dipimpin oleh Sekda Banjar, HM. Hilman di Mahligai Sultan Adam, Martapura pada Selasa siang (7/7).

Kegiatan ini dihadiri oleh puluhan perwakilan pimpinan dan pengurus pondok pesantren yang ada di Kabupaten Banjar ini merupakan sosialisasi tata cara pembukaan kembali kegiatan pembelajaran tatap muka di Pendidikan keagamaan.

Selain itu, salah satu pondok pesantren, yaitu Ponpes Darul Hijrah Putra melakukan persentasi kesiapan mereka untuk membuka kembali pembelajaran di tengah pandemi Covid-19 setelah mengajukan izin rekomendasi dan survei yang dilakukan tim dari Gugus Tugas.

IMG 20200707 WA0043

Sekda Banjar, HM. Hilman mengatakan pertemuan hari ini berfokus pada sosialisasi surat keputusan bersama (SKB) empat menteri, yaitu Menteri Kesehatan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, dan Menteri Dalam Negeri sebagai panduan pelaksanaan pendidikan di daerah saat era kenormalan baru ditengah pandemi Covid-19.

Baca juga :

Soal Tarif Air, Warga Minta PTAM Intan Banjar Buka-Bukaan Biaya dan Tingkatkan Pelayanan

Ancaman Bencana Alam Hantui Kabupaten Banjar, Pemerintah Perkuat Literasi Kebencanaan

Obat Batuk Seledryl Jadi Tren Nge-Fly Remaja, RSUD Raza Ingatkan Dampak Fatalnya

SKB Empat Menteri tersebut menjadi acuan pemerintah daerah dalam mengatur satuan pendidikan dalam melaksanakan pembelajaran tatap muka yang mengutamakan kesehatan dan keselamatan bagi semua warga satuan pendidikan berdasarkan protokol kesehatan.

“Bagaimana proses belajar mengajar berlangsung, ada mekanisme yang harus dipenuhi hingga kita bisa memberikan keyakinan dalam proses itu apabila direkomendasikan untuk bisa dilaksanakan saat transisi pola kehidupan baru mewujudkan masyarakat produktif aman Covid-19 dan masyarakat bisa patuh menjalankan protokol kesehatan hingga proses pembelajaran bisa berjalan dengan persyaratan ketat,” ujarnya.

IMG 20200707 WA0044

Pembelajaran melalui tatap muka di pondok pesantren dan satuan Pendidikan keagamaan lain bisa dibuka kembali asal menaati protokol Kesehatan, walau daerah tersebut masih masuk zona merah.

“Bicara mengenai aturan memang tidak memungkinkan, tapi jika realitas sekarang bagaimana pertimbangan dari gugus tugas dan keluhan pengurus pondok pesantren, hal ini menjadi perhatian Pemkab. Kita tak bisa hanya berpasrah saja, tapi juga mencarikan solusi agar kita berada pada sisi aman terhadap Covid dan bisa menjadi masyarakat yang produktif. Jadi disini kita menyampaikan bagaimana mekanisme yang harus saat mengajukan izin rekomendasi kepada gugus tugas, karena semuanya memang kembali pada keputusan gugus tugas,” beber Hilman.

 

Jika pimpinan dan pengurus pondok pesantren bisa menjalankan protokol kesehatan dengan baik dan ada pihak yang tanggung jawab, gugus tugas dapat memberikan rekomendasi pembukaan kembali pondok pesantren.

“Namun jika ada kejadian tersebarnya Covid-19 setelah dibuka, maka akan kita tutup lagi dan penanggung jawabnya jelas sehingga kita tahu apa tindakan yang akan kita lakukan selanjutnya,” sebutnya.

Hilman mengatakan pondok pesantren yang melaksanakan pendidikan dengan sistem asrama lebih mudah dan menyakinkan untuk bisa menjalankan protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran sehingga bisa mendapatkan rekomendasi izin pembukaan kembali.

IMG 20200707 WA0045

“Yang sulit memang pondok pesantren yang santrinya bolak balik seperti Pendidikan umum sehingga belum direkomendasikan tatap muka, masih menjalankan pembelajaran dari rumah. Namun tetap kita berikan kesempatan dan mencoba mendapatkan izin rekomendasi, karena itu menjadi tantangan bagi pondok pesantren itu untuk melaksanakan protokol kesehatan dengan disiplin dan bertanggung jawab menjaga keselamatan santri, tenaga pengajar dan pengelola pondok pesantren,” ungkapnya

Sementara itu Kadinkes Banjar, dr. Diauddin mengatakan ada 3 prinsip yang harus dipenuhi oleh pondok pesantren jika ingin buka, sebagaimana sektor lainnya.

IMG 20200707 WA0046

“Sama seperti yang lain, yaitu jaga jarak, pakai masker dan jaga kebersihan tangan. Itu 3 prinsip yang harus dilakukan. Untuk jaga jarak tentu saja harus membatasi jumlah santri dengan mengurangi kapasitas kelas, santri wajib memakai masker dan juga harus menyediakan tempat cuci tangan,” katanya.

Juru Bicara Gugus Tugas ini menambahkan jika pondok pesantren yang menggunakan sistem asrama dibuka, maka santri sebelum masuk ke pesantren harus bersih dari paparan Covid-19 dengan melakukan isolasi 11-14 hari.

Sementara itu, Staf Sekretariat Ponpes Darussalam Martapura, Muhammad Jauhari mengungkapkan pihaknya akan membuka kembali Darussalam pada 14 Juli 2020 mendatang, bertepatan dengan tanggal masehi pendirian Ponpes tertua di Kota Martapura ini.

“Kita akan berusaha sebisa mungkin melaksanakan protokol kesehatan di lingkungan pondok dengan memakai termo gun, menyediakan tempat cuci tangan dan menjaga jarak santri,” ujarnya.

IMG 20200707 WA0047

Namun karena banyaknya jumlah santri di Darussalam sehingga menyulitkan pelaksanaan menjaga jarak, pihaknya sedang menyusun system masuk bergantian.

“Jadi kita akan bagi tiga, separo masuk hari ini dan separonya akan masuk di hari lain, ini masih kita bahas. Juga nanti aka nada pembelajaran tambahan di Mesjid Al Karomah,” bebernya.

Ponpes Darussalam Martapura lanjut Jauhari telah mengajukan izin rekomendasi pembukaan kembali dan ia optimis akan mendapatkan persetujuan.

“Lolos atau tak lolos pun pasti aka nada penjelasan dari gugus tugas dimana kekurangan yang harus kita penuhi. Prinsipnya kita yakin saja akan lolos, karena selama pertemuan tadi ada komitmen dari gugus tugas, kalau ada kekurangan pasti kita akan diberikan solusi yang akan menjadi bahan pertimbangan bagi kita,” terangnya.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0

Populer Bulan Ini

83f51e18 4109 435a b616 14b65b7d5d3c
Rugikan PT AGM, Terdakwa Akui Surat Tanah Dicetak Mundur Tahun 2017 dalam Sidang di PN Kandangan
28 Juli 2026, 13.22
20260726 193045
Bupati Taufik Sampaikan 3 Pesan kepada 62 Pendeta HKBP yang Baru Ditahbiskan di Asahan
26 Juli 2026, 17.48
download 5
Tak Patuhi Ketentuan, Sejumlah Warung Kopi di Kertak Hanyar dan Mali-Mali Diberi SP1
4 Agustus 2026, 09.15
IMG 20260806 191642
Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua
6 Agustus 2026, 19.19
DJI 20260806093249 0177 Dbjbtv
Bye-Bye Macet! Wali Kota Lisa Percepat Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru
7 Agustus 2026, 22.15

You Might Also Like

Soal Tarif Air, Warga Minta PTAM Intan Banjar Buka-Bukaan Biaya dan Tingkatkan Pelayanan

Ancaman Bencana Alam Hantui Kabupaten Banjar, Pemerintah Perkuat Literasi Kebencanaan

Obat Batuk Seledryl Jadi Tren Nge-Fly Remaja, RSUD Raza Ingatkan Dampak Fatalnya

Catat! Ini Jadwal Lengkap Imsak dan Buka Puasa Ramadan 1447 H se-Kalsel

Momen Khusyuk Salat Tarawih Perdana di Masjid Negara IKN

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?