Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Ancaman Bencana Alam Hantui Kabupaten Banjar, Pemerintah Perkuat Literasi Kebencanaan
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Ancaman Bencana Alam Hantui Kabupaten Banjar, Pemerintah Perkuat Literasi Kebencanaan

Muhammad Ariandi
Muhammad Ariandi 6 Agustus 2026, 19.30
Share
IMG 20260805 WA0023
Sosialisasi Penguatan Literasi Kebencanaan di Aula BKPSDM Kabupaten Banjar, Martapura, Rabu (05/08/2026). (Foto: MC Kab Banjar)
SHARE

TERAS7.COM – Pemerintah Kabupaten Banjar terus memperkuat upaya mitigasi bencana melalui peningkatan literasi kebencanaan sebagai langkah strategis membangun masyarakat yang tangguh, adaptif, dan siap menghadapi berbagai potensi bencana, khususnya banjir, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta tanah longsor.

Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar H Yudi Andrea saat menghadiri Sosialisasi Penguatan Literasi Kebencanaan untuk Meningkatkan Kesiapsiagaan Masyarakat Kalimantan Selatan dalam Menghadapi Ancaman Bencana di Aula BKPSDM Kabupaten Banjar, Martapura, Rabu (05/08/2026).

Yudi mengatakan, Kabupaten Banjar bersama wilayah lain di Kalimantan Selatan memiliki tingkat kerawanan terhadap berbagai jenis bencana.

Karena itu, paradigma penanggulangan bencana perlu bergeser dari penanganan pascabencana menuju upaya mitigasi risiko dan peningkatan kesiapsiagaan masyarakat.

“Literasi kebencanaan merupakan fondasi penting dalam membangun ketahanan masyarakat. Bencana memang tidak selalu dapat dihindari, namun dampaknya, terutama risiko korban jiwa maupun kerugian material, dapat ditekan apabila masyarakat memiliki pengetahuan, pemahaman, serta keterampilan yang memadai dalam menghadapi situasi darurat,” ujarnya.

Baca juga :

Anak Belajar dari Apa yang Dilihat, Andi Irmayani Ingatkan Pentingnya Peran Orang Tua dan Guru

Soal Aspirasi Hibah dan Bansos, Nurkhalis: Boleh Diusulkan, Tapi…

Di Tengah Kabut Asap Karhutla, RSD Idaman Banjarbaru Catat 76 Kasus ISPA

Menurutnya, literasi kebencanaan tidak hanya sebatas pemahaman teoritis, tetapi harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari melalui pemahaman jalur evakuasi, pelaksanaan simulasi penanggulangan bencana, pemanfaatan sistem peringatan dini, hingga pembentukan budaya siaga bencana di lingkungan keluarga maupun komunitas.

“Literasi kebencanaan bukan sekadar teori, melainkan pemahaman praktis mengenai jalur evakuasi, simulasi mandiri, peringatan dini, serta budaya siaga bencana di lingkungan keluarga dan komunitas,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Yudi juga mengapresiasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Komisi VIII DPR RI yang telah menyelenggarakan sosialisasi di Kabupaten Banjar.

Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat, BPBD, hingga pemerintah desa dan kelurahan melalui berbagai program pengurangan risiko bencana, seperti Desa Tangguh Bencana (Destana), pembinaan relawan siaga, serta peningkatan kapasitas masyarakat secara berkelanjutan.

Sementara itu, Anggota DPR RI Komisi VIII Daerah Pemilihan Kalimantan Selatan I, Sandi Fitria Noor, mengatakan Komisi VIII DPR RI memberikan perhatian besar terhadap penguatan sistem penanggulangan bencana nasional, salah satunya melalui peningkatan literasi kebencanaan dan dukungan regulasi.

Menurutnya, BPBD perlu terus diperkuat sebagai garda terdepan penanggulangan bencana karena berhadapan langsung dengan masyarakat.

“Khusus di Kalsel, kita dihadapkan pada ancaman banjir dan karhutla. Karena itu, keterlibatan aktif masyarakat menjadi faktor yang sangat menentukan dalam upaya pencegahan maupun penanganan bencana,” katanya.

Ia menambahkan, kesiapsiagaan harus menjadi budaya yang terus dibangun agar masyarakat mampu menghadapi berbagai ancaman bencana secara lebih baik.

“Secara umum kita harus menjadi bangsa yang tangguh dan siap menghadapi setiap ancaman bencana. Inilah semangat yang harus kita tanamkan bersama, bahwa keselamatan bukanlah keberuntungan, melainkan hasil dari persiapan yang matang,” tutupnya.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

ad7c1503 2c70 40f5 b312 c8da05c371eb
Kabar Duka, Mantan Gubernur Kalsel Rudy Ariffin Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun
6 September 2026, 12.30
IMG 20260828 WA0018
Wali Kota Lisa Murka! UGD Puskesmas Sungai Ulin Diduga Kosong saat Pasien Kritis Butuh Pertolongan
28 Agustus 2026, 11.11
IMG 20260828 WA0022 e1787888367224
Tak Peduli Asal Domisili, Lisa Halaby Tegaskan Pasien Kritis Wajib Ditolong: Nyawa Harus Diselamatkan!
28 Agustus 2026, 11.40
WhatsApp Image 2026 08 27 at 15.50.49 2
Andi Irmayani Tekankan Pentingnya Adab ke Siswa Sekolah Rakyat Tanah Bumbu
29 Agustus 2026, 09.32
IMG 20260825 WA0002
3 Titik Kebakaran Lahan Terjadi di Tanah Bumbu dalam Sehari, 10 Hektare Terdampak
29 Agustus 2026, 09.49

You Might Also Like

Anak Belajar dari Apa yang Dilihat, Andi Irmayani Ingatkan Pentingnya Peran Orang Tua dan Guru

Soal Aspirasi Hibah dan Bansos, Nurkhalis: Boleh Diusulkan, Tapi…

Di Tengah Kabut Asap Karhutla, RSD Idaman Banjarbaru Catat 76 Kasus ISPA

Jalan Al Jafri Makin Padat, Nurkhalis Tawarkan Opsi Pelebaran atau Drainase Tertutup

3 Titik Kebakaran Lahan Terjadi di Tanah Bumbu dalam Sehari, 10 Hektare Terdampak

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?