Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Relokasi Pasar Banjarbaru, Kalau Lambat Setuju Akan Kehilangan Lapak
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Relokasi Pasar Banjarbaru, Kalau Lambat Setuju Akan Kehilangan Lapak

Muhammad Ariandi
Muhammad Ariandi 21 Januari 2021, 12.05
Share
WhatsApp Image 2021 01 21 at 10.23.56
SHARE

609 Toko Setuju untuk Direlokasi

TERAS7.COM – Teka-teki terkait rencana relokasi Pasar Bauntung Banjarbaru masih simpang siur, namun sudah ada sekitar 1.132 pedagang dari total 609 toko yang ada di pasar tersebut setuju untuk direlokasi.

Contents
609 Toko Setuju untuk DirelokasiLebih Memilih untuk Tetap Bertahan

Hal tersebut disampaikan langsung Kepala UPTD Pasar Bauntung Banjarbaru, Muhammad Mahrus kepada Teras7.com saat ditemui di ruangannya. Kamis (21/01).

“Ada sekitar 1.132 orang yang mau ikut, yang mana terdiri dari pedagang serta Pedagang Kaki Lima (PKL),” ucap Mahrus.

PKL di pasar itu sendiri dikatakan Mahrus terbagi menjadi dua, ada PKL siang dan PKL subuh, dan tegaskannya bahwa untuk PKL subuh bukan wewenang pihaknya.

Kemudian, Mahrus mengatakan bahwa dalam mencapai kesepakatan relokasi tersebut pihaknya sudah melakukan sosialisasi sebanyak 3 kali.

Baca juga :

Perkuat Mitigasi Banjir, Normalisasi Sungai dan Drainase Sasar Hampir Semua Kecamatan di Banjarbaru

Pasar Murah Bersubsidi Banjarbaru Tuntas di 5 Kelurahan, Gas 3 Kg Jadi Primadona

Transaksi Digital di Kabupaten Banjar Belum Merata, Kebiasaan Tunai di Desa Jadi Tantangan

“Sosialiasi dilakukan kurang lebih 3 kali, ada 1 kali dilaksanakan di UPTD dan 2 kali di gedung Bina Satria,” ujarnya.

Mahrus pun beranggapan bahwa yang menjadikan pedagang ingin untuk direlokasi ialah tempat baru yang dinilainya lebih nyaman dari sebelumnya.

“Mungkin ketertarikan tempat yang masih baru tadi membuat orang mau,” katanya.

Untuk lapak sendiri kata Mahrus tidak ada di pasar yang baru, dan PKL yang sebelum berjualan di lapak akan ditempatkan di los.

“Disana tidak ada lagi lapak, jadi disana cuma ada ruko, toko, los,” ucapnya.

“Jadi kemungkinan para pelapak akan di tempatkan di los, itu pun terbagi dua, yaitu los basah dan los kering,” tambahnya.

Lebih Memilih untuk Tetap Bertahan

Hal tersebut berbanding terbalik dengan pernyataan salah seorang pedagang di pasar tersebut yang enggan disebutkan namanya.

Dirinya mengatakan bahwa hati kecilnya lebih memilih untuk tetap bertahan di pasar yang sudah ada sejak tahun1964 tersebut.

“Kalau seandainya kami boleh memilih, karena sudah lama disini, kami pengennya disini,” katanya.

Dirinya mengatakan bahwa kehendak pindah ini merupakan desakan dari pedagang lain yang beranggapan kalau lambat setuju akan kehilangan tempat di pasar yang baru.

“Padahal pindah ini bukan kehendak hati nurani kami, melainkan karena pemikiran banyak orang yang takut kehilangan tempat disana,” ungkap.

Menurutnya mungkin dari 75 persen pedagang yang ada di pasar tersebut dari hati kecilnya banyak tidak setuju dengan relokasi pasar.

Selain itu, dirinya juga mengatakan bahwa sampai saat ini dirinya masih belum tahu kejelasan kebijakan di pasar yang baru, apakah akan dilakukan pergantian ganti rugi atau malah disuruh membeli.

“Disini saya nyewa tempat, dan pemilik toko ini pun tidak tahu bagaimana masih nasib disana, apakah ada pergantian atau disana disuruh membeli,” katanya.

Dirinya juga beranggapan bahwa menurutnya hal yang membuat kumuh pasar tersebut ialah adanya pasar subuh yang membuat macet jalan serta menimbulkan bau tidak sedap.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

IMG 20260926 WA0032 scaled e1790408898730
Pererat Kemitraan Antar Vendor, Aston Tanjung City Hotel Kumpulkan 55 Event dan Wedding Organizer
26 September 2026, 15.48
89a452ae c910 4565 ae93 a74121580007 1
Dr. Iwan Aflanie Terpilih sebagai Rektor ULM Periode 2026-2030
2 Oktober 2026, 14.34
66593275 5a57 44a2 a0fc a71c2d8589d7
KAKI Kalsel Soroti Dugaan Mafia Tanah HSS di Kejati
21 September 2026, 16.25
IMG 20260924 WA0041 scaled e1790248419389
Pencarian Hari ke-12 KM Virgo Transport 8: Tim Penyelam Kembali Temukan 14 Korban, Total 150 Orang Ditemukan
24 September 2026, 19.15
Screenshot 2026 09 23 092554
Tingkatkan Nilai Tambah Produk Perikanan, Tiga Dosen ULM Turun ke Angsana
24 September 2026, 16.19

You Might Also Like

Perkuat Mitigasi Banjir, Normalisasi Sungai dan Drainase Sasar Hampir Semua Kecamatan di Banjarbaru

Pasar Murah Bersubsidi Banjarbaru Tuntas di 5 Kelurahan, Gas 3 Kg Jadi Primadona

Transaksi Digital di Kabupaten Banjar Belum Merata, Kebiasaan Tunai di Desa Jadi Tantangan

7 Tahun Menanti, Jalan Tekukur Akhirnya Diperkeras, Warga: Terima Kasih Ibu Wali Kota

MTQ XIX Balangan Jadi Berkah bagi Pelaku UMKM

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?