TERAS7.COM – Banjir yang terjadi di tiga kecamatan di Bumi Ije Jela, yakni Kecamatan Jejangkit, Mandastana dan Alalak turut mendapatkan rasa peduli dari Sumber Daya Manusia Program Keluarga Harapan (SDM PKH) Kabupaten Barito Kuala (Batola).
Karena itu, SDM yang fungsi dan tugasnya di bawah koordinasi dari Dinas Sosial Kabupaten Barito Kuala ini, turut serta melaksanakan penyaluran bantuan kepada korban banjir, baik yang berada di Posko pengungsian atau yang memilih bertahan bersama kepungan banjir di rumah masing-masing.
“Alhamdulillah, kami dari PKH Kabupaten Barito Kuala, juga turut berpartisipasi memberikan bantuan berupa sembako dan sejumlah perlengkapan bayi seperti popok dan susu, bagi korban banjir yang mengungsi di sini,” kata Raudatul, salah seorang SDM PKH yang bertugas sebagai Pendamping Sosial di Kecamatan Bakumpai.
Hal senada juga dikatakan Noorhikmah, Pendamping Sosial PKH Kecamatan Marabahan.
“Alhamdulilah, bisa lagi menyampaikan bantuan dari PKH Kabupaten Barito Kuala, untuk saudara kita yang saat ini berada di Posko Pengungsian Desa Bagus Kecamatan Marabahan,” katanya.

Noorhikmah juga menambahkan, bantuan yang disalurkan tersebut dibeli dari hasil urunan seluruh SDM PKH Kabupaten Barito Kuala, serta beberapa orang dermawan yang turut peduli terhadap korban banjir.
“Penyaluran bantuan ini juga sebagai wujud kepedulian kami, seluruh SDM PKH Kabupaten Barito Kuala, terhadap sesama manusia, untuk sedikit meringankan beban korban banjir,” pungkas Raudatul.
Sementara itu, tercatat hampir sekitar 9000 korban banjir yang terpaksa harus mengungsi hingga ke beberapa kecamatan di wilayah Kabupaten Barito Kuala.
“Kemungkinan masih bertambah, karena data ini bersifat sementara. Kita masih menunggu laporan dari pihak kecamatan,” ungkap Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Barito Kuala Sumarno.
Ia menambahkan, saat ini debit air sudah mengalami penurunan yang sangat signifikan. “Turun mencapai 20 centimeter. Terkecuali di wilayah Jejangkit dan Mandastana. Seperti di Desa Bahandang dan Cahaya Baru, airnya masih tinggi,” terang Sumarno.