TERAS7.COM -Pemerintah Kota Banjarmasin yang diwakili oleh Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina menyambut baik kehadiran Kapal Kemanusiaan dari Aksi Cepat Tanggap (ACT) untuk membantu warga yang masih terdampak banjir.
Menurutnya, dengan adanya Kapal Kemanusiaan ini mampu menghadirkan asa baru untuk korban terdampak banjir di Kalimantan Selatan, khususnya di Kota Banjarmasin.
“Terutama bantuan melalui ACT, semoga amal ibadah para dermawan bermanfaat dan mendapatkan pahala dan sangat membantu saudara-saudara kita di Kalsel yang pada hari ini telah memasuki hari ke 18 musibah banjir,” ucap Ibnu Sina.

Tidak lupa, orang nomor satu di Kota Banjarmasin ini juga memberikan apresiasi penuh untuk relawan ACT, yang telah menyalurkan bantuan yang tidak lain adalah amanah yang harus disalurkan untuk korban banjir.
“Mudah-mudahan misi kemanusiaan ini tetap didukung oleh semua pihak, terutama warga di Kalsel senang sekali dengan hadirnya bantuan yang berjumlah 1.000 ton ini,” imbuh Ibnu.
Untuk dapat diketahui, kapal kemanusiaan tersebut sedikitnya mengangkut 1.000 ton bantuan logistik, yang akan disalurkan langsung kepada penyintas banjir di Bumi Lambung Mangkurat.

Kapal Kemanusiaan Kalsel dari Aksi Cepat Tanggap (ACT), yang berisi bantuan untuk penyintas musibah banjir di Kalsel tersebut sudah tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin pada, Minggu (31/01).
Sementara itu, Kepala Cabang ACT Kalsel Zainal Arifin menambahkan, bahwa kapal yang mengangkut bantuan dengan menggunakan 35 kontainer tersebut, merupakan kepedulian dan tanggung jawab besar pihaknya yang telah berkiprah di bidang kemanusiaan dalam 15 tahun terakhir.
“Karena, di masa recovery inilah yang dibutuhkan berbagai bantuan. Sehingga, salah satu ikhtiarnya adalah mendatangkan kapal kemanusiaan ini di Kalsel,” tutur Zainal.
Zainal juga berharap agar kapal kemanusiaan ini dapat membantu masyarakat yang masih terdampak banjir maupun yang sudah dalam masa pemulihan pasca banjir.

Kemudian lanjut Zainal, adapun sebanyak 1.000 logistik yang dibawa oleh Kapal Kemanusiaan ini berasalah dari kantor ACT yang ada di berbagai wilayah indonesia.
“Mereka (kantor cabang ACT di seluruh Indonesia) memang bergotong royong menghimpun bantuan berupa uang tunai maupun sembako dan dihimpun dalam satu kapal yang diberangkatkan dari Kota Surabaya. Jadi (bantuan) ini adalah himpunan dari seluruh Indonesia,” pungkas Zainal.