TERAS7.COM – Polda Kalsel menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertemakan “Peran Serta Pelaku Usaha di Provinsi Kalsel Dalam Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Selasa (02/03/2021).
Kegiatan tersebut dihadiri juga PJ Sekda Provinsi Kalsel, Ketua DPRD Kalsel, Danrem 101/Antasari, Ka Akun Lanal Banjarmasin, Kabintal Lanud Sjamsudin Noor, Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Kalsel, Wakajati Kalsel, Kepala BIN Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel, para Narasumber Penyaji Materi, para Pelaku Usaha Provinsi Kalsel dan seluruh Peserta FGD.
Kapolda Kalsel Irjen Pol Rikwanto menyampaikan, Pandemi Covid-19 telah menjadi wabah penyakit kesehatan dan kemanusiaan di abad ini, yang berimbas pada semua lini kehidupan manusia. Berawal dari masalah kesehatan, dampak Pandemi Covid-19 telah meluas hingga meliputi masalah sosial sampai dengan ekonomi.
Dampak lainnya yang ditimbulkan Pandemi Covid-19 pada sektor perekonomian, yakni mengakibatkan terjadinya perlambatan pertumbuhan ekonomi, di mana pada kuartal kedua tahun 2020 pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat minus 5,32%, dan pada kuartal ketiga tahun 2020 minus 3,49%.
Selain penanganan krisis kesehatan, Pemerintah juga menjalankan program PC – PEN (Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional) sebagai respon atas penurunan aktivitas masyarakat yang berdampak pada ekonomi, khususnya sektor informal atau UMKM, adapun program tersebut telah diakomodir dalam Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2020, yang mengatur program pemulihan ekonomi nasional dalam rangka menangani dampak signifikan Pandemi Covid-19 terhadap perekonomian negara.

Beberapa waktu yang lalu pada saat penyampaian pidato nota keuangan di DPR RI, lanjut Kapolda , Presiden Republik Indonesia Joko Widodo telah menjelaskan bahwa saat ini Pemerintah focus dan serius dalam menjalankan program PC – PEN yang diarahkan kepada 6 (enam) sektor yaitu penanganan kesehatan, perlindungan sosial, sektoral kementerian/lembaga, dukungan pada UMKM, pembiayaan korporasi dan insentif usaha.
“Sejalan dengan hal tersebut, dalam Program Prioritas Kapolri 2021 juga memprioritaskan pada kegiatan program PC – PEN yaitu pada program 8 (delapan) di mana kegiatan Polri adalah Mendukung Upaya Mengembalikan Ekonomi Dan Peningkatan Daya Beli Masyarakat Serta Menjaga Stabilitas Kamtibmas Sebagai Dampak Terjadinya Covid-19,” timpalnya.
berkenaan dengan itu, tambah Kapolda, Polri telah mengambil langkah-langkah guna membantu Pemerintah, dengan membentuk Satgas PC – PEN di tingkat Mabes Polri dan Polda. Pembentukan Satgas ini, menurut Kapolda Kalsel, dilakukan dalam rangka mengawal kebijakan Pemerintah yaitu program pemulihan ekonomi sejalan dengan tema kebijakan fiskal 2021 yakni “Percepatan Pemulihan Ekonomi Dan Penguatan Reformasi”.
“Melalui kegiatan ini saya berharap, akan muncul ide / pemikiran yang cemerlang dari para peserta yang terdiri dari para pengusaha sebagai pelaku usaha pada sektor riil, dan para stakeholder / instansi / lembaga / organisasi pengusaha selaku pelaksana kebijakan Pemerintah, serta para akademisi selaku ahli di bidangnya yang memiliki konsep – konsep yang baik dan tepat, sehingga diharapkan dari perpaduan tiga komponen ini kiranya akan memberikan kontribusi dan solusi terhadap upaya percepatan pemulihan ekonomi nasional khususnya di Provinsi Kalsel, sehingga tercipta suatu kondisi kehidupan masyarakat yang kondusif, aman dan tentram baik dari segi ekonomi, kesehatan, keamanan dan ketertiban masyarakat,” pungkas Kapolda Kalsel.