TERAS7.COM – Polres Banjar saat ini masih menyelidiki penyebab kebakaran yang melanda Pasar Thaibah di Kota Martapura beberapa waktu lalu. Pasalnya, banyak informasi perihal dugaan penyebab kebakaran tersebut.
Dalam penyelidikan penyebab kebakaran cukup hebat ini, Kepolisian Resor Banjar dibantu oleh Labfor Polri Surabaya. Hal ini sampaikan langsung oleh Kasat Reskrim Polres Banjar, Iptu Fransiskus Manaan kepada awak media. Jum’at (11/6/2021).

“Sampai sekarang, sudah diambil sampel di tempat kejadian untuk di Labfor, ini dilakukan agar dapat menentukan penyebab pasti kebakaran,” ujarnya.
Penyelidikan lebih lanjut bersama Labfor Polri Surabaya ini dilakukan Polres Banjar agar penyebab pasti kebakaran dapat ditemukan, sehingga masyarakat tidak lagi melakukan dugaan terkait kebakaran yang terjadi seminggu lalu tersebut.
Barang bukti serta visualiasi yang ada dilapangan juga telah pihaknya berikan ke Labfor Polri Surabaya agar dilakukan pengujian lebih lanjut.
“Nanti dari hasil Labfor, baru dapat dipastikan apa penyebab kebakaran,” terangnya.
Kemudian, ia belum bisa memastikan berapa jangka waktu yang harus digunakan Labfor Polri Surabaya untuk mengetahui hasil temuan yang didapat. Namun, ia memastikan akan mengusahakan secepatnya terkait hal ini.
Diketahui, bahkan sebelumnya muncul pernyataan dari pengakuan di masyarakat bahwa ada 6 titik munculnya api di sekitar pasar Martapura, namun 5 titik tersebut berhasil dipadamkan sebelum membesar.
Hal ini juga disampaikan salah satu petugas pemadam kebakaran yang ada dilokasi yang menduga kebakaran ini dilakukan oleh orang yang belum diketahui.
Namun petugas yang enggan disebutkan namanya ini mengakui pihaknya menemukan adanya bahan bakar yang diduga akan digunakan untuk membakar.
Menanggapi hal tersebut, Iptu Fransiskus Manaan tidak bisa menyatakan itu benar terjadi, menurutnya penyebab pasti hanya akan dapat diketahui setelah hasil dari Labfor Polri Surabaya telah dikeluarkan.
Selain itu, titik awal api pun disampaikan Iptu Fransiskus Manaan hanya dapat diketahui setelah mendapatkan hasil resmi yang dikeluarkan oleh Labfor Polri Surabaya.