Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Kalimat Pembuka Sederhana
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Kalimat Pembuka Sederhana

Opini Dr Syarani.
Opini Dr Syarani. 23 Februari 2022, 15.53
Share
Pemilihan kosa kata yang tidak sesuai dengan bahasa keseharian sebenarnya wajar apabila memang kedua belah pihak berada dalam frekuensi yang sama teras7
Pemilihan kosa kata yang tidak sesuai dengan bahasa keseharian sebenarnya wajar apabila memang kedua belah pihak berada dalam frekuensi yang sama. (foto : pixabay)
SHARE

Ada beberapa orang yang terkadang berbicara di depan publik dengan menggunakan istilah-istilah atau kalimat yang seringkali terdengar asing di telinga, dan sebenarnya itu tidak masalah seandainya pendengarnya mafhum dan diperdengarkan pada waktu dan tempat yang tepat.  

Pemilihan kosa kata yang tidak sesuai dengan bahasa keseharian itu pun sebenarnya wajar saja, jika memang pembicara dan pendengarnya berada dalam frekuensi yang sama.

Masalahnya adalah, jika inti pesan yang ingin disampaikan itu tidak dipahami oleh penerima pesan, terlepas dari apa sebenarnya tujuan dari si pemberi pesan.  

Mengutip teori tentang komunikasi yang disampaikan oleh Harold Laswell di tahun 1984 bahwa komunikasi itu sederhananya adalah tentang siapa mengatakan apa, dengan cara bagaimana, kepada siapa dan efeknya apa.

harold d lasswell
Harold Dwight Lasswell (13 Februari 1902 – 18 Desember 1978)adalah seorang ilmuwan politik terkemuka Amerika Serikat dan seorang pencetus teori komunikasi. (foto :net)

Seringkali saya pikir, ada sebagian orang yang hanya peduli dengan satu efek atas pemilihan kalimat yang disampaikannya kepada pendengar, yaitu perasaan hebat karena bisa menyampaikan sesuatu yang terdengar tidak biasa, walaupun mungkin efek lainnya cuma bisa membuat bingung orang lain.

Baca juga :

Secangkir Kopi dan Pesan dari Sultan: Menemukan Ruh Majapahit di Banjar

Integritas DPR Menentukan Arah Pemilihan

Gemar Menabung, Publik Buntung

Hal itulah yang pernah saya sampaikan kepada salah satu guru besar di kampus tempat saya belajar pada suatu masa.  Waktu itu beliau rajin menyampaikan hasil pemikirannya ke situs web yang dikelola kampus.  

Saya merasa pemikiran beliau itu menarik sekali, akan tetapi gaya bahasa yang diungkapkan di situs internet tersebut sangatlah kaku dan terlampau akademis, dan kemungkinan tidak semua orang bisa menangkap inti dari isi pemikiran beliau.

typewriter g76f9ecedc 1920

Saya pun memberanikan diri untuk menyampaikan ide, agar pemikiran beliau itu sesekali ditulis dan disampaikan dengan gaya penulisan populer, atau dengan gaya bahasa yang sederhana agar mudah dicerna oleh pemikiran banyak orang.

Apa daya, tanggapan beliau berkebalikan dengan keinginan saya, setelah saya sampaikan saat bertemu, sepertinya sang profesor malah sedikit tersinggung dan bertanya balik, “Memang pemikiran saya itu sederhana?”

Sepertinya, menyampaikan sesuatu dengan cara sederhana itu tak sesederhana yang saya pikir.  

simplex ga391241ca 1280 1
Untuk menyampaikan sesuatu dengan cara sederhana itu tak sesederhana yang di pikirkan (foto : pixabay)

Maka dari itulah, mungkin kita harus banyak maklum, jika apa yang berusaha disampaikan pada orang lain ‘secara sederhana’, inti pesannya tidak sampai secara utuh, atau justru tidak dimengerti, karena siapa tahu ada yang kurang benar dalam proses penyampaian pesan itu sendiri.

Seperti inti dari tulisan saya ini misalnya, yang padahal awalnya saya niatkan untuk pembuka dari tulisan-tulisan berikutnya, semoga saja, terutama tentang kejadian-kejadian sederhana di sekitar kita yang mungkin sering luput dari tangkapan panca indera kita, dan berusaha mencari celah solusinya.  

Tapi apa daya, ternyata sebuah pembukaan yang saya niatkan dengan tulisan sederhana, malah jadi melebar kemana-mana.

Jadi saya cukupkan saja, dan mohon dimaklumi kesederhanaan kemauan saya itu, ataupun kalau tak dimaklumi, itu tidak apa-apa.  Terimakasih telah membaca.

Penulis : Dr. Rd. Sya’rani.

PNS Kab. Banjar

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love1
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

83f51e18 4109 435a b616 14b65b7d5d3c
Rugikan PT AGM, Terdakwa Akui Surat Tanah Dicetak Mundur Tahun 2017 dalam Sidang di PN Kandangan
28 Juli 2026, 13.22
20260726 193045
Bupati Taufik Sampaikan 3 Pesan kepada 62 Pendeta HKBP yang Baru Ditahbiskan di Asahan
26 Juli 2026, 17.48
download 5
Tak Patuhi Ketentuan, Sejumlah Warung Kopi di Kertak Hanyar dan Mali-Mali Diberi SP1
4 Agustus 2026, 09.15
IMG 20260806 191642
Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua
6 Agustus 2026, 19.19
DJI 20260806093249 0177 Dbjbtv
Bye-Bye Macet! Wali Kota Lisa Percepat Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru
7 Agustus 2026, 22.15

You Might Also Like

Secangkir Kopi dan Pesan dari Sultan: Menemukan Ruh Majapahit di Banjar

Integritas DPR Menentukan Arah Pemilihan

Gemar Menabung, Publik Buntung

Rasionalisme di Era Post-Truth: Saat Akal Sehat Jadi Barang Langka

Dari Mitos ke Sains: Empirisme dan Perjalanan Manusia Mencari Kebenaran

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?