Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Tak Hanya Sepi, Pasar Wadai Ramadan Berpotensi Matikan Pemilik Usaha Di Jalan Kenanga Martapura
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Tak Hanya Sepi, Pasar Wadai Ramadan Berpotensi Matikan Pemilik Usaha Di Jalan Kenanga Martapura

Rizki Saputera
Rizki Saputera 10 April 2022, 10.26
Share
WhatsApp Image 2022 04 09 at 14.07.20 4
Jalan Kenanga Martapura ditutup untuk kendaraan bermotor selama pelaksanaan Pasar Wadai Ramadan 1443 Hijriyah. Otomatis kendaraan roda jua hanya bisa melintas ketika pasar wadai tak berlangsung, sementara akses roda empat ditutup sama sekali. Foto : Rizki
SHARE

TERAS7.COM – Sepekan sudah Pasar Wadai Ramadan 1443 yang di buka Bupati Banjar Saidi Mansyur pada 3 Maret 2022 lalu ini berlangsung.

Even tahunan yang digelar Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Banjar bertempat di Jalan Kenanga samping RTH Ratu Zalecha Martapura.

Namun di gelarnya Pasar Wadai Ramadan ini bukan tanpa menimbulkan masalah, selain tampak sepi, keberadaan pasar tersebut juga membuat Jalan Kenanga harus ditutup.

WhatsApp Image 2022 04 09 at 14.07.20 3
Di pintu masuk Jalan Kenanga Martapura, baik dibagian depan menghadap Jalan A. Yani maupun di belakang menghadap Jalan Sukaramai dipasangi barrier, padahal di jalan ini cukup banyak tempat usaha seperti ritel modern, toko dan warung. Foto : Rizki

Alhasil beberapa pemilik toko di Jalan Kenanga tersebut mengeluhkan penutupan jalan tersebut karena membuat mereka mengalami kerugian.

Bahkan kerugian tersebut membuat omzet beberapa pemilik usaha di Jalan Kenanga turun lebih dari 50 persen.

Baca juga :

Kado Harjad ke-76 Kabupaten Banjar, Warga Dapat Layanan Operasi Katarak hingga Bibir Sumbing Gratis

Masuk Kios Warga di Martapura, Seekor Biawak Langsung Diamakan Petugas Damkar

HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Bupati Ajak Masyarakat Kabupaten Banjar Ambil Peran dalam Pembangunan

Hal ini diungkapkan Muhammad Noor, salah satu pemilik usaha di jajanan makanan yang usahanya tertutup pasar wadai ramadan kepada Teras7.com pada Sabtu sore (9/4/2022).

“Sama saja dengan usaha kami ada penurunan drastic 30 sampai 60 persen. Kalau di toko sebelah malah sampai 70 persen lebih,” ujarnya.

Bahkan sempat ada toko yang penjualannya nihil selama beberapa hari akibat penutupan Jalan Kenanga demi Pasar Wadai Ramadan 1443 Hijriyah ini.

Muhammad Moor berharap segera ada perubahan yang dilakukan pemerintah agar usaha mereka tak mati.

WhatsApp Image 2022 04 09 at 18.38.21 1
Muhammad Noor, salah satu pemilik usaha jajanan di Jalan Kenangan Martapura mengakui adanya penurunan omset penjualan akibat penutupan Jalan Kenanga, bahkan ada yang penurunan omset penjualan hingga 70 persen lebih. Foto : Rizki

“Masih ada 20 hari lebih bulan puasa, perlu diubah agar jalan roda 2 tetap bisa. Kalau ditutup, akhirnya kan banyak orang yang mau menuju pasar wadai pindah menjual ke lokasi lain,” harapnya.

Sementara itu pemilik toko yang lain yang enggan namanya disebutkan juga membenarkan sepinya pelanggan akibat penutupan jalan tersebut.

Akibatnya omset penjualannya menurun, yang biasanya per hari mampu mencapai 5 juta rupiah, kini menurun menjadi 700 ribu akibat penutupan Jalan Kenanga untuk Pasar Wadai Ramadan.

Tak hanya tokonya saja, pemilik usaha lain termasuk pedagang kecil yang ada di ritel modern di samping RTH Ratu Zalecha ini katanya juga mengeluhkan penurunan omset penjualan.

“Kita melihat penutupan jalan untuk pasar wadai ini dilakukan secara terburu-buru dan tidak memikirkan dampak kepada masyarakat. Pemerintah tidak bisa membedakan culture sosial di masyarakat Kabupaten Banjar khususnya martapura,” katanya.

Dengan menutup akses jalan sambungnya banyak sekali masyarakat yang terdampak, khususnya mereka yang memiliki usaha di Jalan Kenanga Martapura.

“Salah satunya aktifitas bongkar muat barang dari truk besar ke toko-toko, wisatawan yang mau ke pertokoan CBS juga harus memutar jalan, sedangkan banyak orang yang tidak tahu harus memutar jalan melewati jalan yang mana. Dan setahu saya, penutupan jalan itu ditutup ada aturan hukumnya, tidak bisa sembarangan seperti ini,” jelasnya.

Bahkan tambahnya keberadaan pasar wadai ramadan tersebut sebelum dibuka Bupati Banjar membuat salah satu pemilik toko yang menjual makanan ringan di lokasi tersebut menolak dengan keras.

Tak hanya itu, ia sebagai salah satu pemilik usaha dilokasi tersebut juga sempat melakukan protes ke pemerintah melalui dinas terkait.

“Kalau mau coba bikin pasar wadai di alun-alun RTH Ratu Zalecha saja, di jalan jadi parkiran. Adakan seperti konser atau hias-hiasan disana dan buka sampai jam 11 malam kaya pameran, lebih baik. Kalau seperti sekarang cenderung dipaksakan,” ungkapnya.

Apalagi dengan penutupan jalan ini lanjutnya, kondisi Jalan Kenanga menjadi seperti kuburan kalau di malam hari.

“Kayak kuburan loh kalau malam, tak ada lagi riuh-riuh masyarakat yang bersantai di sana seperti sebelum jalan ditutup,” ujarnya.

Keluhan pemilik usaha di Jalan Kenanga Martapura ini pun ditanggapi oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banjar M. Rofiqi yang berkunjung ke pasar wadai tersebut.

WhatsApp Image 2022 04 09 at 18.38.27
Ketua DPRD Kabupaten Banjar M. Rofiqi yang mengunjungi pasar wadai ramadan juga bertemu dengan perwakilan pemilik usaha di Jalan Kenanga. Ia berjanji akan memanggil dinas terkait untuk mencari solusi mengenai masalah yang bisa mematikan usaha masyarakat di Jalan Kenanga ini. Foto : Rizki

Kepada perwakilan pemilik usaha tersebut, Rofiqi berjanji akan memanggil dinas terkait mengenai sepinya pasar wadai dan juga potensi merugikan pemilik usaha di sekitar.

“Segera akan kita panggil. Ini juga menjadi Pekerjaan Rumah buat kita karena lokasinya sendiri kurang tepat. Disini sudah ada indomaret juga toko dan warung, akhirnya masyarakat tak bisa ke sini karena jalan tertutup dan juga ada barrier di jalan. Jadinya orang takut ke sini,” janji Rofiqi.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

b64aef3c 0611 4575 a009 f17384d9d012
Pemalsuan Dokumen Tanah, Kuasa Hukum PT AGM: “Terdakwa Sudah Beberapa Kali Melakukan Hal Serupa”
21 Juli 2026, 20.20
83f51e18 4109 435a b616 14b65b7d5d3c
Rugikan PT AGM, Terdakwa Akui Surat Tanah Dicetak Mundur Tahun 2017 dalam Sidang di PN Kandangan
28 Juli 2026, 13.22
20260726 193045
Bupati Taufik Sampaikan 3 Pesan kepada 62 Pendeta HKBP yang Baru Ditahbiskan di Asahan
26 Juli 2026, 17.48
download 5
Tak Patuhi Ketentuan, Sejumlah Warung Kopi di Kertak Hanyar dan Mali-Mali Diberi SP1
4 Agustus 2026, 09.15
IMG 20260722 165547
Lisa Halaby Buka Piala Banjarbaru Emas 2026 U13 dan U15, Perkuat Pembinaan Sepak Bola Usia Dini
22 Juli 2026, 22.45

You Might Also Like

Kado Harjad ke-76 Kabupaten Banjar, Warga Dapat Layanan Operasi Katarak hingga Bibir Sumbing Gratis

Masuk Kios Warga di Martapura, Seekor Biawak Langsung Diamakan Petugas Damkar

HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Bupati Ajak Masyarakat Kabupaten Banjar Ambil Peran dalam Pembangunan

Tepis Isu Full Day School, Disdik Kabupaten Banjar Tegaskan Sekolah Tetap 6 Hari

ULM Kunjungi Distan Banjar,Bahas Ekonomi Hijau Hingga Pasar Global

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?