TERAS7.COM – Turnamen sepak bola Liga Indonesia antara Martapura FC melawan Borneo FC berakhir di kota penalti dengan skor akhir 0-1, kemenengan berpihak kepada club sepak bola asal Kota Pesut.
Sejak awal pertandingan babak pertama yang berlangsung di stadion Demang Lehman Martapura, kedua tim bermain biasa, tidak ada permainan yang mendominasi hingga wasit meniup peluit.
Namun pada babak kedua, Borneo FC mengubah posisi pasuskan untuk bermain lebih baik dengan memasukan pemain cadangan, Habibi nomor punggung 98 digantikan oleh Renan Da Silva Alves nomor punggung 63, Sultan Samma nomor punggung 22 digantikan Titus Jhon Londouw Bonai, dan Wahyudi Setiawan Hamisi nomor punggung 33 digantikan Mahadirga Maranando Lasut.
Hingga akhirnya pelanggaran dikotak penalti oleh pemain Martapura FC Erwin Gutawa Nomor Punggung 5 memberikan peluang untuk Borneo FC memperoleh gol. Pelanggaran sempat menuai protes dari pemain Martapura FC terhadap wasit, namun keputusan sudah bulat. Dari tendangan kaki Sang kapten Lerby Eliandry Pong Babu, menit ke 75 Borneo FC unggul 1-0.
Frans Sinatra Huwae Pelatih Martapura FC mulai menggatikan pemainnya dengan memasukan pemain cadangan Haris Hardiansyah nomor punggung 3 digantikan oleh Rachmat Latif nomor punggung 17, Reza Saputra nomor punggung 956 digantikan oleh Agus Setia Bowo dan Rahel Radiansyah nomor punggung 78 digantikan oleh Gusti Muhammad Ibrahim nomor punggung 9.
Martapura FC terus berusaha untuk membalas kekalahan, namun hingga akhir pertandingan Borneo FC berusaha memperkuat pertahanan, sampai peluit dari wasit ditiupkan tanda berakhirnya pertandingan dengan skor akhir 1-0 kemenangan Borneo FC.
Dejan Antonic Pelatih Borneo FC mengaku pemainnya sempat kesulitan saat babak pertama, kemampuan Martapura FC pun di puji, hingga saat istirahat ia memberikan intruksi kepada pemain untuk bermain lebih pada babak kedua.

“Pada babak pertama memang pemain kita sempat kewalahan, Martapura FC bermain dengan spartan, sehingga sulit untuk kita bisa menembus pertahanan, dibabak kedua kita yakin bisa merubah keadaan,” ucapnya.
Selian itu ia juga bersyukur dari pemainnya tidak ada mengalami cidera dari awal hingga akhir pertandingan.
Sementara Pelatih Martapura FC yang akrab disapa Frans mengatakan, saat hukuman dikotak penalti Martapura FC ia masih tidak mengerti dengan keputusan sang wasit.

“Pertandingan kali ini kita tidak ada kesulitan, pemain saya sudah dengan enjoy bermain baik, walau penalti tadi yang juga kita tidak mengerti,” ujarnya.
Frans juga mengatakan, lamanya pemain Martapura FC tidak berlaga di lapangan sangat mempengaruhi pertandingan, dengan menghadapi Borneo FC yang masih menjalani kompetisi di Liga 1 dengan kebugaran dan stamina yang masih terjaga, ia hanya berharap para pemainnya cukup bermain dengan baik dan bisa menikmati pertandingan.
“Saya yang penting pemain saya cukup bisa menikmati pertandingan dan bisa enjoy itu saja,” pungkasnya.