TERAS7.COM – Puncak Haul ke 18 KH Zaini bin Abdul Ghani atau Guru Sekumpul, Jemaah dari berbagai kabupaten kota bahkan daerah lain mulai merapat menuju titik acara di Sekumpul Martapura Kabupaten Banjar.
Melihat kondisi lalu lintas yang padat, teras7.com menghubungi relawan dari Hulu Sungai Selatan (HSS) Kandangan, Rizki melaporkan untuk kondisi lalulintas siang hari ini dari arah Hulu Sungai ke Banjarmasin sangat tinggi, hingga bahkan sebagai titik mengalami kemacetan.
“Untuk dari Hulu Sungai volume kendaraan hari ini meningkat drastis dari hari sebelumnya, Jemaah dari hulu sungai pun mengalami kemacetan,” ujarnya kepada teras7.com, Minggu (29/01/2023).

Saat ditanya di mana saja lalulintas yang mengalami kemacetan, ia menjawab, kemacetan sudah mulai terjadi di gerbang masuk kota Kandangan serta dari laporan rekan relawan titik kemacetan juga terjadi di daerah Binuang Kabupaten Tapin.
“Mulai gerbang Kota Kandangan sudah padat merayap, sementara dari rekan relawan lain melaporkan kemacetan juga terjadi di wilayah Binuang akibat tingginya jumlah kendaraan dari arah Hulu Sungai mengakibatkan dari arah berlawanan tidak bisa melintas,” terangnya.
Selain itu, Jalan Margasari tembus Batola masih dalam keadaan normal, namun ia belum mengetahui apakah akan dibuka lintasan tersebut, mengingat untuk mengurangi kemacetan Jemaah haul.
“Sementara untuk jalan Margasari tembus Batola masih normal dan lapang, namun kami belum mengetahui apakah jalur akan dialihkan, mengingat supaya kemacetan bisa berkurang,” tuturnya.

Ditempat terpisah, Udin relawan gabungan yang bertugas di Sekumpul melaporkan, saat shalat Zuhur berjamaah sebagai akses jalan di wilayah Sekumpul sudah mulai ditutup dari Mesjid Pancasila.
Untuk kendaraan yang datang dari arah Hulu Sungai yang tidak mengikuti haul dialihkan ke jalan Tol Mataraman, sementara untuk Jemaah haul diarahkan masuk ke martapua.
“Namun Setelah Kodim Kendaraan Jemaah akan dialihkan menuju Tanjung Rema,” pungkasnya.