Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Hasanuddin Murad: Revisi Guna Wujudkan Pembangunan Banua yang Berkelanjutan
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Hasanuddin Murad: Revisi Guna Wujudkan Pembangunan Banua yang Berkelanjutan

Teras 7 Official
Teras 7 Official 1 Maret 2023, 23.45
Share
40b1fdf0fb2356325adfc5792867803ab2e54daa89699212fc090492ac43b2e9.0
Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan H. Hasanuddin Murad. (Ist)
SHARE

TERAS7.COM – Setiap tahun jumlah penduduk semakin meningkat dan ruang yang menjadi tempat tinggal penduduk tersebut luasnya tetap. Dengan demikian hal tersebut menimbulkan ketidakseimbangan. Padahal dengan adanya jumlah penduduk yang meningkat tersebut menimbulkan dampak yang sangat kompleks bagi kehidupan dalam suatu wilayah. Permasalahan-permasalahan akan muncul seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk.

Hal itu yang mendasari terselenggaranya Rapat Kerja oleh Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) bersama beberapa instansi terkait guna selaraskan Revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) di wilayah Kalimantan Selatan yang segera dituangkan dalam Peraturan Daerah. Selasa (01/03) pagi.

Awali paparannya, Ketua Komisi III H. Hasanuddin Murad utarakan beberapa kawasan yang terjadi perubahan, salah satunya yang menjadi sorotan yaitu wilayah hutan lindung.

“Ada beberapa wilayah hutan lindung yang ternyata dikawasan itu ada jalan maka berubahlah menjadi kawasan APL (area di luar kawasan hutan negara yang diperuntukkan bagi kegiatan pembangunan di luar bidang kehutanan),” tuturnya.

Menurut politisi Golkar tersebut, hal ini sangatlah komplek. Karena itulah ada tiga komponen yang mempengaruhi tata ruang suatu wilayah.

Baca juga :

Bukan Sekadar Temu Sapa, Supian HK Sebut Silaturahmi Menag RI Momentum Jaga Kerukunan di Kalsel

6 Tahun Belum Tertangani, Pendangkalan Sungai di Batola Jadi Sorotan DPRD Kalsel

Komisi III DPRD Kalsel Perjuangkan Revitalisasi Pipa Air Banjarbakula Masuk Prioritas 2027

“Ketiga komponen tersebut antara lain sumber daya alam, sumber daya manusia dan sumber daya fisik (buatan). Sebagai salah satu contoh pengelolaan sumber daya alam yang kurang baik adalah adanya alih fungsi hutan lindung menjadi kawasan budidaya yang tidak terkendali menyebabkan kerusakkan ekosistem. Dampak nyata dari kerusakan ekosistem tersebut adalah adanya banjir bandang, global warming dan sebagainya,” ujarnya.

Tanggapi hal tersebut, Kepala Bidang (Kabid) RTRW Dinas PUPR Provinsi Kalsel, MN Sjamsi menyampaikan bahwa Kalsel sudah memiliki perda RTRW ini akan tetapi dengan mencuatnya UU Cipta Kerja sehingga perda ini sudah tidak sesuai.

Diterangkannya, pada saat ini Kalsel memiliki Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2015 tentang RTRW Provinsi (RTRWP) Kalimantan Selatan Tahun 2015-2035. Dan Undang-undang yang menjadi pedoman dalam penataan ruang telah diperbaharui dengan adanya Undang-undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Ia menambahkan, operasionalisasi pelaksanaan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 Tahun 2015 selama ini sangat dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Faktor eksternal yang
berpengaruh antara lain pengaruh kebijakan otonomi daerah kabupaten/kota, kebijakan regional dan kebijakan nasional. Sedangkan faktor internal yang berpengaruh antara lain peta dasar dalam pemetaan, kelengkapan data dan informasi, analisis dan rencana yang saling terkait, kualitas dan kuantitas sumber daya manusia.

Mengakhiri Rapat Kerja ini, Ketua Komisi III Hasanuddin Murad juga berharap, dengan adanya beberapa data ini dapat merubah tata ruang wilayah yang kondusif sehingga masyarakat lebih optimal dalam berkegiatan. Dengan data-data input tersebut akan menghasilkan output yang berupa Dokumen Rencana Tata Ruang.

Perencanaan tata ruang ini, lanjutnya, difokuskan pada aspek fisik spasial yang
mencakup perencanaan struktur ruang dan pola pemanfaatan ruang. Dengan
adanya Dokumen Rencana Tata Ruang tersebut diharapkan dapat mewujudkan
cita-cita yaitu kondisi ruang yang aman, nyaman, produktif dan berkelanjutan.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

83f51e18 4109 435a b616 14b65b7d5d3c
Rugikan PT AGM, Terdakwa Akui Surat Tanah Dicetak Mundur Tahun 2017 dalam Sidang di PN Kandangan
28 Juli 2026, 13.22
download 5
Tak Patuhi Ketentuan, Sejumlah Warung Kopi di Kertak Hanyar dan Mali-Mali Diberi SP1
4 Agustus 2026, 09.15
IMG 20260806 191642
Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua
6 Agustus 2026, 19.19
DJI 20260806093249 0177 Dbjbtv
Bye-Bye Macet! Wali Kota Lisa Percepat Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru
7 Agustus 2026, 22.15
IMG 20260808 120458
Rumah Janda Dua Anak di Banjarbaru Ini Terancam Digusur, Baskoro Kawal Penyelesaian Sengketa
8 Agustus 2026, 18.17

You Might Also Like

Bukan Sekadar Temu Sapa, Supian HK Sebut Silaturahmi Menag RI Momentum Jaga Kerukunan di Kalsel

6 Tahun Belum Tertangani, Pendangkalan Sungai di Batola Jadi Sorotan DPRD Kalsel

Komisi III DPRD Kalsel Perjuangkan Revitalisasi Pipa Air Banjarbakula Masuk Prioritas 2027

Kalsel Punya Aset di Jakarta, DPRD Dorong Optimalisasi Guna Dongkrak PAD

Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?