Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung Prioritaskan 50 Persen Poskeswa di 271 Desa Kelurahan, Ini Harapan Heru Santoso Sub. Kordinator P2 PTM
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung Prioritaskan 50 Persen Poskeswa di 271 Desa Kelurahan, Ini Harapan Heru Santoso Sub. Kordinator P2 PTM

Sugeng Hariyadi
Sugeng Hariyadi 22 Maret 2023, 21.47
Share
20230322 095957
Heru Santoso Sub. Kordinator P2 PTM dan Kesehatan Jiwa Dinas Kesehatan kabupaten Tulungagung. (Sugeng)
SHARE

TERAS7.COM – Setiap orang memiliki hak untuk dihargai dan mendapatkan perlakuan layak sesuai dengan harkat dan martabat sebagai manusia. Adapun bentuk nyata perwujudan terhadap hak tersebut tercermin dari sejak kecil berupa dukungan psikologis yang diberikan keluarga kepada setiap anggota keluarganya.

Berdasarkan fakta-fakta permasalahan kesehatan jiwa tersebut, Pemerintah Daerah Tulungagung melalui Dinas Kesehatan berupaya menekankan penyelesaian permasalahan kesehatan jiwa dari akarnya.

Lebih jauh lagi, pesan ini juga berarti bahwa penghargaan terhadap hak-hak manusia juga secara perlahan harus mampu menghapus diskriminasi dan stigma terhadap anggota keluarga atau siapapun yang memiliki gangguan jiwa, sehingga mereka dapat tetap dapat dihargai selayaknya manusia bermartabat yang perlu dibantu untuk mendapatkan kembali kehidupan yang berkualitas.

Menurut Heru Santoso Sub. Kordinator P2 PTM dan Kesehatan Jiwa Dinas Kesehatan kabupaten Tulungagung saat ditemui di kantor, baru-baru ini menjelaskan, kasus Orang Dengan Gangguan Jiwa Berat (ODGJB) yang terdaftar dan tertangani sejumlah 1.997 orang.

Konsep dari penanganan ODGJ itu sendiri terbagi menjadi dua yaitu :
1. Hospital Base, Rawat inap dirumah sakit jiwa.
2. Community Base, Komunitas Kesehatan jiwa masyarakat.

Baca juga :

Ikuti Lomba Posyandu Siklus Hidup, Pemdes Belayung Baru Komitmen Perkuat Pelayanan Kesehatan

Ikuti Bimtek Kader Posyandu, Pemdes Banua Hanyar Dorong Pelayanan Lebih Optimal

RSDI Banjarbaru Jadi Titik Pantau Dampak Karhutla, Wapres Gibran Tekankan Kesiapan Layanan Kesehatan


Adapun basis komunitas kesehatan masyarakat, salah satu kegiatannya adalah posyandu kesehatan jiwa, ini adalah usaha kesehatan berbasis masyarakat (UKBM) seperti yang sekarang sudah ada banyak di masyarakat seperti posyandu balita, posyandu lansia, pos pembinaan terpadu (Posbindu), dan pos kesehatan jiwa (Poskeswa).

“Di kabupaten Tulungagung, baru ada pos kesehatan jiwa (Poskeswa) sebanyak 14 dari 271 desa dan kelurahan disini, jadi masih sangat minimalis Poskeswa yang ada di kabupaten Tulungagung,” kata Heru Santoso.

Lanjut ia menambahkan,  Poskeswa yang pertama  ada di kabupaten Tulungagung ini adalah  Poskeswa Sehat Mandiri yang berada di desa Sobontoro kecamatan Boyolangu kabupaten Tulungagung.

“Alhamdulillah dalam waktu dekat ini, kecamatan Kedungwaru dari 19 desa yang ada serta sudah punya 2 Poskeswa yaitu di Desa Plosokandang dan Desa Mangunsari akan membentuk dua Poskewa baru dalam rangka untuk menangani  orang dengan gangguan jiwa berbasis masyarakat,” ucap Heru.

Kegiatan di Poskeswa itu  karena UKBM dari masyarakat,untuk dan oleh masyarakat itu sendiri. Adapun kegiatannya hampir sama dengan UKBM yang lain, tapi fokusnya ke orang dengan gangguan jiwa ( ODGJ), tujuannya adalah Beladiriproma yaitu bebas gejala, produktif serta mandiri.

“Mungkin sudah banyak diketahui kebanyakan ODGJ yang ada pasti muncul banyak kasus kekambuhan, kurang produktif, kurang mandiri dalam segi sedikitnya kurangnya perawatan diri,” ujarnya.

Dalam waktu yang sama ia juga menambahkan, di Poskeswa  itu nanti sudah ada asesmen dari keadaan kondisi sosial, status kejiwaan itu nanti dari hasil asesmen di analisa oleh perawat kesehatan jiwa yang ada di puskesmas tersebut serta dokter yang ada di puskesmas, bisa diketahui ini memerlukan terapi aktifitas kelompok apa yang dibutuhkan, sehingga nanti akan dibantu baik dari kader kesehatan jiwa yang ada, perawat kesehatan yang ada, dokter puskesmas yang ada dan para relawan yang ada di Poskeswa yang mengajari ketrampilan yang dibutuhkan sebagai contoh pengrajin keset, sapu, kemuceng dan bisa juga dalam hal ke ahlian seperti potong rambut, jahit dan lainnya.

“Harapan kami dari 271 desa dan kelurahan minimal lima puluh persen itu punya Poskeswa, karena dari 1997 ODGJ yang ada di kabupaten Tulungagung, tersebar hampir merata di 271 desa dan kelurahan yang tercatat di data kabupaten Tulungagung. Mudah- mudahan ODGJ Tulungagung bisa tertangani dengan baik terutama adanya penurunan stigma kepada orang dengan gangguan jiwa yang ada di kabupaten Tulungagung. Sehingga semua Warga berasumsi bahwa Kesehatan Jiwa adalah menjadi Masalah serta Tanggungjawab Kita Semua.” Pungkasnya.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

Gemini Generated Image 5ptyqm5ptyqm5pty e1788949271587
Perlindungan Konsumen Membutuhkan Ekosistem, Bukan Ego Kelembagaan
9 September 2026, 18.23
2026 09 12 14 57 47 perlindungan konsumen digital lpksm borneo kalimantan.jpg
Perlindungan Konsumen: Membangun Ekosistem Perlindungan yang Terhubung
12 September 2026, 16.03
IMG 20260916 170912
Nahkoda Kapal Virgo Transport 8 Selamat dari Insiden, Kini Jalani Pemeriksaan
16 September 2026, 19.05
IMG 20260926 WA0032 scaled e1790408898730
Pererat Kemitraan Antar Vendor, Aston Tanjung City Hotel Kumpulkan 55 Event dan Wedding Organizer
26 September 2026, 15.48
89a452ae c910 4565 ae93 a74121580007 1
Dr. Iwan Aflanie Terpilih sebagai Rektor ULM Periode 2026-2030
2 Oktober 2026, 14.34

You Might Also Like

Ikuti Lomba Posyandu Siklus Hidup, Pemdes Belayung Baru Komitmen Perkuat Pelayanan Kesehatan

Ikuti Bimtek Kader Posyandu, Pemdes Banua Hanyar Dorong Pelayanan Lebih Optimal

RSDI Banjarbaru Jadi Titik Pantau Dampak Karhutla, Wapres Gibran Tekankan Kesiapan Layanan Kesehatan

RSD Idaman Siap Perkuat Koordinasi Pelayanan Kesehatan Warga Binaan Lapas Banjarbaru

Supian HK Ingatkan Warga HSU Pakai Masker di Tengah Ancaman Kabut Asap

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?