Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Cegah Bullying di Lingkungan Sekolah Kabupaten Banjar, DPRD Godok Raperda Perlindungan Anak
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Cegah Bullying di Lingkungan Sekolah Kabupaten Banjar, DPRD Godok Raperda Perlindungan Anak

Heru Pamungkas
Heru Pamungkas 17 Juli 2023, 17.56
Share
Bullying di lingkungan sekolah yang menjadi kepribadian dan trauma kepada anak (Foto : Freepik.com)
Bullying di lingkungan sekolah yang menjadi kepribadian dan trauma kepada anak. Senin (17/07/2023). (Foto : Freepik.com)
SHARE

TERAS7.COM – Ajaran baru perilaku bullying yang kerap terjadi di lingkungan sekolah, tindakan bullying dapat menimbulkan dampak buruk bagi para korban bahkan bisa membuat korban trauma, hal ini menjadi perhatian Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banjar.

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Banjar, Ismail Hasan mengatakan, terkait bullying memang menjadi persoalan yang sangat penting untuk ditanggulangi.

Jadi kata Ismail Hasan, untuk meminimalisir hal tersebut DPRD sedang menggodok raperda perlindungan anak.

“Agar kedepan bisa menjadi dasar bagi pemerintah khususnya SKPD terkait untuk menindaklanjuti maka raperda perlindungan anak harus dibuat, tentunya juga agar perilaku bullying dapat diminimalisir,” urainya saat dikonfirmasi lewat Whatsapp. Senin (17/07/2023).

IMG 20230717 WA0070
Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Banjar, Ismail Hasan. (Foto: Heru)

Ismail juga menambahkan, untuk tanggung jawab pencegahan bullying tidak hanya ada pada institusi pendidikan, tetapi kondisi di rumah dan lingkungan juga sangat mempengaruhi terutama peran orang tua sangat penting.

Baca juga :

Wabup Juanda Buka Rakor BIAS 2026, Tekankan Pentingnya Perlindungan Kesehatan Anak Tapin

Semarak HUT ke-81 RI di Desa Lokpaikat Tapin: Dari Jalan Sehat hingga Panjat Pinang Pererat Kebersamaan Warga

780 Tahanan Lapas Labuhan Ruku dapat Remisi, Ada yang Bebas

Oleh karena itu, menururnya, peran orang tua sangat penting, khususnya dalam melakukan komunikasi yang baik dengan anak.

“Perilaku bullying membuktikan bahwa pendidikan karakter dan mental sangat penting, agar anak-anak tidak mudah membully temannya, dan juga tidak mudah down ketika mereka di bully,” imbuhnya.

Di tempat lain, UPTD Pemberdaya Perempuan dan Perlindungan Anak Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kabupaten Banjar, Merilu Ripner mengatakan, gencar memberi edukasi tentang perilaju bullying yang kerap terjadi lingkungan sekolah.

IMG 20230717 WA0069
UPTD Pemberdaya Perempuan dan Perlindungan Anak Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kabupaten Banjar, Merilu Ripner

“Persoalan bullying ini sangat penting, nah karena ini momennya pas harus disosialisasikan, apalagi saya sering diminta menjadi narasumber di MPLS sekolah terkait bullying,” ujarnya.

Merilu menambahkan, untuk kasus bullying yang terjadi di sekolah khususnya Kabupaten Banjar sering terjadi, tidak hanya ditingkat SD tetapi juga tingkat SMA.

“Untuk kasus bullying yang baru kita tangani di tahun 2022, ada seorang anak mengalami bullying dari TK karena anak tersebut trauma akhirnya berhenti sekolah sejak kelas 5 SD, saat ini usianya sudah 17 tahun ternyata kejadian itu memberi efek traumatis yang luar biasa,” pungkasnya.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

83f51e18 4109 435a b616 14b65b7d5d3c
Rugikan PT AGM, Terdakwa Akui Surat Tanah Dicetak Mundur Tahun 2017 dalam Sidang di PN Kandangan
28 Juli 2026, 13.22
20260726 193045
Bupati Taufik Sampaikan 3 Pesan kepada 62 Pendeta HKBP yang Baru Ditahbiskan di Asahan
26 Juli 2026, 17.48
download 5
Tak Patuhi Ketentuan, Sejumlah Warung Kopi di Kertak Hanyar dan Mali-Mali Diberi SP1
4 Agustus 2026, 09.15
IMG 20260722 165547
Lisa Halaby Buka Piala Banjarbaru Emas 2026 U13 dan U15, Perkuat Pembinaan Sepak Bola Usia Dini
22 Juli 2026, 22.45
IMG 20260806 191642
Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua
6 Agustus 2026, 19.19

You Might Also Like

Wabup Juanda Buka Rakor BIAS 2026, Tekankan Pentingnya Perlindungan Kesehatan Anak Tapin

Semarak HUT ke-81 RI di Desa Lokpaikat Tapin: Dari Jalan Sehat hingga Panjat Pinang Pererat Kebersamaan Warga

780 Tahanan Lapas Labuhan Ruku dapat Remisi, Ada yang Bebas

Malam Renungan Suci Digelar di Asahan

Pemkab Gelar Pisah Sambut Kapolres Asahan

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?