Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Menyongsong Indonesia Emas, 2.000 Lc Untuk Negeri
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Menyongsong Indonesia Emas, 2.000 Lc Untuk Negeri

Tim Redaksi
Tim Redaksi 3 Agustus 2023, 21.23
Share
download
SHARE

TERAS7.COM – Dilansir dari website Kemendikbud RI, Perhimpunan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (PPMI) di Mesir menyelenggarakan kegiatan “2000 Lc untuk Negeri” guna memberdayakan para alumni Universitas Al-Azhar, Mesir, dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. Kegiatan yang digelar selama dua hari di Auditorium Fakultas Tarbiyah, Universitas Al-Azhar, Nasr City, Cairo, dihadiri oleh sejumlah tokoh Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar (OIAA) seperti Mohamed Hussein Al-Mahrasawi, Mantan Rektor Universitas Al-Azhar/Wakil Ketua OIAA urusan Pendidikan; Mayjen Osama Yassin, Wakil Ketua OIAA urusan Administrasi; TGB Zainul Majdi, Ketua OIAA cabang Indonesia; Muchlis Hanafi, Sekjen OIAA cabang Indonesia; dan atase pendidikan dan kebudayaan Cairo.

Disampaikan Duta Besar Indonesia untuk Cairo, Lutfi Rauf, kegiatan 2000 Lc untuk Negeri merupakan cerminan atas semakin meningkatnya kesadaran mahasiswa terhadap tantangan masa depan. Selain itu, Lutfi juga menegaskan bahwa Al-Azhar mengajarkan pemikiran yang moderat dan para alumninya memiliki peran penting di tengah masyarakat.

“Semoga para mahasiswa di sini dapat meningkatkan kompetensi, kualifikasi, dan keterampilan terutama dalam menghadapi ekonomi syariah dan ekonomi digital,” ujar Duta Besar Lutfi di hadapan seribu mahasiswa Al-Azhar di Cairo, Sabtu (29/7).

Dalam kesempatan yang sama, Hussein Al-Mahrasawi, mantan Rektor Universitas Al-Azhar/Wakil Ketua OIAA urusan Pendidikan, menyatakan bahwa di antara negara-negara asing lainnya, Indonesia merupakan negara yang paling banyak mengirimkan para pelajar dan mahasiswanya untuk belajar di Al-Azhar. Menurutnya, ungkapan Grand Sheikh Al-Azhar saat berkunjung ke Indonesia tahun 2018 bahwa “Al-Azhar menjadi daerah jajahan Indonesia”, menegaskan adanya rasa saling cinta antara Indonesia dan Al-Azhar.

“Saat ini lebih dari 50.000 mahasiswa asing yang belajar di Al-Azhar, baik di tingkat dasar dan menengah maupun di perguruan tinggi. OIAA dengan 22 cabang internasional yang tersebar di seluruh dunia menyiapkan para alumni untuk menjadi duta Al-Azhar dalam menyebarkan pemahaman Islam yang benar, moderasi Islam, dan menentang ekstrimisme,” terang Al-Mahrasawi.

Baca juga :

Tepis Isu Full Day School, Disdik Kabupaten Banjar Tegaskan Sekolah Tetap 6 Hari

Abdul Hadi Perluas Akses Kuliah, Program 1.000 Sarjana Balangan Kini Jangkau 3.800 Mahasiswa

Fokus Pemulihan Psikologis, ULM Ambil Langkah Sigap Kepada Kelompok KKN-LH Batulicin Irigasi

Sementara itu, Ketua OIAA Cabang Indonesia, TGB Zainul Majdi, mengajak para mahasiswa dan alumni Al-Azhar untuk lebih percaya diri dengan bekal keilmuan keagamaan yang dimilikinya dari Al-Azhar untuk dapat berkembang dan mengabdi di tengah masyarakat. Ia juga mengajak agar tetap menjaga silaturahmi antar mahasiswa dan alumni Al-Azhar serta membangun dan menjaga jaringan yang telah ada untuk masa depan.

Menurut Atase Pendidikan dan Kebudayaan Cairo, Bambang Suryadi, minat dan antusiasme masyarakat Indonesia yang semakin banyak untuk belajar di Universitas Al-Azhar Mesir. Diungkapkan Bambang, dalam lima tahun terakhir terjadi peningkatan jumlah pelajar dan mahasiswa Indonesia sekitar 9.000 orang atau 70 persen dari 13.000 pelajar dan mahasiswa Indonesia di Mesir.

“Jumlah ini merupakan jumlah yang terbesar di kawasan dan jumlah mahasiswa asing terbesar di Al-Azhar yang saat ini mencapai 46.000 orang dari 137 negara,” ujar Bambang.

Acara 2000 Lc untuk Negeri yang baru pertama kali diadakan pada tahun ini, mendapat respon positif dari banyak kalangan serta mendapat saran dan masukan dari berbagai pihak agar kegiatan serupa dapat diadakan di masa-masa mendatang. Pada hari pertama, kegiatan diisi oleh Sheikh Ali Hamam, Wakil Rektor Universitas Al-Azhar, Henri Salahuddin, serta Sherly Annavita Rahmi. Sedangkan pada hari kedua, materi diberikan oleh Dede Muharram, President of Indonesia-Egypt Bussines Council, Hahlah Sabri Al-Saidi, Penasehat Grand Sheikh Al-Azhar urusan Mahasiswa Asing, K.H. Bakhtiar Nasir, Imam Besar masjid Istiqlal, Muhammad Elvandi, Hidayati Nurokhmah, dan Amany Lubis, mantan rektor UIN Jakarta.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

83f51e18 4109 435a b616 14b65b7d5d3c
Rugikan PT AGM, Terdakwa Akui Surat Tanah Dicetak Mundur Tahun 2017 dalam Sidang di PN Kandangan
28 Juli 2026, 13.22
download 5
Tak Patuhi Ketentuan, Sejumlah Warung Kopi di Kertak Hanyar dan Mali-Mali Diberi SP1
4 Agustus 2026, 09.15
IMG 20260806 191642
Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua
6 Agustus 2026, 19.19
DJI 20260806093249 0177 Dbjbtv
Bye-Bye Macet! Wali Kota Lisa Percepat Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru
7 Agustus 2026, 22.15
IMG 20260808 120458
Rumah Janda Dua Anak di Banjarbaru Ini Terancam Digusur, Baskoro Kawal Penyelesaian Sengketa
8 Agustus 2026, 18.17

You Might Also Like

Tepis Isu Full Day School, Disdik Kabupaten Banjar Tegaskan Sekolah Tetap 6 Hari

Abdul Hadi Perluas Akses Kuliah, Program 1.000 Sarjana Balangan Kini Jangkau 3.800 Mahasiswa

Fokus Pemulihan Psikologis, ULM Ambil Langkah Sigap Kepada Kelompok KKN-LH Batulicin Irigasi

Calon Rektor ULM Cabut Nomor Urut

Bawa Perubahan Teknologi, HSU Jadi Tempat 346 Mahasiswa Faperta ULM

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?