TERAS7.COM – Terjadi genangan air tinggi kurang lebih setengah meter setiap terjadi hujan sehingga Dinas Pekerjaan umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Banjar lalui Bidang Sumber Daya Air (SDA) melakukan pemeriksaan di lokasi.
Warga mengeluhkan atas lokasi tersebut selama kurang lebih 10 tahun sehingga mendapatan mendapatkan tanggapan dari Dinas PUPRP Kabupaten Banjar melalui Bidang sumber Daya Air (SDA).
Kepala Bidang SDA Dinas PUPRP Kabupaten Banjar Andri Yunan Pratama mengungkapkan bahwa kemarin sudah melihat lokasi tersebut yang menjadi genangan cukup tunggi stiap kali turun hujan.
“Genangan yang terjadi di jalan poros Cindai Alus atau tepatnya di Pondok Pesantren Darul Hijrah Putera, kita menemukan adanya endapan dan juga ranting serta sampah yang berada di dalam drainase tersebut,” ungkap Andri, Kamis (18/1/2024).
Andri melanjutkan, untuk sementara akan lakukan normalisasi pada drainase yang berupa galian tersebut secara manual, agar memperdalam drainase serta mengangkat endapan agar air lancar keluar.
“Dari pengamatan di lapangan, kondisi drainase tersebut memang masih layak, dan juga pembuatan drainase tersebut sesuai dengan kapasitas saat pembuatan untuk aliran air. Tetapi akan dikaji lagi terkait intensitas air yang masuk, apakah dengan berubahnya lahan sehingga debit air semakin banyak yang masuk kedalam drainase tersebut,” terangnya.
Ketua RT 9 Mustain menyampaikan, bahwa memang selalu terjadi genangan saat hujan deras, ketinggian air tersebut tentunya tidak bisa dilewati oleh pengendara roda dua.
“Setiap kali hujan terjadi genangan, walau genangan tersebut tidak terlalu lama, tetapi cukup mengganggu pengguna jalan. Dan kami harapkan ada solusi dari dinas terkait,” ucapnya.
Mustain menjelaskan, bahwa air juga datang dari bekas galian tanah yang berada di belakang Pondok Pesantren Darul Hijrah Putera tersebut, sehingga memperparah genangan yang terjadi.
“Tidak hanya di jalan depan Pondok Pesantren Darul Hijrah Putera saja, tetapi juga ada sebagian rumah warga yang tergenang akibat air tesrebut karena tertahan apabila hujan dengan intensitas tinggi,” pungkasnya.