Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Ajukan Belasan Ribu Perbaikan Rumah, Kemenkeu RI Hanya Kabulkan 2.100 Unit
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Ajukan Belasan Ribu Perbaikan Rumah, Kemenkeu RI Hanya Kabulkan 2.100 Unit

Rizki Saputera
Rizki Saputera 6 April 2021, 16.07
Share
Banjir yang merendam Kabupaten Banjar pada Januari 2021 yang lalu membuat belasan ribu rumah mengalami kerusakan
Banjir yang merendam Kabupaten Banjar pada Januari 2021 yang lalu membuat belasan ribu rumah mengalami kerusakan
SHARE

TERAS7.COM – Banjir yang melanda Kabupaten Banjar pada Januari 2021 yang lalu membuat puluhan ribu unit rumah mengalami kerusakan.

Berdasarkan data dari Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Banjar, sebanyak 19 ribu unit rumah warga rusak akibat terdampak banjir baik dalam beragam katagori mulai dari rusak ringan, sedang, berat hingga hilang.

Data tersebut dikumpulkan oleh Disperkim Kabupaten Banjar sebagai syarat untuk mendapatkan bantuan perbaikan rumah menggunakan data bantuan dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI.

Kepala Disperkim Banjar Mursal, melalui Kabid Penyediaan Perumahan Akhmad Rizqon saat ditemui di ruang kerjanya mengungkapkan, dari 19 ribu yang di data, hanya ribuan unit yang di identifikasi sebagai rumah rusak.

Kabid Penyediaan Perumahan Disperkim Banjar Akhmad Rizqon mengungkapkan dari 19 ribu yang di data hanya ribuan unit yang di identifikasi Kemenkeu RI sebagai rumah rusak
Kabid Penyediaan Perumahan Disperkim Banjar, Akhmad Rizqon mengungkapkan dari 19 ribu yang di data, hanya ribuan unit yang di identifikasi Kemenkeu RI sebagai rumah rusak

“Karena dibatasi waktu oleh Kemenkeu R) selama 2 minggu saja pada awal Februari 2021 tadi, kita lakukan verifikasi data dulu. Setelah itu terindentifikasi data rumah rusak pada tahap pertama didapat 1.078 unit rumah dan kemudian kembali diberi peluang oleh Kemenkeu RI, sehingga pada tahap kedua menutupi dengan total 2.100 unit rumah rusak,” bebernya.

Baca juga :

BPBD Banjar Mengaku Kesulitan Salurkan Bantuan Banjir

Dikabulkannya bantuan untuk perbaikan 2.100 unit rumah dan 19 ribu unit rumah yang rusak kata Rizqon akan diupayakan perbaikannya menggunakan dana dari APBD Pemkab Banjar maupun Pemerintah Kalsel.

“Yang jelas, data rumah rusak terdampak banjir yang mendapat SK Bupati Kabupaten Banjar yang sudah diterima Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan diteruskan ke Kemenkeu RI, didapat sekitar 2.100 unit rumah,” sebutnya.

Sementara itu Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Banjar, Irwan Bora berharap agar perbaikan rumah pasca banjir yang hanya dikabulkannya sebanyak 2.100 unit tersebut agar tidak menghasilkan gejolak.

Ketua Komisi III DPRD Banjar Irwan Bora berharap kebijakan Kemenkeu tersebut tak membuat gejolak di masyarakat
Ketua Komisi III DPRD Banjar, Irwan Bora berharap kebijakan Kemenkeu tersebut tak membuat gejolak di masyarakat

“Sedangkan yang terdampak terdata sekitar sebanyak 19 ribu unit rumah. Agar tidak terjadi gejolak, Inilah yang nantinya harus betul-betul dapat dinetralisasikan Disperkim,” ujarnya.

Walaupun Disperkim telah mendata 19 ribu unit rumah yang diajukan untuk mendapatkan bantuan, namun pihaknya maklum jika bantuan rumah tak seluruhnya dikabulkan

“Jadi bantuan untuk rumah masyarakat yang rusak terdampak banjir ada kategorinya, sehingga tidak semua rumah yang terdampak banjir mendapatkan bantuan. Termasuk rumah lapuk dimakan usia,” jelasnya.

Karena ada berbagai kategori tersebutlah lanjut Irwan Bora, dalam penanggulangannya nanti Disperkim harus saling berkoordinasi dengan beberapa instansi terkait, guna kelancaran prosesnya nanti.

“Terlebih, saat ini semua masyarakat yang rumahnya rusak terdampak banjir sangat mengharapkan bantuan tersebut. Tentunya tidak semua masyarakat yang rumahnya terdampak banjir akan mendapat bantuan, dan pastinya akan menimbulkan kecemburuan sosial. Ujungnya nanti, aparatur desanya yang menjadi sasaran warga,” ucapnya.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

download 5
Tak Patuhi Ketentuan, Sejumlah Warung Kopi di Kertak Hanyar dan Mali-Mali Diberi SP1
4 Agustus 2026, 09.15
IMG 20260806 191642
Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua
6 Agustus 2026, 19.19
DJI 20260806093249 0177 Dbjbtv
Bye-Bye Macet! Wali Kota Lisa Percepat Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru
7 Agustus 2026, 22.15
IMG 20260808 120458
Rumah Janda Dua Anak di Banjarbaru Ini Terancam Digusur, Baskoro Kawal Penyelesaian Sengketa
8 Agustus 2026, 18.17
Compress 20260806 201843 3882 1024x683 1
Kalsel Punya Aset di Jakarta, DPRD Dorong Optimalisasi Guna Dongkrak PAD
7 Agustus 2026, 18.43

You Might Also Like

BPBD Banjar Mengaku Kesulitan Salurkan Bantuan Banjir

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?