TERAS7.COM – Klub powerlifting asal Banjarbaru, Olympus Strength, berhasil menorehkan prestasi dalam kejuaraan nasional tahunan yang diselenggarakan No Limits Training Facilities dan terafiliasi dengan Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (Pabersi) di GIK Yogyakarta pada 24–25 Oktober 2026.
Dalam kejuaraan tersebut, atlet yang mewakili Kota Banjarbaru berhasil membawa pulang sejumlah medali dari berbagai kelas pertandingan.
Pembina Olympus Strength Powerlifting Club Banjarbaru, Wandi Wijaya, mengatakan kompetisi tersebut diikuti para atlet powerlifting dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Jakarta, Bekasi, sejumlah wilayah di Pulau Jawa, Sumatra, hingga Kalimantan.
Menariknya, kontingen Banjarbaru menjadi satu-satunya perwakilan dari Pulau Kalimantan yang berpartisipasi dalam kejuaraan tersebut.
“Kami di sini mewakili daerah Banjarbaru melalui klub Olympus Strength Powerlifting Banjarbaru. Event ini diikuti peserta dari berbagai daerah seperti Jakarta, Jawa, Sumatra, hingga Kalimantan. Untuk Kalimantan sendiri, partisipasinya hanya berasal dari Banjarbaru,” terang Wandi.
Salah satu prestasi tertinggi diraih Rizky Ayyas yang berhasil menyabet penghargaan Best Lifter.
Penghargaan tersebut diberikan setelah Rizky Ayyas mencatatkan total angkatan paling berat dibandingkan seluruh peserta dalam kejuaraan.

Selain penghargaan tersebut, atlet Olympus Strength Banjarbaru juga berhasil meraih medali emas dan perak di sejumlah kelas pertandingan.
Berikut hasil yang diraih para atlet Olympus Strength Banjarbaru:
1. Muhammad Fahmi AH – Kelas U66, Juara I (Emas).
2. Lhatif Akhmad – Kelas U66.
3. Muhammad Naufal Anshari – Kelas U74.
4. Aprian Nur – Kelas U93, Juara I (Emas).
5. Zulaiha – Kelas U63, Medali Perak.
6. Muhammad Fauzar Ramdani – Kelas Men Open.
7. Muhammad Akbar – Kelas U83.
8. Muhammad Ilham Bintang – Kelas U83.
9. Rizky Ayyas – Kelas Men Open, Juara I (Emas) sekaligus Best Lifter.
Capaian tersebut menjadi hasil positif bagi Olympus Strength dalam membawa nama Banjarbaru di tingkat nasional, sekaligus menunjukkan potensi atlet powerlifting daerah untuk bersaing dengan peserta dari berbagai wilayah Indonesia.