TERAS7.COM – Bencana banjir dan banjir rob masih melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Tapin. Data terbaru dari BPBD Tapin mencatat, sedikitnya 17 desa di enam kecamatan terdampak dengan total 908 kepala keluarga atau 3.658 jiwa.
Kepala Pelaksana BPBD Tapin, M. Nor, menjelaskan bahwa bencana yang terjadi merupakan kombinasi antara banjir akibat curah hujan tinggi dan banjir rob, dengan wilayah terparah berada di Kecamatan Candi Laras Selatan.
“Sebagian wilayah sudah tergenang cukup lama, bahkan ada yang lebih dari tiga minggu dengan ketinggian air bervariasi,” ujarnya.
Di Kecamatan Candi Laras Selatan, banjir rob merendam 12 desa dan berdampak pada ratusan kepala keluarga. Sementara di Kecamatan Candi Laras Utara, genangan terjadi di Desa Margasari Hilir dan turut mengganggu aktivitas warga.
Selain itu, banjir juga meluas ke sejumlah kecamatan lain seperti Bakarangan, Tapin Selatan, Tapin Utara, hingga Binuang. Di wilayah Binuang, jumlah warga terdampak tercatat paling banyak.
Tak hanya permukiman, fasilitas pendidikan juga ikut terdampak. Sedikitnya 14 sekolah dari tingkat dasar hingga menengah dilaporkan tergenang, sehingga mengganggu kegiatan belajar mengajar.
Menurut M. Nor, tingginya curah hujan menyebabkan debit air sungai meningkat dan meluap ke permukiman warga. Kondisi ini membuat proses surut air berjalan lambat, terutama di daerah dataran rendah dan wilayah pesisir.
Meski tidak ada laporan korban jiwa maupun pengungsi, genangan yang berlangsung lama mulai berdampak pada kesehatan masyarakat. Beberapa warga dilaporkan mengalami gangguan seperti penyakit kulit akibat lingkungan yang lembap.
Dalam penanganan bencana, BPBD Tapin bersama tim gabungan telah melakukan berbagai langkah, mulai dari pemantauan lapangan, pendataan warga terdampak, hingga penyaluran bantuan logistik.
“Beberapa wilayah seperti Binuang dan Tapin Selatan mulai menunjukkan penurunan debit air. Namun di daerah lain, genangan masih bertahan,” jelasnya.
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, terutama jika curah hujan kembali meningkat dalam beberapa hari ke depan.