Ibu Nor mengungkapkan, suatu ketika beberapa bacaleg Partai NasDem pernah menanyakan soal nomor urutnya, namun dari pihak pengurus partai menyebut jika hal itu bersifat rahasia.
Sedangkan kata Ibu Nor, bacaleg Partai NasDem Banjarbaru lainnya malah mengaku sudah mengetahui nomor urutnya.
“Ada juga beberapa caleg yang yang ingin bertanya tentang nomor urut, namun kata pengurus bersipat rahasia. Sedangkan dari beberapa caleg yang sama, mereka sudah ada yang mengetahuinya nomor urut mereka. Kenapa informasi itu dibeda-bedakan di DPD Partai NasDem Banjarbaru,” ungkapnya.
Kemudian, ditanya kenapa memilih Partai Demokrat sebagai perahu pengganti untuk melaju di Pileg Banjarbaru, Ibu Nor menerangkan, jika di Demokrat Banjarbaru, Ketua Partai tidak ikut Bacaleg.
Sehingga kata Ibu Nor, ketidakikusertaan ketua partai ini membuat bacaleg yang lain lebih leluasa untuk bergerak, serta peluang untuk penambahan kursi partai di Demokrat Banjarbaru lebih besar.
“Kalau di Demokrat kan ketuanya tidak ikutan nyaleg, jadi pergerakan kita sebagai Bacaleg lebih leluasa dan juga peluang menambahkan kursi untuk Demokrat juga lebih besar,” ucapnya.
Selain Ibu Nor, juga ada Bacaleg lain juga memilih keluar dari NasDem, yakni Rahmatullah akrab disapa Rahmat, dimana ia sudah sejak 2018 bergabung dan mendedikasikan dirinya di Partai NasDem, mulai dari pengurus DPC hingga di angkat menjadi pengurus DPW NasDem Kalsel.
Rahmat menyampaikan alasannya keluar yakni, keberadaannya sebagai Bacaleg tidak sesuai tempat basis yang ia miliki sekarang, dan memutuskan juga ikut bergabung dengan Partai Demokrat untuk Dapil Liang Anggang.
“Sayakan awalnya di Dapil Landasan, kemudian seletah beberapa komunikasi saya diminta untuk pindah ke Hulu Sungai Selatan Kandangan, beberapa bulan lalu saya mencoba menjajaki di Dapil Kandangan tepatnya di Lokaso, jelas bukan basis saya tentu berat, akhirnya saya memilih keluar dari NasDem dan sekarang bergabung dengan Partai Demokrat,” tuturnya.
Rahmat juga mengungkapkan, pada periode pemilihan Legislatif 2019 lalu, dirinya memperoleh suara terbanyak kedua di Dapil Landasan Ulin, sehingga pada periode 2024 nanti ia yakin akan mampu meraih satu kursi untuk partai yang mengusungnya.
Sementara itu, saat coba dikonfirmasi perihal ini ke Ketua DPD Partai NasDem Kota Banjarbaru, Darmawan Jaya Setiawan dan Sekretarisnya, Takyin Baskoro, keduanya sama-sama belum ada tanggapan.
Adapun dari informasi yang diterima teras7.com dari salah seorang mantan kader Partai NasDem Banjarbaru lainnya, disampaikannya jika memang benar berkas bacaleg yang ditahan hanya milik Ibu Nor.
Penahanan berkas itu disampaikannya, sebagai langkah somasi agar Ibu Nor membayarkan biaya pemberkasan yang sudah dilakukan oleh Partai NasDem Banjarbaru sebelumnya.