TERAS7.COM – Respons cepat ditunjukkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar dengan menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak angin kencang di Desa Sindang Jaya RT 002, Kecamatan Cintapuri Darussalam, Minggu (19/4/2026).
Bantuan tersebut disalurkan langsung oleh jajaran Bidang Kedaruratan dan Logistik bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Banjar sebagai tindak lanjut atas kejadian bencana yang terjadi sehari sebelumnya, Sabtu (18/4/2026) sekitar pukul 17.00 WITA.
Peristiwa angin puting beliung yang disertai hujan dengan intensitas sedang hingga lebat itu berlangsung singkat, namun cukup merusak permukiman warga. Data sementara mencatat dua unit rumah terdampak, masing-masing satu rumah mengalami kerusakan berat dan satu lainnya rusak ringan hingga sedang.
Dua kepala keluarga yang terdampak yakni Rosinah dengan dua jiwa dan Nor Saleh dengan dua jiwa.
Kerusakan paling parah terjadi pada rumah milik Rosinah. Bangunan tersebut dilaporkan roboh di sejumlah bagian, dinding terlepas, serta perabotan rumah tangga berserakan akibat terpaan angin kencang. Sementara itu, rumah milik Nor Saleh mengalami kerusakan pada bagian atap dan rangka bangunan, yang saat ini telah ditutup menggunakan terpal sebagai penanganan sementara.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar, Wasis Nugraha, menyampaikan bahwa pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari wilayah terdampak.
“Kami segera melakukan asesmen di lokasi dan menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak sebagai langkah awal penanganan,” ujarnya.
Ia menambahkan, BPBD masih melakukan pendataan lanjutan guna memastikan seluruh kebutuhan korban dapat terpenuhi.
“Kebutuhan mendesak saat ini meliputi terpal, material bangunan, dan logistik. Kami akan terus memantau perkembangan di lapangan serta menyiapkan langkah lanjutan sesuai kebutuhan,” tambahnya.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material masih dalam proses pendataan lebih lanjut.
BPBD Kabupaten Banjar juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya saat hujan yang disertai angin kencang.