TERAS7.COM – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Balangan menggelar Operasi Yustisi penertiban kegiatan usaha di kawasan belakang Gedung Juang S. Lewan.
Operasi tersebut menyasar pelaku usaha yang melanggar ketentuan operasional selama bulan suci Ramadan.
Kegiatan dipimpin Kepala Bidang PPUD Satpol PP Balangan, Faisal Noorhadi, dengan melibatkan jajaran Bidang Trantibum serta personel regu pemantauan lapangan.
Dalam penyisiran itu, petugas mendapati satu warung makan yang tetap beroperasi dan melayani pelanggan untuk makan di tempat pada siang hari.
Selain itu, warung tersebut juga kedapatan menyediakan makanan siap saji sebelum waktu yang diperbolehkan sebagaimana diatur dalam Surat Edaran (SE) Bupati Balangan.
Kepala Satpol PP Balangan, Noor Aspariah, melalui Kepala Bidang PPUD, Faisal Noorhadi, menegaskan bahwa operasi ini dilakukan untuk menjaga ketertiban umum sekaligus menghormati kekhusyukan umat Muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa.
“Penertiban ini bukan semata-mata penindakan, tetapi bentuk pengawasan dan pembinaan agar para pelaku usaha mematuhi aturan yang berlaku. Kami mengimbau seluruh pemilik warung untuk menaati jam operasional selama Ramadan,” ujar Faisal.
Ia menambahkan, pemerintah daerah pada dasarnya tidak melarang masyarakat menjalankan usaha ekonomi, namun pelaksanaannya harus tetap mematuhi regulasi yang telah ditetapkan.
“Kami memahami kebutuhan ekonomi masyarakat. Karena itu pendekatan yang kami lakukan tetap persuasif dan humanis. Namun aturan tetap harus ditegakkan demi menjaga toleransi dan kekhusyukan umat Muslim dalam menjalankan ibadah puasa,” tegasnya.
Atas pelanggaran tersebut, petugas memberikan sanksi berupa surat teguran kedua dan surat pernyataan kedua karena pelanggaran bersifat berulang.
Pemilik warung diminta menutup sementara aktivitas usahanya, sementara para pelanggan diminta meninggalkan lokasi secara tertib.
Faisal menambahkan, pengawasan rutin akan terus dilakukan, terutama di titik-titik yang dianggap rawan pelanggaran aturan operasional selama Ramadan.
“Kami berharap ini menjadi perhatian bersama. Kepatuhan terhadap aturan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga komitmen bersama untuk menjaga ketertiban dan suasana yang kondusif selama Ramadan,” pungkasnya.
Operasi tersebut dilaporkan berjalan aman dan kondusif, dengan pemilik warung bersikap kooperatif selama proses penertiban berlangsung.