Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Catat ! Disini Papuyu Sakti Berkumpul
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Catat ! Disini Papuyu Sakti Berkumpul

Tim Redaksi
Tim Redaksi 2 Juli 2021, 13.12
Share
papuyu
SHARE

TERAS7.COM – Bagi orang Banjar, siapa yang tidak mengenal ‘iwak papuyu’, ikan lokal yang menjadi primadona sebagian besar masyarakat banua.

Papuyu atau dalam bahasa Indonesianya dikenal dengan sebutan ikan Betok, adalah ikan konsumsi yang mempunyai nilai ekonomis tinggi di Kalimantan, khususnya di Kalimantan Selatan dan Timur.

Desa Karang Intan di Kecamatan Karang Intan, ditetapkan sebagai Kampung Papuyu oleh Pemerintah Kabupaten Banjar, karena dijadikan sebagai pusat pembudidayaan Ikan Papuyu Sakti Banjar, sebagai pembudidayaan lokal yang menjadi contoh pertama di Kalimantan Selatan.

Yang dimaksud contoh pertama, adalah dalam menghasilkan ikan lokal komoditas berkualitas unggulan di sektor perikanan. Yaitu Papuyu Sakti Banjar yang dikelola oleh Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) di Jalan Irigasi.

Ikan Papuyu sendiri, merupakan ikan lokal yang akan menjadi produk unggulan untuk dibudidayakan di Kawasan Minapolitan yang telah ditetapkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI pada tahun 2011 ini.

Baca juga :

Dinkes Banjar Minta Warga Waspadai Kabut Asap Pekat, Puskesmas Disiagakan

Soal Tarif Air, Warga Minta PTAM Intan Banjar Buka-Bukaan Biaya dan Tingkatkan Pelayanan

Obat Batuk Seledryl Jadi Tren Nge-Fly Remaja, RSUD Raza Ingatkan Dampak Fatalnya

Pencanangan Kawasan budidaya ikan Papuyu ini sendiri dilaksanakan dalam rangka percepatan transformasi di sektor perikanan yang merupakan bagian dari pengembangan pusat pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Banjar.

Bupati Banjar, Saidi Mansyur mengatakan, dicanangkan Kampung Papuyu yang pertama di Kalimantan Selatan tersebut, dapat menjadi wadah pengembangan dalam memanfaatkan ikan lokal untuk menghasilkan ikan papuyu berkualitas unggul.

“Kawasan Kampung Papuyu ini juga dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis potensi lokal yang didorong untuk memulihkan ekonomi Kabupaten Banjar,” katanya.

Pusat pertumbuhan ekonomi baru ini lanjut Saidi diharapkan menjadi bagian dari program penciptaan 15 ribu lapangan kerja baru di Kabupaten Banjar.

“Ini merupakan start awal kita dalam mendorong sektor perikanan lokal, dengan lahan hanya sekitar 14 hektar yang ada di kawasan ini. Kedepannya bisa ditingkatkan lagi mencapai 100 hingga 300 hektar,” harapnya.

Saidi Mansyur berharap dengan adanya dukungan dan komitmen bersama untuk mendorong budidaya ikan lokal ini bisa semakin luas.

“Kami juga perlu dukungan pemerintah provinsi Kalimantan Selatan dan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI serta komitmen masyarakat dalam berbudidaya ikan lokal,” jelasnya.

Kepala Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Banjar, HM. Riza Dauly menungkapkan saat ini ada sekitar 54 pembudidaya yang konsep pengembangan budidaya ikan lokal di Kawasan yang dicanangkan ini.

Pada pencanangan Kampung Iwak Papuyu di Karang Intan Bupati Banjar memanen ikan papuyu yang merupakan ikan lokal yang berhasil dibudidayakan

“Di tempat ini ada 54 pembudidaya yang konsen dengan pengembangan budidaya ikan lokal. Terdiri dari 23 pembudidaya pembesaran, kemudian ada 10 pembudidaya yang melakukan pembenihan, terakhir ada 21 pembudidaya yang melakukan perbenihan sekaligus dengan pembesarannya. Total lahan kurang lebih 14 hektar,” ungkapnya.

Sementara itu untuk produksi ikan papuyu per bulan di kawasan ini lanjut Riza Dauly berjumlah rata-rata 5000 ekor atau kurang lebih 1 ton.

“Adapun untuk harga bersaing, untuk grade 1 dengan harga 80.000 rupiah per kilogram. Sementara untuk grade 2 dengan harga 40.000 rupiah per kilogram dan untuk grade 3 dengan harga 25.000 rupiah per kilogram,” ujarnya.

Dalam kesempatan pencanangan ini, Bupati Banjar Saidi Mansyur menyerahkan secara simbolis bantuan ikan sebanyak 1 juta ekor benih bagi 1.300 pembudidaya ikan yang terdampak bencana banjir pada awal tahun 2021.

Bantuan benih ikan dari KKP RI untuk pembudidaya ini terdiri dari benih ikan nila, patin, papuyu dan lain-lain sesuai dengan komoditas sektor unggulan perikanan di Kabupaten Banjar.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

IMG 20260814 152305
Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari Hadir sebagai Ikon Religi Baru Kalimantan Selatan
14 Agustus 2026, 15.26
IMG 20260817 193804
HUT ke-81 RI Jadi Momentum Bupati Tanah Bumbu Apresiasi Jasa Veteran dan Seniman
17 Agustus 2026, 19.43
23af2781 1846 4430 a6f8 38bcdfcd3516
Mafia Tanah Dituntut Ringan Oleh Kejaksaan HSS?
19 Agustus 2026, 11.28
ad7c1503 2c70 40f5 b312 c8da05c371eb
Kabar Duka, Mantan Gubernur Kalsel Rudy Ariffin Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun
6 September 2026, 12.30
IMG 20260828 WA0018
Wali Kota Lisa Murka! UGD Puskesmas Sungai Ulin Diduga Kosong saat Pasien Kritis Butuh Pertolongan
28 Agustus 2026, 11.11

You Might Also Like

Dinkes Banjar Minta Warga Waspadai Kabut Asap Pekat, Puskesmas Disiagakan

Soal Tarif Air, Warga Minta PTAM Intan Banjar Buka-Bukaan Biaya dan Tingkatkan Pelayanan

Obat Batuk Seledryl Jadi Tren Nge-Fly Remaja, RSUD Raza Ingatkan Dampak Fatalnya

Perkuat Kesiapsiagaan Wilayah, Kecamatan Beruntung Baru Gelar Bimtek dan Pelatihan Satlinmas

Saidi Mansyur Tembus Lokasi Banjir, Salurkan Bantuan Langsung ke Warga Terdampak

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?