Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Cerita Ulil Amri, Jalani Yudisium di Tengah Misi Kemanusiaan Pasca Banjir
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Cerita Ulil Amri, Jalani Yudisium di Tengah Misi Kemanusiaan Pasca Banjir

Muhammad Ariandi
Muhammad Ariandi 11 Maret 2021, 21.46
Share
Ulil Amri menjalani yudisium di tengah misi kemanusiaan pasca banjir Kalsel.
Ulil Amri menjalani yudisium di tengah misi kemanusiaan pasca banjir Kalsel. Foto: IST
SHARE

Jalani Misi Kemanusiaan

TERAS7.COM – Banjir yang melanda Kalimantan Selatan beberapa waktu lalu menyisakan pengalaman tersendiri bagi seorang mahasiswa sekaligus relawan satu ini, pasalnya ia harus menjalani yudisium di tengah misi kemanusiaan yang diembannya saat ini, Kamis (11/03).

Contents
Jalani Misi KemanusiaanMotivasi Belajar cukup Kuat

Pengalaman tersebut dirasakan oleh Moch. Ulil Amri, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Merdeka Madiun sekaligus anggota Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Madiun yang di sana ia mengemban tugas kemanusiaan sebagai Koordinator Lapangan di Desa Alat Kecamatan Hantakan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).

Ulil mengaku bahwa ini merupakan pengalaman berbeda yang dialaminya. Ditambah yudisium yang diikutinya kali ini dilaksanakan secara online (dalam jaringan), dimana pada umumnya pelaksanaan yudisium secara offline.

“Alhamdulillah saya dikasih kesempatan spesial sekali. Saya bisa menjalani yudisium secara virtual atau online di lokasi pengungsian. Bersama masyarakat sekitar yang merupakan saudara-saudara kita yang terdampak banjir,” kata Ulil.

Momentum yudisium kali ini, dimanfaatkan Ulil untuk berbagi kepada masyarakat Desa Alat, yang terdampak bencana banjir. Dimana, ia mengajak masyarakat setempat turut serta menyaksikan yudisium online yang dijalaninya.

Baca juga :

Misi Kemanusiaan Eko Subiyantoro

“Tujuannya untuk memotivasi masyarakat di sini. Agar masyarakat Desa Alat menjadi SDM (sumber daya manusia) yang unggul. Jangan hanya berpasrah di jenjang pendidikan SD, SMP maupun SMA,” imbuh pemuda asal Madiun ini.

Motivasi Belajar cukup Kuat

Selama dua bulan menjalani tugas kemanusiaan di Kabupaten HST, Ulil melihat motivasi anak-anak muda di Desa Alat untuk belajar cukup kuat.

Apalagi, selama masa penanggulangan bencana di Kabupaten HST, banyak sekali mahasiswa di berbagai universitas baik di Kalsel maupun di luar Kalsel yang gotong royong membantu masyarakat terdampak banjir dan pemulihan pasca banjir di kabupaten berjuluk Bumi Murakata ini.

“Saya melihat motivasi pemuda di sini sangat tinggi. Itu terlihat selama saya berada di sini. Bukan hanya saya, mahasiswa yang berasal dari Pulau Jawa, mahasiswa lain dari Banjarmasin dan lainnya mengakui motivasi anak muda disini,” ucapnya.

“Misalnya di SDN 1 Haruyan, di mana kelas 1 hingga kelas 3 SD itu berada di atas gunung, sedangkan kelas 4 SD hingga kelas 6 SD itu berada di bawahnya. Namun semangat mereka untuk menempuh pendidikan itu sangat kuat,” tambahnya.

Ulil mengaku takjub dengan semangat yang sangat tinggi dari anak muda di wilayah ini. Kendati dipisahkan dengan jarak sejauh 3 kilometer.

Sehingga, hal tersebut menambah semangat dan motivasi Ulil untuk menjalani tugas kemanusiaan dan menyelesaikan studinya, kendati jauh dari kampung halaman karena tengah berada di tanah bencana, yaitu di Desa Alat, Kecamatan Hantakan, Kabupaten HST.

Ulil berharap agar pelaksanaan yudisiumnya ini, dapat menjadi pemicu semangat masyarakat, khususnya yang terdampak banjir di Desa Alat Kecamatan Hantakan, Kabupaten HST.

“Harapannya dengan pelaksanaan yudisium online ini, dapat memotivasi masyarakat khususnya Desa Alat, untuk menjadi SDM yang lebih unggul dibandingkan sebelumnya. Serta doa saya untuk masyarakat Desa Alat maupun masyarakat Kalsel pada umumnya dapat segera pulih. Kita harus semangat dalam menjalani kehidupan baru,” pungkas Ulil.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

83f51e18 4109 435a b616 14b65b7d5d3c
Rugikan PT AGM, Terdakwa Akui Surat Tanah Dicetak Mundur Tahun 2017 dalam Sidang di PN Kandangan
28 Juli 2026, 13.22
download 5
Tak Patuhi Ketentuan, Sejumlah Warung Kopi di Kertak Hanyar dan Mali-Mali Diberi SP1
4 Agustus 2026, 09.15
IMG 20260806 191642
Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua
6 Agustus 2026, 19.19
DJI 20260806093249 0177 Dbjbtv
Bye-Bye Macet! Wali Kota Lisa Percepat Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru
7 Agustus 2026, 22.15
IMG 20260808 120458
Rumah Janda Dua Anak di Banjarbaru Ini Terancam Digusur, Baskoro Kawal Penyelesaian Sengketa
8 Agustus 2026, 18.17

You Might Also Like

Misi Kemanusiaan Eko Subiyantoro

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?