TERAS7.COM – Anggota DPRD Kota Banjarbaru, Nurkhalis Anshari melaksanakan kegiatan reses di RW 04 Jalan Gotong Royong, Kelurahan Loktabat Selatan, Kecamatan Banjarbaru Selatan, Senin (09/03/2026) sore.
Kegiatan tersebut dihadiri warga dari beberapa RT yang memanfaatkan kesempatan untuk menyampaikan berbagai aspirasi secara langsung kepada legislator dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut.
Nurkhalis Anshari mengatakan, reses kali ini difokuskan untuk warga dari tiga RT terlebih dahulu karena keterbatasan daya tampung tempat kegiatan.
“Alhamdulillah hari ini kita melaksanakan reses di RW 04. Sebenarnya di wilayah ini ada enam RT, namun karena keterbatasan daya tampung maka sementara kita fokus pada tiga RT dulu, yaitu RT 01, RT 02, dan RT 03. Nanti secara bergantian kita akan bertemu dengan RT lainnya,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kegiatan reses tersebut terasa cukup spesial karena mayoritas warga yang hadir adalah emak-emak. Hal itu karena waktu pelaksanaan yang dilakukan pada sore hari.
“Sekitar 95 persen yang hadir adalah ibu-ibu. Karena kegiatan dilaksanakan pada sore hari, maka mayoritas yang bisa hadir adalah ibu-ibu. Kalau bapak-bapak biasanya lebih banyak yang bisa hadir pada malam hari,” katanya.
Menurutnya, reses pertama tahun 2026 ini juga bertepatan dengan bulan Ramadan. Meski demikian, kegiatan penyerapan aspirasi masyarakat tetap dilaksanakan karena sudah memasuki masa sidang DPRD.
“Karena sudah memasuki masa sidang, maka kita kembali ke masyarakat untuk melaksanakan kegiatan reses dan menyerap aspirasi,” jelasnya.
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah aspirasi disampaikan warga yang sebagian besar berkaitan dengan kebutuhan kegiatan masyarakat dan fasilitas lingkungan.
Salah satunya terkait dukungan peralatan untuk kegiatan habsyi. Warga sebelumnya telah menerima bantuan alat terbang, namun masih membutuhkan kelengkapan sound system.
“Tadi ada permintaan terkait alat terbang untuk kegiatan habsyi yang sebelumnya sudah dipenuhi, tetapi ternyata masih ada kekurangan pada sound system. Untuk kekurangan sound system ini insyaallah secara pribadi akan kita bantu,” ungkapnya.
Selain itu lanjut Nurkhalis, warga juga menyampaikan aspirasi terkait fasilitas posyandu yang dinilai cukup aktif dan sering mengikuti berbagai lomba.
“Ada juga usulan untuk mempercantik dan menambah kenyamanan posyandu, termasuk pembuatan pagar sementara dari kayu. Insyaallah hal itu juga akan kita dukung,” katanya.
Di bidang infrastruktur, Nurkhalis menyebut bahwa perbaikan jalan lingkungan di kawasan tersebut sebenarnya telah dianggarkan untuk pemasangan paving dan direncanakan terealisasi pada tahun ini.
“Untuk jalan lingkungan ini sebenarnya sudah kita anggarkan untuk pemasangan paving dan insyaallah akan direalisasikan tahun ini. Selain itu bantuan motor roda tiga juga sebelumnya sudah kita realisasikan,” jelasnya.
Warga juga menyampaikan keluhan terkait sejumlah pohon besar di lingkungan mereka yang dinilai berpotensi membahayakan jika tumbang. Menurut Nurkhalis, penanganan hal itu perlu melibatkan pemerintah daerah melalui dinas terkait.
“Permasalahan seperti ini tentu tidak bisa diselesaikan masyarakat sendiri karena perlu penanganan dari pemerintah. Alhamdulillah di Dinas Lingkungan Hidup ada peralatan untuk melakukan penebangan pohon,” ujarnya.

Ia pun mempersilakan warga melaporkan pohon-pohon yang perlu dipangkas atau ditebang agar dapat diteruskan kepada dinas terkait.
“Silakan dilaporkan pohon mana saja yang perlu dipangkas atau ditebang. Nanti akan kita bantu teruskan ke dinas terkait agar bisa ditindaklanjuti. Hal ini penting untuk mengurangi risiko pohon tumbang yang bisa menghalangi jalan, menimpa kabel listrik, atau bahkan membahayakan masyarakat,” katanya.
Nurkhalis menegaskan, aspirasi yang disampaikan masyarakat akan diperjuangkan baik melalui jalur pribadi maupun melalui mekanisme resmi di DPRD.
“Sebagian aspirasi tentu harus melalui mekanisme yang ada. Biasanya aspirasi hasil reses ini akan dirangkum menjadi pokok-pokok pikiran DPRD, kemudian diusulkan kepada pemerintah kota, masuk dalam perencanaan RKPD dan baru dapat direalisasikan melalui APBD,” jelasnya.
Namun untuk beberapa kebutuhan yang memungkinkan untuk dibantu secara cepat, pihaknya berkomitmen untuk segera menindaklanjutinya.
“Untuk hal-hal yang masih bisa kita bantu secara cepat dan memungkinkan secara pribadi, tentu akan langsung kita gaspol agar bisa segera terealisasi,” pungkasnya.