TERAS7.COM – Audiensi antara Wali Kota Banjarbaru Hj Erna Lisa Halaby dan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Banjarbaru digelar di ruang tamu utama Wali Kota pada Kamis (10/07/2025), dengan fokus utama membahas pemetaan data kemiskinan di Banjarbaru.
Dalam pertemuan ini, dibahas rencana pembangunan basis data kemiskinan berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang dilakukan secara berjenjang, mulai dari tingkat RT/RW, kelurahan, hingga kecamatan. Tujuannya, agar kebijakan, bantuan, dan intervensi sosial yang dijalankan pemerintah benar-benar menyasar warga yang membutuhkan.
Wali Kota Lisa Halaby menyatakan siap berkolaborasi dan bersinergi dengan BPS dalam memperkuat akurasi data statistik sebagai dasar program pemerintah.
“Saya sangat mendukung adanya pemetaan berbasis NIK agar setiap kebijakan dan bantuan bisa lebih tepat sasaran,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala BPS Banjarbaru Abdul Muslim menyampaikan bahwa pihaknya saat ini sedang menyusun Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSN), yang nantinya akan diberikan kepada Pemkot Banjarbaru untuk mendukung perencanaan kebijakan sosial.
“DTSN ini menjadi fondasi untuk memetakan kondisi sosial ekonomi masyarakat secara menyeluruh,” jelasnya.
Ia juga melaporkan pertumbuhan ekonomi Banjarbaru tahun 2024 yang mencapai 6,71 persen dan menyampaikan rencana pelaksanaan Sensus Ekonomi pada tahun 2026. Abdul Muslim berharap Pemkot Banjarbaru memberikan dukungan terhadap program-program statistik yang tengah dan akan dijalankan.