TERAS7.COM – Ribuan masa aksi yang tergabung dari mahasiswa ojek online dan masyarakat Kalimantan Selatan geruduk rumah Banjar kantor Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kalimantan Selatan, aksi pun berakhir damai dengan diiringi lantunan sholawat.
Aksi yang tergabung dari Mahasiswa, Ojek Online dan Masyarakat Kalimantan Selatan, berpusat di tengah kota Banjarmasin akhirnya berlangsung damai dihadiri langsung oleh ketua DPRD Kalimantan Selatan H. Supian HK.
Hingga pukul 14. 00 Wita masa aksi menyampaikan orasinya serta tuntutan didengar langsung oleh ketua DPRD Kalimantan Selatan yang dijaga ketat pengamanan dari pihak kepolisian Polda Kalimantan Selatan dan TNI Kalimantan Selatan.
Dalam kesempatannya masa aksi menyampaikan tuntutan diantaranya, reformasi DPR, Revisi Undang-Undang Polri yang bertindak represif, tuntut keadilan atas meninggalnya ojol Affan Kurniawan, menolak taman nasional Meratus, monopoli batubara dan konflik agraria kelapa sawit, sejahterakan guru honorer, koperasi merah putih yang tidak tetap sasaran, caput kenaikan pajak, tingkatkan kualitas pendidikan di daerah pinggiran, sahkan RUU perampasan aset serta menuntaskan isu isu lokal.
Menanggapi hal itu, Supian HK menerima semua aspirasi dan berjanji akan menyampaikan langsung ke DPR RI.
“Semua aspirasi yang telah disampaikan akan kami sampaikan dan kami komunikasikan langsung ke DPR RI apabila kami tidak melaksanakan maka saya sebagai ketua DPRD Kalimantan Selatan siap mundur dari jabatan” pungkasnya.
Usai menandatangani kesepakatan serta membuat video pernyataan oleh ketua DPRD Kalimantan Selatan perlahan aksi membubarkan diri dengan tertib, sembari melantunkan sholawat Asyghil.